Hadits Tentang Teks Bacaan Doa Sayyidul Istighfar

2 min read

Bacaan Doa Sayyidul Istighfar

Hadits Tentang Teks Bacaan Doa Sayyidul Istighfar – Tiap manusia tidak pernah luput dari yang namanya salah dan khilaf. Tiap manusia di dunia ini pasti pernah melakukan yang namanya dosa baik itu dosa kecil atau pun dosa besar. Apalagi di zaman sekarang seperti yang terlihat. Kebudayaan yang bercampur baur, alam yang mulai rapuh, sifat manusia yang mulai tidak terkendali dan di luar nalar pola pikirnya.

Manusia mulai seperti kehilangan akal, naluri, dan empati terhadap orang lain. Seperti hatinya telah mati. Na’udzubillah. Semoga kita selalu dalam perlindungan Allah SWT.

Allah SWT. merupakan Maha Pengampun. Jika kita bersungguh – sungguh untuk meminta ampunan Allah SWT. dan bertobat insyaAllah akan diberi ampunan oleh Allah SWT.

Salah satu cara meminta ampunan Allah SWT. yaitu dengan bacaan doa sayyidul istighfar. Berikut ini akan dijelaskan secara jelas mengenai hadits – hadits yang berkaitan dengan bacaan doa sayyidul istighfar. Simak terus ya.

Sayyidul Istighfar

Doa sayyidul istighfar merupakan doa yang tertinggi yang digunakan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.

Allah SWT. berfirman dalam Al Quran surat Nuh ayat 10 sebagai berikut:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

Artinya: “Maka aku berkata (kepada mereka): “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun”.” (QS. Nuh ayat 10)

Bahkan terdapat banyak hadits yang menganjurkan kepada tiap hamba Nya untuk selalu memohon ampunan kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW. pun sangat sering mengucapkan bacaan istighfar.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW. juga menganjurkan untuk membaca doa sayyidul istighfar.

Berikut ini merupakan hadits – hadits yang berkenaan dengan bacaan doa sayyidul istighfar, yaitu sebagai berikut:

a. Hadits yang pertama

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَيِّدُ الْاِسْتِغْفارِ أَنْ يَقُوْلَ الْعَبْدُ

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
“Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan:

Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzubika min syarri ma shana’tu, abu u laka bi ni’matika ‘alayya, wa abu u bi dzanbi faghfirli, fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

(Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan yang berhak aku sembah selain Engkau, Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba Mu. Aku menetapi perjanjian Mu dan janji Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat Mu (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa – dosaku kepada Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa – dosa selain Engkau.”)” (HR. Bukhari)

Hadits tersebut berisi tentang anjuran membaca doa sayyidul istighfar berikut bacaan doa sayyidul istighfar.

b. Hadits yang ke dua

Hadits berikut ini perintah untuk bertaubat kepada Allah SWT. bahkan Nabi Muhammad SAW. dalam sehari dapat beristighfar sebayan 100 kali sehari.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّى أَتُوبُ فِى الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

Artinya: “Hai sekalian manusia. Taubatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada Nya dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)

c. Hadits yang ke tiga

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang menghadapi sakratul maut dan bersandar pada Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri Beliau. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَأَلْحِقْنِى بِالرَّفِيقِ الأَعْلَى

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku dan kumpulkanlah aku bersama orang – orang sholih.” (HR. Bukhari)

Dan Nabi Muhammad SAW. juga memperbanyak bacaan berikut ini:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغِفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Artinya: “Aku menyucikan Allah dan memuji Nya, Aku beristighfar kepada Nya dan bertaubat kepada Nya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

d. Hadits yang ke empat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

يَا عِبَادِى إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا فَاسْتَغْفِرُونِى أَغْفِرْ لَكُمْ

Artinya: “Wahai hamba Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di waktu siang dan malam, dan Aku mengampuni dosa – dosa itu semuanya, maka mintalah ampun kepada Ku, pasti Aku mengampuni kalian.” (HR. Muslim)

Hadits berikut adalah janji Allah SWT. akan menghapuskan dosa – dosa kita jika kita bersungguh – sungguh meminta ampunan Allah SWT. terhadap dosa – dosa yang telah kita perbuat.

e. Hadits yang ke lima

Ibnu Mas’ud berkata bahwa:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَالَ: أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ ثَلاَثًا غُفِرَتْ لَهُ ذُنُوبُهُ وَإِنْ كَانَ فَارًّا مِنَ الزَّحْفِ

Artinya: “Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang mengucapkan “astaghfirullahal ‘adzim alladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih (Artinya: Aku meminta ampunan kepada Allah yang Maha Agung yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri. Aku bertaubat kepada Nya) sebanyak tiga kali, maka dosa – dosanya telah diampuni meskipun ia lari dari medan peperangan (di mana hal itu adalah termasuk dosa yang besar).” (HR. At Tirmidzi, Abu Daud, dan Al Hakim)

Berdasarkan hadits tersebut Allah SWT. akan mengampuni dosa – dosa seseorang bahkan untuk dosa besar sekalipun selama iya bertaubat dengan sungguh – sungguh dan tidak akan mengulangi perbuatan dosanya tersebut.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai hadits tentang bacaan doa sayyidul istighfar yang telah dijabarkan secara jelas dan lengkap. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat membantu kamu dalam memohon ampunan kepada Allah SWT. Semoga juga kita dapat mengamalkan bacaan dari doa sayyidul istighfar pada kehidupan sehari – hari kita dan tidak lagi melakukan kesalahan – kesalahan. Semoga kita selalu dilindungi dari godaan – godaan setan. Terima kasih.

Rukun Haji

berdoacoid
4 min read

Rukun Sholat

berdoacoid
5 min read

Rukun Iman

berdoacoid
5 min read