Doa Jangan Marah

2 min read

Doa Jangan Marah

Doa Jangan Marah Beserta Dalil yang Berhubungan Lengkap – Berselisih merupakan hal yang umum terjadi. Ketika terdapat beberapa orang yang berada dalam suatu forum untuk berdiskusi pasti akan ada perbedaan pendapat. Hal ini bisa dan wajar terjadi. Begitu pula dalam kehidupan. Setiap orang memiliki sifat dan watak yang berbeda-beda. Tidak semua orang dapat sabar selalu. Terkadang juga akan naik egonya. Meski begitu kita harus tetap menjaga emosi kita. Jangan sampai tersulut emosinya. Apabila terdapat perbedaan sebaiknya dibahas dengan baik dan hati tenang. Jangan hanya mengikuti emosi sesaat saja.

Bahkan kita sering sekali melihat berita kematian, kekerasan, dan lain sebagainya. Hal tersebut rata-rata disebabkan karena rasa sakit, kecewa, terluka terhadap perlakuan si korban kepada si pelaku. Inilah akibatnya jika kita mengikuti kata setan. Semua tidak terpikirkan dengan baik. Bahkan sampai keluarga sendiri pun kita siksa. Innalillahi.

Emoticon Marah
Emoticon Marah

Zaman sekarang sudah semakin kacau.Kita harus mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar dapat menjaga lisan dan tangan kita supaya tidak menyakiti hati orang lain. Apalagi sekarang banyak sekali orang yang mulai tidak memiliki perasaan dan menghakimi seseorang dengan asal. Jika seseorang yang tidak kita kenal update status di sosial media, seketika banyak sekali ucapan atau comment yang sangat jahat yang dilontarkan oleh jari-jari netizen menghakimi perbuatan atau tindakan seseorang. Hal tersebut dapat menyebabkan seseorang terluka dan marah.

Meski begitu, kita harus sabar dan menahan amarah kita. Karena marah akan mendatangkan malapata bagi kita sendiri. Lantas bagaimana cara menahan agar tidak marah? Apakah terdapat doa untuk jangan marah? Berikut ini berdoa akan membahas mengenai doa jangan marah yang dilengkapi dengan bacaan Arab, latin, dan artinya beserta dalil yang berhubungan dengan amarah. Simak terus ya.

A. Doa Jangan Marah

Doa Jangan Marah
Doa Jangan Marah

Ketika amarah mulai datang, jangan kamu ikuti amarah tersebut. Terdapat satu kalimat yang dapat meredam amarah kamu. Sulaiman bin Shurod Radhiyallahu ‘anhu berkata,

كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَالَ: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ

Artinya: “Pada suatu hari aku duduk bersama-sama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan dua orang laki-laki sedang saling mengeluarkan kata-kata kotor satu dan lainnya. Salah seorang dari padanya telah merah mukanya dan tegang pula urat lehernya. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku tahu satu perkataan sekiranya dibaca tentu akan hilang rasa marahnya jika sekiranya ia mau membaca kalimat ta’awudz, “A’uudzu billahi minasy syaitani” (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan), maka hilang kemarahan yang dialaminya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Berikut ini merupakan bacaan Ta’awudz yang dapat menghilangkan rasa marah:

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A’uudzu billahi minas syaithanir rajiim.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

B. Doa Meredam Amarah

Doa Meredam Amarah
Doa Meredam Amarah

Amarah yang datang dapat diredupkan dengan membaca doa berikut ini:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذَنْبِىْ وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِىْ وَاَجِرْنِىْ مِنَ الشَّيْطَانِ

Allahummaghfir lii dzambii wa dzhib ghaidzha qalbii wa ajirnii minasy syaithaani.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku, dan selamatkanlah aku dari kejahatan setan.”

C. Doa Menghadapi Orang Sedang Marah

Orang yang sedang marah jangan makin dipancing amarahnya. Tetapi ditenangkan agar hatinya melunak. Berikut ini merupakan doa yang digunakan untuk menghadapi orang yang sedang marah:

لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ الْحَلِيْمُ الْحَكِيْمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَرَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَاِلَهَ اِلَّااَنْتَ عَزَّجَارُكَ وَجَلَّ ثَنَآؤُكَ

La ilaaha illallaahul haliimul hakiimu subhaanallaahi rabbis samaawaatis sab’i wa rabbil ‘arsyil ‘adziimi laa ilaaha illaa anta ‘azza jaaruka wa jalla tsanaa uka.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana, Maha Suci Allah Tuhan yang memelihara tujuh langit dan yang memelihara ‘Arsy yang besar tidak ada Tuhan selain Engkau, sangat kuat perlindungan-Mu dan Maha Tinggi Perlindungan-Mu.”

Dalil Jangan Marah

Menahan emosi tidak marah dengan sabar merupakan salah satu cara agar perasaan menjadi tenang.

Marah merupakan perasaan atau emosi kesal, tidak terima, tidak suka, benci yang sangat tinggi yang menyebabkan seseorang kehilangan kontrol atau kendali.

Memaafkan kesalahan orang lain dan menahan amarah kita merupakan salah satu hal yang disukai Allah Subhanahu wa ta’ala. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya: “Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali ‘Imran ayat 134)

Karena menahan amarah merupakan hal yang dianjurkan. Karena itu dengan menahan amarah tentunya memiliki keutamaan yang besar. Orang yang dapat menahan marah akan diberikan tempat di surga. Karena dengan sabarnya dapat menahan rasa marah yang dipercikkan oleh setan.

Abu Ad Darda’ Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Wahai Rasulullah tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkan dalam surga.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda,

لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ

Artinya: “Janganlah engkau marah, maka bagimu surga.” (HR. At Thabrani)

Pada hadits lain juga disebutkan bahwa:

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata bahwa,

أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصِنِي قَالَ لَا تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَارًا قَالَ لَا تَغْضَبْ

Artinya: “Bahwa seorang pria berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, berikan saya wasiat.” Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan engkau marah, jangan engkau marah.”” (HR. Bukhari)

Bersabarlah dalam menjalani hidup. Menahan emosi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai menyesal karena telah melakukan hal yang tidak terduga yang berakibat buruk. Ingat.

Penyesalan selalu datang belakangan.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai doa jangan marah yang dilengkapi dengan bacaan Arab, latin, dan artinya beserta dalil yang berhubungan dengan amarah. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat diamalkan di kehidupan sehari-hari Anda. Amiin ya rabbal ‘alamiin. Terima kasih.