Arti Mimpi Menurut Islam Berdasarkan Al Quran dan Hadits

3 min read

Arti Mimpi

Arti Mimpi Menurut Islam Berdasarkan Al Quran dan Hadits – Pernahkah kamu bermimpi? Jika iya, pernah bermimpi apa saja? Mimpi merupakan bunga tidur. Terkadang mimpi hadir saat kita tidur di siang hari. Tapi mimpi bisa terjadi kapan saja saat kita tertidur. Baik itu mimpi bahagia atau pun sedih.

Bagaimana jika mimpi itu sangat menyeramkan? Mimpi terkadang ditafsirkan ke berbagai hal dan bisa berujung ke syirik. Hal inilah yang mengakibatkan iman kita berkurang. Mempercayai akan hal yang terjadi dalam mimpi. Padahal belum tentu mimpi tersebut akan terjadi pada kehidupan nyata.

Lalu apa sebenarnya mimpi itu? Dan bagaimana arti mimpi dalam Islam? Ulasan kali ini akan membahas mengenai arti mimpi dalam Islam berdasarkan Al Quran dan Hadits. Simak terus ya.

Mimpi

Sering sekali kita mendengar bahwa mimpi adalah bunga tidur. Mimpi tidak menjadi kenyataan. Tetapi seringkali masih ada orang yang percaya akan arti mimpi. Jika mimpi tersandung, memiliki arti.

Hal inilah yang berbahaya. Karena mimpi ditafsirkan oleh seseorang yang bisa saja mengaku bisa mengartikan mimpi. Bukankah hal itu bisa menimbulkan syirik? Karena mempercayai orang dan mimpi.

Mimpi merupakan suatu keadaan di mana otak dan tubuh sedang beristirahat. Meskipun demikian, alam bawah sadar kita tetap dapat bekerja. Oleh karena itu, mimpi bisa jadi terbawa dari alam bawah sadar kita.

Mimpi seperti suatu ujian untuk kita. Apakah kita mempercayai mimpi tersebut atau kita akan mencari tahu arti dari mimpi tersebut dan mempercayai orang tersebut?

Dalam ayat Al Quran pada surat Al Isra ayat 60 yang berisi tentang mimpi, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُوْنَةَ فِي الْقُرْآنِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيْدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيْرًا

Artinya: “Dan (ingatlah), saat Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia”. Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut – nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.” (QS. Al Isra ayat 60)

Arti Mimpi

Mimpi memiliki beberapa arti menurut Islam. Berikut ini merupakan arti mimpi menurut Islam di antaranya yaitu:

a. Kabar gembira

Terkadang mimpi dapat berarti kabar gembira. Kabar gembira tersebut diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Seperti ketika Nabi Ibrahim ‘alaihi sallam sedang tidur dan diberikan mimpi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala untuk menyembelih anaknya sendiri yaitu Nabi Ismail ‘alaihi sallam.

Saat terbangun Nabi Ibrahim ‘alaihi sallam khawatir dan menceritakan mimpi tersebut kepada anaknya. Nabi Ismail ‘alaihi sallam pun meminta ayahnya untuk melaksanakan sesuai perintah Allah Subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana yang tertera pada salah satu ayat Al Quran yaitu pada surat As Saffat ayat 102, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللهُ مِنَ الصَّابِرِيْنَ

Artinya: “Maka ketika anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama – sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku (Ismail) sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang – orang yang sabar.” (QS. As Saffat ayat 102)

Setelah itu saat Nabi Ismail ‘alaihi sallam akan disembelih, Allah Subhanahu wa ta’ala mengganti Beliau dengan seekor domba. Hari itu diperingati sebagai hari raya Kurban atau Idul Adha.

Kabar gembira tersebut mendatangkan kemenangan yang besar. Peristiwa penyembelihan Nabi Ismail ‘alaihi sallam yang digantikan dengan seekor domba dari surga mendatangkan banyak kebaikan. Awal mula dari peristiwa berkurban.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

لَهُمُ الْبُشْرَىٰ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۚ لَا تَبْدِيْلَ لِكَلِمَاتِ اللهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ

Artinya: “Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat – kalimat (janji – janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.” (QS. Yunus ayat 64)

b. Bisikan hati

Mimpi yang berdasarkan bisikan hati maksudnya yaitu mimpi yang terjadi karena orang tersebut memikirkan sesuatu. Hingga akhirnya pikirannya tersebut sampai terbawa ke alam mimpi saat tidur.

Seharian kita sedang memikirkan banyak hal yang membuat tanpa sadar kita hanya berfokus pada hal itu saja. Sebelum tidur pun masih memikirkan hal itu. Hingga akhirnya saat tidur, hal yang kita pikirkan tersebut masuk ke dalam mimpi kita.

Semakin besar hal yang kita pikirkan tersebut, semakin besar pula peluang pikiran tersebut masuk ke dalam mimpi kita. Karena alam bawah sadar kita yang membawa hingga ke alam mimpi.

c. Bisikan setan

Setan selalu punya cara dalam mengganggu manusia. Salah satunya yaitu melalui mimpi. Setan membisikkan manusia di saat tertidur hingga terbawa ke alam mimpi.

Terkadang mimpi tersebut bisa membuat kita ketakutan atau bisa jadi membuat kita sangat senang. Jangan tergoda akan mimpi yang hadir di tidur kita.

bahkan saat kita bermimpi tentang sesuatu yang menyeramkan atau menakutkan biasa kita sebut dengan mimpi buruk. Terdapat tata cara yang dapat dilakukan ketika seseorang bermimpi buruk dan ada doa mimpi buruk yang dapat diamalkan. Kenapa demikian?

Kita tidak mengetahui apakah mimpi buruk tersebut berasal dari setan atau tidak. Bisa saja mimpi tersebut tidak memiliki arti dan makna.

Tetapi yang perlu diperhatikan yaitu jika mimpi tersebut berasal dari setan. Kita harus yakin dan percaya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala akan mimpi tersebut. Jangan tergoda oleh bujuk rayu setan. Jika tidak setan akan senang.

Oleh sebab itu, jangan mempercayai jika mimpi memiliki arti begini dan begitu. Serahkan semua kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Dekatkan diri kepada-Nya dan bertawakal. Jika memang mimpi itu merupakan kabar gembira yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, maka hal – hal baik akan terjadi.

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai arti mimpi menurut Islam yang telah dijelaskan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sekalian. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read