Doa Mau Tidur Sesuai Sunnah Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

3 min read

Doa Mau Tidur

Doa Mau Tidur Sesuai Sunnah Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Artinya – Setiap orang membutuhkan waktu untuk beristirahat. Setelah beraktivitas seharian tubuh akan merasakan rasa lelah. Hal yang paling dibutuhkan yaitu istirahat.

Dengan beristirahat itu artinya kita memberikan hak terhadap tubuh kita. Tidur pun akan menjadi lebih nyenyak dan berkualitas jika kita tidur sesuai dengan aturannya. Bagi umat Islam terdapat amalan – amalan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan mengikuti apa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan tidur kita lebih berkualitas dan dijaga oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Tahukah kamu bagaimana dengan doa mau tidur? Apakah pentingnya membaca doa mau tidur? Kalau mau tidur kan tinggal tidur saja. Nah kali ini akan dibahas mengenai doa mau tidur sesuai sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Simak terus ya.

Doa Mau Tidur

Tidur merupakan kebutuhan bagi tiap orang. Dengan tidur tubuh akan lebih segar keesokan harinya. Dalam Islam terdapat amalan – amalan yang yang dapat dilakukan saat mau tidur. Salah satu amalan mau tidur yaitu berdoa sebelum tidur.

Saat tidur kondisi tubuh kita seperti keadaan mati, tidak sadarkan diri. Bedanya adalah organ – organ tubuh kita masih berfungsi. saat tidur, organ – organ tubuh kita bekerja lebih baik lagi.

Dalam ayat Al Quran dijelaskan bagaimana kondisi tubuh kita saat kita tertidur. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa (orang) yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda kekuasaan Allah bagi orang – orang yang berfikir.” (QS. Az Zumar ayat 42)

Saat kita tertidur, kita tidak tahu apakah akan bangun lagi atau tidak. Apakah Allah Subhanahu wa ta’ala masih memberikan kita waktu untuk bernafas? Saat tertidur apakah akan ada yang mengganggu kita atau tidak?

Salah satu cara agar kita dapat tidur dengan nyenyak yaitu dengan berdoa sebelum tidur. Dengan berdoa, Allah Subhanahu wa ta’ala akan menjaga kita. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan kita untuk berdoa terlebih dahulu saat mau tidur.

Bacaan Doa Mau Tidur

Adapun doa yang dibaca ketika hendak mau tidur yaitu sebagai berikut:

Doa Mau Tidur
Doa Mau Tidur

Bacaan Arab Doa Mau Tidur

بِسْمِكَ اَللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut.
Artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup, dan dengan nama-Mu pula aku mati.”

Bacaan Latin Doa Mau Tidur

Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut.

Terjemahan Arti Bacaan Doa Mau Tidur

“Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup, dan dengan nama-Mu pula aku mati.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Doa tersebut merupakan doa mau tidur yang pendek yang umum digunakan dan diajarkan.

Setelah itu tidur menghadap ke arah kanan dengan tangan kanan berada di bawah pipi.

Selain itu terdapat doa yang lebih panjang lagi yang disunnahkan untuk dibaca saat hendak mau tidur. Adapun doa sebelum tidur yang lebih panjang yaitu sebagai berikut:

Doa Mau Tidur
Doa Mau Tidur

Bacaan Arab Doa Mau Tidur

بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا. وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Bacaan Latin Doa Mau Tidur

Bismika rabbi wadha’tu jambi, wa bika arfa’uh, in amsakta nafsi farhamha. Wa in arsaltahaa fahfadzhaa bimaa tahfadzu bihi ‘ibaadakas shaalihiin.

Terjemahan Arti Bacaan Doa Mau Tidur

“Dengan nama-Mu wahai Tuhanku, aku membaringkan punggungku, dan dengan nama-Mu juga aku mengangkatnya. Jika Engkau mengambil nyawaku, maka rahmatilah aku. Dan jika Engkau melepaskan nyawanya, maka jagalah sebagaimana Engkau memelihara hamba – hamba-Mu yang saleh.”

Ketika akan tidur jangan lupa untuk melakukan amalan – amalan sebelum tidurnya. Yang terpenting sholat Isya terlebih dahulu agar tidur lebih tenang dan nyaman.

Kita tidak pernah tau kapan kita akan meninggal. Apakah kita meninggal saat sedang tidur atau bukan. Oleh sebab itu, amalan – amalan sunnah yang kita lakukan sebelum tidur akan membuat kita lebih tenang ketika tidur. Menjaga diri kita tetap suci dengan berwudhu terlebih dahulu.

Selain itu, sebelum tidur hendaknya membaca juga surat Al Baqarah ayat 285 dan 286.

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Aamanar rasuulu bimaa unzila ilaihi min rabbihi wal mu’minuun, kullun aamana billaahi wa malaaikatihi wa kutubihi wa rusulihi laa nufarriqu baina ahadin min rusulihi wa qaaluu sami’naa wa atha’naa ghufraanaka rabbanaa wa ilaikal mashiir. Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus’ahaa lahaa maa kasabat wa ‘alaihaa maktasabat, rabbanaa laa tuaakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahu ‘alal ladziina min qablinaa rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bihi, wa’fu ‘annaa waghfirlanaa warhamnaa anta maulaana fanshurnaa ‘alal qaumil kaafirin.

Artinya: “Rasul (Muhammad) beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang – orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat – malaikat-Nya, kitab – kitab-Nya, dan rasul – rasul-Nya. (Mereka berkata): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul – rasul-Nya”, dan mereka berkata: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat (kami) kembali”. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala (dari kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang – orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang – orang yang kafir”.” (QS. Al Baqarah ayat 285-286)

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai doa mau tidur yang telah dijelaskan. Semoga doa tersebut dapat diamalkan sehari – hari dan artikel kali ini bermanfaat untuk Anda sekalian. Terima kasih.