Doa Agar Dagangan Laris, Ramai, dan Untung Sesuai Al Quran dan Hadits

2 min read

Doa Dagangan Laris

Doa Agar Dagangan Laris, Ramai, dan Untung Sesuai Al Quran dan Hadits – Siapa yang tidak mengetahui perihal jual beli? Hampir setiap orang melakukan jual dan beli di tiap harinya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari dan lain sebagainya orang akan membeli. Bagaimana bisa kita membeli jika tidak ada yang menjual?

Apalagi pada masa seperti sekarang ini, hampir banyak orang yang memulai untuk berdagang. Memanfaatkan kemajuan zaman, berdagang mulai menarik banyak orang untuk melakukannya. Berdagang juga merupakan salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan oleh tiap orang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dengan berdagang, rezeki yang didapatkan lebih berkah. Selain itu, berdagang merupakan salah satu usaha yang bisa dikerjakan dengan waktu yang fleksibel dan tidak terikat seperti kantoran dan lainnya. Agar memperoleh keberkahan dan laris saat berdagang, sebaiknya sebelum memulai berdagang diawali dengan berdoa supaya dagangan laris dan untung.

Tahukah kamu bagaimana doa agar dagangan laris dan ramai? Ulasan kali ini akan membahas mengenai doa agar dagangan laris, ramai, dan untung. Simak terus ya.

Perdagangan

Berdagang merupakan proses menjual suatu barang atau pun jasa yang dilakukan oleh pedagang kepada pembeli. Menjual dagangan kepada pembeli dengan cara yang jujur dan bersih akan memberikan keberkahan dan kenyamanan bagi para pembeli. Apa yang akan ditimbulkan?

Pembeli yang merasa senang, nyaman, dan merasa penjual jujur akan menyebabkan pembeli terus berdatangan dan ramai. Sehingga barang yang kita jual menjadi laris dan mendatangkan untung.

Sehingga dagangan yang kita jual cepat terjual dan uang yang dihasilkan pun menjadi berkah untuk Anda dan keluarga ANda. Serta, pembeli juga mendapatkan keberkahan dari barang yang dibelinya.

Dalam bahasa Arab kata perdagangan disebut dengan “Tijarah, Ba’, dan Syira. Kata التجارة- atau Tijaarah berarti باع atau “Ba’” dan شرى atau “Syira” artinya menjual dan membeli.

Perintah Berdagang

Berdagang merupakan salah satu usaha yang Allah Subhanahu wa ta’ala perintahkan dan berulang kali disebutkan di dalam Al Quran. Allah Subhanahu wa ta’ala menyarankan utnuk mencari rezeki dari segala arah dan berdagang merupakan salah satu yang Allah Subhanahu wa ta’ala perintahkan. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ ۚ فَإِذَا أَفَضْتُمْ مِنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ وَإِنْ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّينَ

Artinya: “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari ‘Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram. Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar – benar termasuk orang – orang yang sesat.” (QS. Al Baqarah ayat 198)

Selain itu, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mencari rezeki yang halal lagi baik dengan cara yang halal pula. Dengan bekerja keras memperoleh rezeki dari hasil kerja keras sendiri dan tentunya yang halalan thoyiban.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِىَّ اللَّهِ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ

Artinya: “Tidaklah seseorang mengonsumsi makanan yang lebih baik dari makanan yang dihasilkan dari jerih payah tangannya sendiri. Dan sesungguhnya nabi Daud ‘alaihi salam dahulu senantiasa makan dari jerih payahnya sendiri.” (HR. Al Bukhari)

Bahkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam memotivasi para sahabat dan pengikutnya untuk berdagang. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukai perdagangan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

Artinya: “Orang yang bertransaksi jual beli masing – masing memilki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadist tersebut, sebagai pedagang kita harus berjualan secara terbuka dan jujur. Berjualan dengan curang hanya akan mendatangkan keburukan dan uang yang kita dapatkan tidak berkah karena membohongi dan mengambil hak penjual.

Doa Agar Dagangan Laris

Siapa yang tidak ingin jika dagangan yang dijual habis? Apalagi mendatangkan keuntungan dan tokonya menjadi ramai dan laris. Ya, semua orang menginginkan agar dagangannya menjadi laris dan memberikan keuntungan, serta tokonya ramai pembeli.

Sebelum memulai berdagang, sebaiknya mulailah dengan berdoa. Adapun berikut ini merupakan doa agar dagangan laris, ramai, dan mendatangkan keuntungan:

Bacaan Arab Doa Agar Dagangan Laris

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

Bacaan Latin Doa Agar Dagangan Laris

Allahumma innii as-aluka antarzuqanii rizqan halaalan waa si’an thayiban min ghairi ta’abin wa laa masyaq qatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir.

Terjemahan Arti Bacaan Doa Agar Dagangan Laris

“Ya Allah, aku memohon kepada Engkau agar melimpahkan aku rezeki yang halal, luas, dan baik tanpa kesusahan, tanpa kemelaratan, dan tanpa kepayahan. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

Tata Cara Pengamalan

Sebelum membaca doa agar dagangan laris, terdapat cara yang dapat dilakukan agar doa lebih mujarab. Adapun berikut ini tata cara agar sebelum berdoa dengan doa agar dagangan laris:

Selesai sholat Sunnah Fajar dan sholat Subuh membaca ayat Al Quran yaitu surat Al Qasas ayat 24 sebanyak 70 kali. Hal ini dilakukan setiap hari berturut – turut ya selama 40 hari. Berikut ini merupakan ayat pada surat Al Qasas ayat ke-24:

رَبِّ إِنِّى لِمَآ أَنزَلْتَ إِلَىَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Robbi inni limaa anzalta ilayya min khoirin faqiir.

Artinya: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al Qasas ayat 24)

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca doa agar dagangan laris.

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai doa agar dagangan laris yang dilengkapi dengan bacaan Arab, Latin, dan artinya serta tata cara pengamalannya. Semoga ulasan ini bermanfaat dan dapat diamalkan dengan baik. Terima kasih.