Doa Malam Hari

3 min read

Doa Malam Hari

Doa Malam Hari – Banyak manusia yang memilih waktu malam hari sebagai waktu untuk beristirahat. Tetapi, ada juga yang memanfaatkan waktu malam hari untuk beraktivitas.

Banyak yang memilih untuk bekerja, atau bermain, atau hanya sekedar untuk berkumpul bersama teman atau pun keluarga. Dengan doa malam hari membantu kita lebih nyaman ketika malam tiba.

Artikel kali ini akan menjelaskan tentang doa malam untuk diamalkan di tiap harinya. Apa itu doa malam? Bagaimana doa malam yang dibaca di tiap malam? Akan dijelaskan di bawah ini. Simak terus ya…

Pengertian Doa Malam Hari

Banyak orang yang tidak tahu tentang doa malam. Mengapa? Hal ini dikarenakan, doa malam bukanlah doa yang familiar kita dengar dan baca. Kebanyakan orang lebih mengetahui doa sebelum tidur. Padahal doa malam hari memiliki banyak manfaat. Doa malam juga merupakan doa yang dapat melindungi diri kita dari mara bahaya saat kita tertidur.

Doa malam merupakan doa yang dibaca ketika malam hari yang diamalkan di tiap harinya, doa ini juga merupakan doa yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW. telah memberitahukan kepada kita tentang doa yang dibaca atau diamalkan menjelang malam atau sore hari sebagai salah satu permohonan agar diberi keselamatan dari segala jenis bahaya di malam hari dan siang hari juga. Sebagaimana hadits nabi yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi sebagai berikut:

Doa Pagi dan Sore

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahil ladzii laa yadhurru ma’asmihi syai un fil ardhi wa laa fissamaa i wa huwas samii’ul ‘aliim.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang jika Nama-Nya (disebut) maka sesuatu pun tidak bisa memberi mudhorot di bumi dan di langit. Dan Dia Dzat Yang Maha Mendengar dan Mengetahui.” (HR. At Tirmidzi)

Bacalah doa tersebut di atas sebanyak 3 kali setiap pagi hari dan sore hari di tiap harinya. Hal ini akan membuat diri kita dijauhkan dari segala jenis musibah atau gangguan setan atau jin serta segala jenis bahaya yang akan datang dari apapun juga pada tiap siang hari dan malam hari. Saat membaca doa ini di pagi hari maka kita akan terlindungi hingga siang hari. Begitu pula saat membaca doa ini pada sore hari, maka malam harinya akan terlindungi.

Malam hari merupakan waktu yang dipakai oleh kebanyakan orang untuk beristirahat, karena di siang harinya hampir semua orang melakukan aktivitas atau bekerja. Berdasarkan firman Allah SWT. dalam surat An Naba ayat 10 sampai 11 tentang malam hari, yaitu sebagai berikut:

وَّجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًاۚ . وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًاۙ

Artinya: “Dan Kami (Allah) jadikan waktu malam sebagai pakaian. Dan Kami (Allah) jadikan siang sebagai waktu mencari penghidupan.” (QS. An Naba : 10 – 11)

Bacaan Doa Malam

Hadist berikut ini merupakan doa malam hari yang selalu dibaca oleh Nabi Muhammad SAW. yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim sebagai berikut:

Doa Malam Hari

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُورًا وَفِى بَصَرِى نُورًا وَفِى سَمْعِى نُورًا وَعَنْ يَمِينِى نُورًا وَعَنْ يَسَارِى نُورًا وَفَوْقِى نُورًا وَتَحْتِى نُورًا وَأَمَامِى نُورًا وَخَلْفِى نُورًا وَعَظِّمْ لِى نُورًا

Allahummajal fi qalbi nuran, wa fi bashari nuran, wa fi sam’i nuran, wa an yasari nuran, wa fauqi nuran, wa tahti nuran, wa amami nuran, wa khalfi nuran, wa addhim li nuran.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah dalam hatiku cahaya, dalam penglihatan ku cahaya, dalam pendengaran ku cahaya, di sisi kananku cahaya, di sisi kiri ku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di depanku cahaya, di belakangku cahaya, dan agungkan cahaya untukku.” (HR. Imam Muslim)

Membaca Surat Al Ikhlash, Al Falaq, dan An Nas

عن عائشة رضي الله عنها أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيلَةٍ جَمَعَ كَفَّيهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُل هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) و ( قُل أَعُوذُ بِرَبِّ الفَلَقِ ) و ( قُل أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ، ثُمَّ يَمسَحُ بِهِمَا مَا استَطَاعَ مِن جَسَدِهِ ، يَبدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأسِهِ وَوَجهِهِ وَمَا أَقبَلَ مِن جَسَدِهِ ، يَفعَلُُ ذَلكَ ثَلاثَ مَرَّاتٍ رواه البخاري

Artinya: “Dari Aisyah Radhiallahu ’anhu, Sesunguhnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam apabila menghampiri tempat tidur beliau setiap malam, beliau menyatukan kedua telapak tangannya kemudian meniup keduanya dan membaca Qul huwallahu’ahad dan Qul a’udzubi rabbil falaq dan Qul a’udzubirobbin nass kemudian mengusap dengan keduanya (telapak tangan) tubuhnya yang mungkin beliau usap. Beliau memulai mengusap dari kepala dan wajahnya dan bagian depan tubuhnya. Hal itu beliau lakukan tiga kali.” (HR. Bukhari)

Sesuai dengan hadits di atas, saat membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas tangan kita tengadah kan seraya berdoa. Setelah selesai membaca surat-surat pendek tersebut, tiup kedua belah telapak tangan. Setelah itu, usap kedua belah telapak tangan ke bagian tubuh. Usap dari bagian kepala, wajah, dan ke seluruh bagian tubuh yang dapat dijangkau dengan tangan. Hal tersebut dilakukan berulang kali sebanyak 3 kali.

Setelah itu membaca ayat kursi, sebagai berikut:

Ayat Kursi

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Artinya: “Ya Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Kemudian membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah, sebagai berikut:

Dua Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikul kan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”

Baca Juga:

Dengan mengamalkan doa malam tersebut di atas, semoga dapat membantu untuk mengamalkan di tiap harinya.