Doa Ketika Gerhana Bulan

2 min read

Doa Ketika Gerhana Bulan

Berikut ini adalah materi tentang doa ketika gerhana bulan. Mulai dari Hukum melaksanakan, Waktu pelaksanaan, Niat Sholat, Tata cara dan doa sesudah sholat sunnah gerhana bulan.

Gerhana bulan adalah salah satu kejadian paling umum di langit. Fenomena ini terjadi ketika bulan ditutupi oleh bayangan bumi, sehingga bagian yang terlihat hanya sedikit.

Pada saat gerhana bulan terjadi, ada ibadah sunnah bagi umat Islam untuk melakukan sholat gerhana bulan atau doa atau khusuf. Hukum sholat ialah sunnah muakad yang berarti sangat dianjurkan.

Secara umum, sholat sunnah gerhana bulan terdiri dari dua rakaat. Kemudian lanjutkan dengan dua khotbah seperti sholat eid, yang membedakan hanya pada setiap rakaat pada sholat gerhana bulan dikerjakan dengan dua rukuk. Sementara khutbahnya tidak dianjurkan dengan takbir.

Semua Muslim termasuk dalam jamaah sebagaimana saat sholat Ied. Sedangkan imam adalah pemerintah atau resmi (petugas bidang agama) resmi dari pemerintah.

Hukum Melaksanakan Sholat Gerhana Bulan

Gerhana Bulan adalah salah satu tanda kekuatan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika ada gerhana matahari atau gerhana bulan, Islam menentukan sholat gerhana.

Dalam beberapa ayat dan hadis, para ulama menjelaskan bahwa sholat gerhana hukumnya adalah Sunnah Muakkad (Sunnah yang sangat dianjurkan) untuk pria maupun untuk wanita.

1. Waktu Pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan

Waktu pelaksanaan sholat sunnah gerhana bulan diperpanjang dari awal gerhana (bulan mulai tertutupi) hingga akhir gerhana (bulan kembali ke keadaan semula).

Syekh Wahbah az Zuhaili dalam Fiqih wa Islam Adillatuhu menjelaskan bahwa jika gerhana bulan terjadi sampai pagi, maka waktu pelaksanaan sholat sunnah gerhana bulan berakhir dengan terbitnya matahari. Tapi itu tidak berakhir saat fajar.

2. Niat Sholat Sunnah Gerhana Bulan

Secara teknis, itu tidak jauh berbeda dari sholat Ied. Sebelum Takbiratul Ikhram, penting untuk melafalkan niat ini.

Bacaan Latin Niat Sholat Sunnah Gerhana Bulan : “Ushalli sunnatal khusuf rakatataini imaman/makmuman Lillahi ta’ala.”

Artinya :”Saya niat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai seorang imam/makmum karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Sunnah Gerhana Bulan

Sedangkan urutan tata caranya adalah sebagai berikut :

  1. Niat dalam hati pada saat takbiratul ihram.
  2. Ucapkan takbir pada saat takbiratul ikram dengan niat di dalam hati.
  3. Membaca Taawudz dan Surat al-Fatihah. Kemudian bacalah surat Al-Baqarah atau bacakan dengan lantang selama surat itu.
  4. Rukuk dengan membaca bacaan tasbih sambil membaca 100 ayat dari Surat Al Baqarah.
  5. Itidal, jangan membaca doa itidal, tetapi membaca Surat al-Fatihah. Kemudian membaca surat Ali Imran atau selama surat itu.
  6. Rukuk dengan membaca manik-manik sambil membaca 80 ayat dari Surat Al Baqarah.
  7. Itidal. Baca doa pasang.
  8. Rukuk dengan membaca bacaan tasbih selama 80 ayat surat Al-Baqarah.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud yang kedua dengan membaca bacaan tasbih selama rukuk kedua.
  11. Beristirahat atau duduk sebentar sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
  12. Bangun dari duduk dan lakukan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa dalam rakaat kedua pada diri pertama diminta membaca surat An Nisa. Sedangkan yang kedua dianjurkan membaca Surat al-Maidah.
  13. Salam
  14. Imam atau orang yang diberikan wewenang untuk menyampaikan dua khotbah sholat gerhana bulan dengan tausiyah sehingga para jamaah beristighfar, semakin mendekatkan diri kepada Allah, melakukan penebusan dosa, memberikan sedekah, memperbudak budak (untuk membela kelompok-kelompok yang terpinggirkan), dan sebagainya.

Doa sesudah Sholat Sunnah Gerhana Bulan

Disunnahkan berdoa sesudah melaksanakan sholat gerhana bulan. Doa pada waktu gerhana adalah salah satu doa yang paling mustajab.

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

“Sesungguhnya saja matahari dan bulan adalah dua tanda Kekuatan Allah, sehingga hamba takut kepada-Nya. Terjadinya gerhana matahari dan bulan bukanlah karena kematian seseorang. Jika engkau melihatnya, maka sholatlah dan berdoalah sampai gerhana itu terungkap dari kalian. “(HR. An Nasa’i; shahih)

Ini adalah panduan doa gerhana bulan, mulai dari hukum, tata cara hingga contoh khotbah nabi Shallahu ‘Alaihi Wasallam.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Doa Ketika Gerhana Bulan. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya,