Doa Buka Puasa

2 min read

Doa Buka Puasa

Doa Buka Puasa – Saat bulan Ramadhan, menunggu adzan maghrib merupakan hal yang menarik. Banyak para remaja berkeliling bersama sambil menunggu adzan maghrib.

Banyak pula yang megagendakan buka bersama teman atau kerabat saat bulan puasa. Tapi, ketika adzan magrib berkumandam di bulan Ramadhan apa yang kamu lakukan?

Tentunya langsung berbuka puasa. Tapi jangan lupa membaca doa berbuka puasa. Biasanya saat di rumah, di televisi akan ada doa buka puasa. Lalu bagaimana jika di luar rumah dan tidak ada tv?

Sudah hafal belum doa buka puasanya? Eits. Setelah ini akan dibahas mengenai doa berbuka puasa dan sunnah yang dilakukan saat berbuka puasa. Simak terus ya.

Puasa Ramadhan

Setelah melaksanakan puasa Ramadhan seharian penuh, banyak orang yang menjadi khilaf dengan memakan ini itu. Semua jenis makanan dimakan. Ini contoh yang tidak baik.

Saat berbuka puasa sebaiknya makan atau minum sesuatu sedikit dahulu, untuk membatalkan puasa terlebih dahulu. Kemudian sholat dahulu, barulah setelah sholat berbuka puasa yang mengenyangkan secukupnya.

Tapi perlu diingat berbuka puasa dengan normal, jangan berlebihan, makan secukupnya. Jangan mengikuti hawa nafsu karena sudah berbuka puasa dengan memakan segala jenis makanan dan minuman yang kita lihat. Allah SWT. tidak menyukai sesuatu yang berlebihan. Karena berlebihan itu adalah perbuatan yang tidak baik.

Saat matahari tenggelam di ufuk barat atau saat adzan maghrib berkumandang, saat itulah waktunya berbuka puasa. Setelah itu kita membaca doa buka puasa.

Doa Buka Puasa

Berikut ini merupakan doa buka puasa yang di umum dibaca ketika berbuka puasa.

Doa Buka Puasa

Bacaan Arab Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Bacaan Latin Doa Buka Puasa

Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.

Terjemahan Arti Doa Buka Puasa

“Ya Allah, untuk -Mu aku berpuasa, dan kepada -Mu aku beriman, dan dengan rezeki -Mu aku berbuka. Dengan rahmat -Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kamu juga dapat menggunakan doa berbuka puasa yang lain. Adapun doa berbuka puasa berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, yaitu:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.” (HR. Abu Daud)

Setelah membaca doa berbuka puasa, kemudian makanlah sesuatu yang manis, seperti makan kurma. Disunnahkan memakan kurma dengan jumlah yang ganjil.

Adab Beruka Puasa

Adapun adab – adab berbuka puasa yaitu:

1. Menyegerakan Berbuka Puasa

Saat adzan magrib berkumandang atau saat matahari tenggelam di ufuk baru itu adalah tanda bagi yang berpuasa untuk berbuka puasa. Disunnahkan untuk menyegerakan berbuka puasa.

Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ’anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Artinya:
“Manusia (umat Islam) akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Adapun berdasarkan hadits lain yaitu:

لَا تَزَالُ أُمَّتِى عَلَى سُنَّتِى مَا لَمْ تَنْتَظِرْ بِفِطْرِهَا النُجُوْمَ

Artinya:
“Umatku akan senantiasa berada di atas sunnahku (ajaranku) selama tidak menunggu munculnya bintang untuk berbuka puasa.” (HR. Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah)

2. Berbuka Puasa dengan Kurma

Disunnahkan berbuka dengan kurma saat berbuka puasa, baik itu kurma mengkal atau ruthab maupun kurma kering atau tamar.

Apabila tidak ada kurma maka cukup dengan air minum. Jika sedang dalam perjalanan pulang bekerja tidak ada makanan atau pun minuman, maka cukup dengan meniatkan untuk berbuka puasa.

Hal itu dianjurkan berdasarkan hadits berikut ini:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya:
“Dari Anas bin Malik, ia berkata: Dulu Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan ruthabaat (kurma mengkal) sebelum sholat magrib, jika tidak ada maka dengan tamaraat (kurma kering), jika tidak ada yang demikian, maka Beliau berbuka dengan beberapa teguk air.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

3. Membaca Doa Ketika Berbuka Puasa

Sebelum membaca doa buka puasa sebaiknya di dahulukan dengan mengucap bismillah.

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Artinya:
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah (yaitu membaca ‘bismillah’). Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirahu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)

4. Memberi Makan Berbuka Bagi Orang – Orang yang Puasa

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Artinya:
“Barang siapa yang memberi makan berbuka untuk orang – orang yang berpuasa maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

5. Berdoa Ketika Berbuka

Saat berbuka puasa merupakan saat di mana doa diijabah karena merupakan waktu mustajab dalam berdoa.

6. Berdoa Sesudah Makan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ. غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
“Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan: Alhamdulillaahil ladzii ath’amanii haadzaa wa razaqaniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin” (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku), maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Tirmidzi)

Meskipun begitu, tidak apa jika hanya mengucapkan “alhamdulillah”.

Baca Juga:

Demikianlah artikel mengenai doa buka puasa dan hal sunnah yang dilakukan saat berbuka puasa. Semoga kamu dapat hafal dan mengamalkannya saat berpuasa di bulan Ramadhan. Terima kasih.

Doa Sehat Jasmani Rohani

_pur
3 min read

Doa Agar Keluarga Harmonis

_pur
3 min read