Ajaran Sunan Giri

3 min read

Ajaran Sunan Giri

Ajaran Sunan Giri, Dakwah dan Cara Syiar Islam Serta Biografi – Siapa yang tidak mengetahui tentang wali songo. Wali songo merupakan 9 orang wali yang menyebarluaskan ajaran Islam di Indonesia. Mereka berjuang pada zaman kerajaan. Karena pada zaman dahulu kebanyakan agama yang dianut di Indonesia yaitu Hindu Budha. Mereka tidak kenal lelah untuk terus berdakwah. Berbagai cara dan pendekatan dilakukan agar dakwah tersebut sampai ke masyarakat. Apakah sulit untuk menyiarkan ajaran Islam? Tentunya sulit.

Pada zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau sampai dikatakan orang gila ketika berdakwah ketika mengajarkan ajaran Islam. Banyak rintangan, cobaan, dan hambatan yang dilakukan. Berperang dan sebagainya pun pernah dilakukan. Terutama ketika menghadapi orang-orang yang musyrik dan kafir. Beliau tidak berputus asa dan terus berikhtiar dalam menyiarkan ajaran Islam.

Hal tersebut pun dirasakan oleh para wali songo, meski perjuangan mereka tidak seberat para nabi dan rasul dalam berdakwah menyiarkan ajaran Islam. Salah satu wali songo yang menyiarkan Islam di daerah Jawa hingga ke luar Jawa yaitu Sunan Giri. Kita sering mendengar tentang Sunan Giri saat mempelajari pelajaran sejarah waktu di sekolah, bukan? Kali ini, artikel berdoa akan membahas mengenai ajaran yang diajarkan oleh Sunan Giri. Simak hingga selesai artikel ini ya. Keep reading guys.

Biografi Sunan Giri

Salah satu dari wali songo yaitu Sunan Giri. Beliau bernama Muhammad Ainul Yaqin. Beliau biasa dipanggil Raden Paku, Sultan Abdul Faqih, Raden Ainul Yaqin, Prabu Satmata, dan Jaka Samudra. Sunan Giri lahir pada tahun 1442 M dan meninggal dunia pada tahun 1506 M. Ayah dari Sunan Giri yaitu Maulana Ishak, sedangkan ibunya bernama Dewi Sekardadu.

Nama Giri memiliki arti bukit. Hal ini dikarenakan Beliau menemukan sebuah bukit yang memiliki kesamaan tepat dan tanah seperti yang diberikan oleh ayah Beliau. Karena itu akhirnya Raden Ainul Yaqin disebut dengan Sunan Giri. Selain itu, Beliau pendiri kerajaan Giri Kedaton yang terletak di Gresik, Jawa Timur, pada tahun 1487 M.

Sunan Giri
Sunan Giri

Ajaran Sunan Giri

Dengan bantuan kerajaan Giri Kedaton ajaran Islam dapat berkembang dengan luas hingga ke luar Pulau Jawa hingga ke Madura, Lombok, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.

Banyak aspek yang menjadi cara untuk menyiarkan ajaran Islam seperti jalur perdagangan, pendidikan, politik, kebudayaan, dan masih banyak yang lainnya.

Bidang Pendidikan

Di bidang pendidikan, Beliau juga mendirikan pondok pesantren pertama di Pulau Jawa yang menjadi pusat penyebaran ajaran Islam. Pondok Pesantren tersebut diberi nama Pesantren Giri. Pondok pesantren tersebut menghasilkan banyak santri-santri yang membantu menyiarkan ajaran Islam. Hal inilah nilai tambah dari pondok pesantren. Para santri tersebut menyiarkan ajaran Islam ke daerah Madura, Ternate, Bawean, Kangean, Haruku, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Tidak hanya di berbagai daerah di Indonesia saja, santri yang menjadi murid Beliau menyiarkan Islam hingga ke berbagai penjuru dunia.

