Doa Mayit

2 min read

Doa Mayit

Doa Mayit – Kehilangan merupakan hal yang berat. Kesedihan yang sangat besar. Karena kepergian seseorang untuk selama-lamanya. Bukan hanya berpisah untuk sesaat. Tetapi benar-benar tidak dapat ditemui lagi.

Ketika mendengar berita kematian seseorang, kita dapat bertakziah ke rumah duka. Membantu dengan apa yang bisa kita bantu. Jangan memberatkan keluarga yang ditinggalkan. Kemudian melaksanakan kewajiban kita terhadap si mayit. Mendoakan si mayit merupakan hal yang baik yang dapat kita berikan kepada si mayit.

Mendoakan si mayit dapat meringankan si mayit. Bagaimanakah doa yang dapat kita berikan kepada si mayit? Apakah semua itu dapat meringankan beban keluarga dan si mayit. Yang dapat kita lakukan yaitu mendoakan agar si mayit dapat dilapangkan kuburnya dan diterima semua amal baiknya.

Karena itu, doa merupakan salah satu hal yang penting. Kali ini artikel berdoa berisi tentang kumpulan doa untuk si mayit yang dapat dibaca ketika bertakziah. Simak terus ya.

Bendera Kuning - Kematian

Doa Pertama

Dibaca untuk jenazah laki-laki,

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ

Allaahumaghfir lahu.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (laki-laki).”

Dibaca untuk jenazah perempuan,

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا

Allaahumaghfir lahaa.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia (perempuan).”

Doa Kedua

Adapun doa yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam:

Untuk jenazah laki-laki

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirla-hu warham-hu wa ‘aafi-hi wa’fu ‘an-hu wa akrim nuzula-hu, wa wassi’ madkhala-hu, waghsil-hu bil maa-i wats tsalji wal barad wa naqqi-hi minal khathayaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadha minad danaas, wa abdil-hu daaran khairam min daari-hi, wa ahlan khairam min ahli-hi, wa zawjan khairam min zawji-hi, wa ad-khilkul jannata, wa a’idz-hu min ‘adzabil qabri wa ‘adzabin naar.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, kasihilah dia, berilah dia kekuatan, maafkanlah dia, dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburnya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah dia ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik daripada istrinya, dan masukkan dia ke surga, dan jagalah dia dari siksa kubur dan neraka.” (HR. Muslim)

Untuk jenazah perempuan

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهُ وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَاَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مَدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهَا دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَاَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَاَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهَا وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirla-haa warham-haa wa ‘aafi-haa wa’fu ‘an-haa wa akrim nuzula-haa, wa wassi’ madkhala-haa, waghsil-haa bil maa-i wats tsalji wal barad wa naqqi-hi minal khathayaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadha minad danaas, wa abdil-haa daaran khairam min daari-haa, wa ahlan khairam min ahli-haa, wa zawjan khairam min zawji-haa, wa ad-khilkul jannata, wa a’idz-haa min ‘adzabil qabri wa ‘adzabin naar.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, kasihilah dia, berilah dia kekuatan, ampunkanlah dosa-dosa dia, dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburnya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah dia ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah ganti keluarga (atau suami di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), suami yang lebih baik daripada suaminya, dan masukkan dia ke surga, dan jagalah dia dari siksa kubur dan siksa api neraka.”

Doa tersebut merupakan doa yang dibaca pada takbir ketiga sholat jenazah.

Pelengkap

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرَنَا وَكَبِيْرَنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا

Allaahummaghfir lihayyinaa wamayyitinaa wasyaahidinaa waghaaibinaa washaghiiranaa wakabiiranaa wadzakarinaa wauntsaana.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang ghoib, kami yang kecil-kecil, kami yang dewasa, kami yang laki-laki maupun perempuan.”

Untuk mayit laki-laki,

اَللَّهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَاَحْيِهِ عَلَى اْلاِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلاِيْمَانِ

Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa ahyihi ‘alal islaami. Waman tawaffaitahu minnaa fatawaffahu ‘alal iimaani.

Artinya: “Ya Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman.”

اَللَّهُمَّ لاَتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَتُضِلَّنَا بَعْدَهُ بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahumma laa tahrimnaa ajrahu. Walaa tudhillanaa ba’dahu. Birahmatika yaa arhamar raahimiina. Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya: “Ya Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Allah yang lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Untuk mayit perempuan,

اَللَّهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهَا مِنَّا فَاَحْيِهَا عَلَى اْلاِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهَا مِنَّا فَتَوَفَّهَا عَلَى اْلاِيْمَانِ

Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa ahyihi ‘alal islaami. Waman tawaffaitahu minnaa fatawaffahu ‘alal iimaani.

اَللَّهُمَّ لاَتَحْرِمْنَا اَجْرَهَا وَلاَتُضِلَّنَا بَعْدَهَا بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahumma laa tahrimnaa ajraha. Walaa tudhillanaa ba’daha. Birahmatika yaa arhamar raahimiina. Walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Yang membedakan doa untuk laki-laki dan perempuan yaitu:
hu untuk laki-laki dan haa untuk perempuan.

Doa Ketiga

Jika mayit laki-laki,

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

“Allahumma laa tahrrimna aj-rahu walaa taftinnaa ba’dahu wagh firlanaa walahu”

Artinya: “Ya Allah, janganlah engkau menutup-nutupi pahala mayit ini kepada kami dan janganlah diberikan fitnah kepada kami setelah kami meninggalkan mayit tersebut, ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Jika mayit perempuan,

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Allahumma laa tahrrimna aj-raha walaa taftinnaa ba’daha wagh firlanaa walaha.

Doa tersebut merupakan doa yang dibaca pada takbir keempat sholat jenazah.

Baca Juga:

Demikianlah kumpulan doa mayit yang dapat dibaca ketika bertakziah atau pun melaksanakan sholat jenazah. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.