Batas Waktu Sholat Dhuha dengan Waktu yang Paling Utama dan Dilarang

2 min read

Batas Waktu Sholat Dhuha

Batas Waktu Sholat Dhuha dengan Waktu yang Paling Utama dan Dilarang – Pelaksanaan ibadah sholat merupakan hal yang paling utama. Waktu dari ibadah sholat pun telah ditentukan oleh Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW. diutus oleh Allah SWT. untuk menyerukan umat – umat Muslim untuk terus beribadah kepada Allah SWT. dan melakukan ibadah sholat baik itu ibadah sholat wajib lima waktu maupun ibadah sholat sunnah.

Sama halnya dengan ibadah sholat sunnah dhuha memiliki waktu pelaksanaannya. Tahukah kamu batas waktu dari pelaksanaan ibadah sholat dhuha? Kemudian bagaimana dengan waktu pelaksanaan ibadah sholat dhuha yang paling utama? Apakah di semua waktu kita dapat melaksanakan ibadah sholat dhuha?

Setelah ini akan dijelaskan mengenai batas – batas waktu dari pelaksanaan ibadah sholat dhuha beserta waktu yang paling utama dan waktu yang dilarang untuk melaksanakan ibadah sholat dhuha. Simak terus artikel ini ya.

Pemandangan pagi

Batas Waktu Pelaksanaan Sholat Dhuha

Pelaksanaan ibadah sholat memiliki waktu pelaksanaannya sendiri, kita tidak boleh asal mengerjakan ibadah sholat. Kita harus terlebih dahulu mengetahui kapan waktu dari pelaksanaan ibadah sholat yang akan kita kerjakan.

Allah SWT. berfirman dalam sebuah ayat Al Quran bahwa:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Artinya: “Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan – perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan – perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang – orang yang ingat.” (QS. Hud ayat 114)

Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan di waktu pagi hari. Sholat dhuha dikerjakan ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak matahari terbit hingga masuk waktu dzuhur.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk melaksanakan ibadah sholat dhuha. Dengan begitu, kita juga dapat mengikuti Nabi Muhammad SAW. dalam tata cara dari pelaksanaan ibadah sholat dhuha.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِى أُصَلِّى

Artinya: “Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pelaksanaan ibadah sholat dhuha pada waktunya merupakan hal yang utama. Shalat Dhuha memiliki batas waktu pelaksanaan yang terbagi menjadi beberapa waktu yaitu sebagai berikut:

a. Awal Waktu

Awal waktu dari ibadah sholat dhuha, yaitu setelah matahari terbit dan meninggi hingga setinggi tombak.

Berdasarkan hadist riwayat Muslim, Amr bin Abasah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

صَلِّ صَلاَةَ الصُّبْحِ ثُمَّ أَقْصِرْ عَنِ الصَّلاَةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ حِينَ تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَىْ شَيْطَانٍ وَحِينَئِذٍ يَسْجُدُ لَهَا الْكُفَّارُ

Artinya: “Kerjakan sholat subuh kemudian tinggalkanlah sholat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang – orang kafir sedang bersujud (menyembah matahari).” (HR. Muslim)

Biasanya awal waktu dari sholat dhuha dimulai pada pukul 07.00 WIB. Hal ini sesuai dengan hadits di atas. Kisaran di awal waktu pelaksanaan ibadah sholat dhuha yaitu pada jam 07.00 hingga 09.00 WIB.

b. Akhir waktu

Akhir waktu dari ibadah sholat dhuha, yaitu saat matahari akan tergelincir ke arah Barat.

Waktu yang terakhir dalam pelaksanaan ibadah sholat dhuha yaitu mendekati waktu dzuhur, kisaran jam 11.30 WIB. Kisaran di akhir waktu dari pelaksanaan ibadah sholat dhuha yaitu dari jam 09.00 hingga 11.30 WIB.

Waktu Pelaksanaan Sholat Dhuha yang Utama

Waktu pelaksanaan dari ibadah sholat dhuha yang paling utama yaitu dilakukan di akhir waktu, saat matahari sudah mulai panas. Hal ini berdasarkan hadist riwayat Muslim, yaitu:

أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنَ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلاَةَ فِى غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ. إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ صَلاَةُ الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

Artinya: “Zaid bin Arqom melihat orang – orang melaksanakan sholat dhuha (ketika waktu yang belum begitu siang), kemudian ia berkata, “Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa sholat dhuha pada selain waktu yang mereka kerjakan saat ini adalah lebih utama. Karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sholatnya orang – orang awwabin (yang kembali kepada Allah) yaitu ketika waktu anak – anak unta telah bangun dari pembaringannya karena tersengat panasnya matahari.”” (HR. Muslim)

Berdasarkan hadits tersebut, waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat dhuha yaitu di seperempat siang atau akhir waktu.

Waktu yang Dilarang Melaksanakan Sholat Dhuha

Melaksanakan ibadah sholat tentunya tetap harus memperhatikan waktunya. Apakah waktu tersebut masuk ke dalam waktu yang dilarang atau tidak.

Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu pernah berkata bahwa:

ثَلاَثُ سَاعَاتٍ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيْهِنَّ أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيْهِنَّ مَوْتَانَا: حِيْنَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ، وَحِيْنَ يَقُوْمُ قَائِمُ الظَّهِيْرَةِ حَتَّى تَمِيْلَ الشَّمْسُ، وَحِيْنَ تَضَيَّف لِلْغُرُوْبِ حَتَّى تَغْرُبَ

Artinya: “Ada tiga waktu di mana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami untuk melaksanakan sholat di tiga waktu tersebut atau menguburkan jenazah kami: saat matahari terbit sampai tinggi, saat seseorang berdiri di tengah bayangannya sampai matahari tergelincir, dan saat matahari miring hendak tenggelam sampai benar – benar tenggelam.” (HR. Muslim)

Berdasarkan hadits riwayat Muslim tersebut, terdapat waktu – waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat dhuha yaitu sebagai berikut:

a. saat matahari terbit sampai tinggi
b. saat seseorang berdiri di tengah bayangannya sampai matahari tergelincir
c. saat matahari miring hendak tenggelam sampai benar – benar tenggelam

Dengan mengetahui waktu – waktu dari pelaksanaan ibadah sholat dhuha menjadikan kita lebih siap lagi dalam melaksanakan sholat dhuha.

Dengan begitu, kita dapat melaksanakan ibadah sholat di waktu yang tepat. Meskipun begitu kita juga tidak perlu menunggu di akhir waktu untuk melaksanakan sholat dhuha. Kenapa?

Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan di waktu yang digunakan banyak orang orang untuk beraktivitas. Jadi, kerjakanlah ibadah sholat dhuha di saat Anda bisa mengerjakannya, baik itu di awal waktu atau pun di akhir waktu.

Baca Juga:

Demikianlah artikel mengenai batas waktu dari pelaksanaan sholat dhuha lengkap dengan waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat dhuha tersebut dan waktu yang dilarang untuk melaksanakannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda sekalian ya. Terima kasih.

Rukun Sholat

berdoacoid
5 min read

Rukun Iman

berdoacoid
5 min read

Sujud Sahwi

berdoacoid
3 min read