Beliau mengajarkan tentang syariat Islam melalui pendidikan. Beliau mendidik para santri dan menanamkan kepada mereka betapa Allah Subhanahu wa ta’ala Maha Esa dan berkuasa atas segala sesuatu yang ada di dunia ini. Dan juga mengajarkan bahwa Islam merupakan agama yang rahmatan lil ‘alamin.

Islam agama yang penuh dengan rahmat, kasih sayang, damai, dan penuh dengan ketenangan.

Dakwah yang dilakukan tetap berpedoman pada Al Quran dan hadits. Ilmu yang dikuasai Sunan Giri seperti ilmu tauhid dan tasawuf dibagikan kepada para santri.

Karena didikan Beliau yang baik inilah yang membuat para santri juga berusaha dengan keras sebagai mujahidin dalam berdakwah ke berbagai daerah hingga ajaran Islam dapat berkembang ke luar Jawa. Banyak masyarakat yang menganut Islam, banyak mualaf yang dengan hati ikhlas beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Bidang Kebudayaan dan Kesenian

Kemudian Beliau memanfaatkan kebudayaan dan kesenian yang dapat menarik perhatian banyak orang. Dengan melakukan tembang atau lagu dan permainan banyak masyarakat yang tertarik untuk melihat dan mendengarkan terutama anak-anak. Dengan menyisipkan ajaran Islam pada permainan dan lagu tersebut Beliau dapat berdakwah.

Tahukah kamu permainan dan lagu “cublak suweng”? Memang banyak orang yang tidak mengetahui lagu tersebut, tetapi bagi masyarakat Jawa lagu tersebut tidak asing dan masih banyak yang tahu. Bahkan lagu tersebut masih sering didendangkan. Ketika masih kecil, anak-anak akan dinyanyikan lagu tersebut. Ya, lagu tersebut diciptakan oleh Sunan Giri.

Permainan yang diajarkan oleh Sunan Giri tersebut mengajarkan agar seseorang menjadi lebih bersyukur dengan rezeki dan kebahagiaan yang diperolehnya. Tidak boleh serakah dan tinggi hati. Karena pada akhirnya yang kita penuhi adalah suatu rezeki yang penuh akan keberkahan yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Selain cublak suweng, Sunan Giri juga menciptakan lir ilir, jelungan, jamuran, gending asmaradana, dan pucung. Semua kesenian dan kebudayaan tersebut merupakan salah satu cara untuk menyiarkan ajaran Islam. Lagu atau musik tersebut bertemakan ajaran Islam. Syiar Islam hingga sekarang masih banyak kita temui melalui lagu-lagu. Karena kesenian dan kebudayaan merupakan cara yang ampuh dalam menarik perhatian seseorang, apalagi jika kesenian tersebut berisi tentang ajaran Islam yang akan lebih diperhatikan.

Bidang Politik

Pada bidang politik pun menjadi salah satu cara untuk menyiarkan ajaran Islam. Sunan Giri memiliki andil yang besar. Dengan dukungan kekuasaan dan pemerintahan yang Beliau jalani dapat membantu masuknya ajaran Islam pada berbagai daerah. Banyak masyarakat yang memilih tempat belajar yaitu di pondok pesantren. Karena pondok pesantren yang pertama yaitu di Gresik menimbulkan banyak santri yang ingin menimba ilmu di pondok pesantren ini.

Selanjutnya, dengan kekuasaan yang dimilikinya dapat membuka jalur perdagangan. Melalui perdagangan inilah ajaran Islam berkembang. Dari zaman dahulu hingga sekarang jalur perdagangan merupakan cara yang ampuh dalam menyiarkan ajaran Islam. Bertemunya orang-orang untuk berdagang, mengobrol bersama, dan hal-hal yang menyebabkan bertemunya para pedagang inilah yang dimanfaatkan untuk sedikit demi sedikit digunakan untuk memperkenalkan Islam.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai ajaran Sunan Giri dalam menyiarkan ajaran Islam hingga ke berbagai daerah. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda sekalian. Amiin ya rabb. Terima kasih.

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read

Waktu Sholat dalam Islam

_pur
2 min read