Doa Memohon Dikaruniai Anak

2 min read

Doa Memohon Dikaruniai Anak

Doa Memohon Dikaruniai Anak – Menikah merupakan ibadah untuk menyempurnakan agama. Setelah menikah, setiap pasangan selalu mengidamkan mempunyai keturunan yang soleh atau pun solehah. Dengan berikhtiar kepada Allah SWT.

Setiap pasangan terus bersabar menunggu hingga akhirnya Allah SWT. memberikan kepercayaan dengan memberikan seorang anak. Karena adalah titipan dari Allah SWT. maka wajib baginya untuk terus menjaga, merawat, dan mendidiknya agar dapat menjadi anak yang soleh atau pun solehah.

Banyak juga pasangan yang belum dikaruniai anak sesudah menikah. Mereka harus bersabar dan lebih berusaha lagi. Dan tidak lupa usaha yang dilakukan pun harus diiringi dengan doa. Nah, artikel kali ini akan membahas tentang doa- doa apa saja yang dapat membantu kita memohon kepada Allah SWT. agar lekas diberi anak.

Doa Memohon Dikaruniai Anak

Salah satu doa agar diberikan anak yang saleh dan salehah, yaitu:

1. Doa Nabi Ibrahim as.

Saat itu Nabi Ibrahim as. dan istrinya belum mempunyai seorang anak. Sarah adalah istri dari Nabi Ibrahim as. Sarah merupakan seorang wanita yang sudah lanjut usianya dan mandul (tidak bisa memiliki anak). Tetapi, Nabi Ibrahim as. terus meminta supaya diberikan kepercayaan untuk memiliki seorang anak yang saleh kepada Allah SWT.

Hingga akhirnya Nabi Ibrahim as. dan Sarah diberikan karunia seorang anak oleh Allah SWT. yang diberi nama Nabi Ishak as. Kemudian Allah menganugerahi kembali Nabi Ibrahim as. dengan seorang anak, anak yang kedua, yaitu Nabi Ismail as. Nabi Ismail as. merupakan anak dari istrinya yang bernama Siti Hajar. Berikut ini merupakan doa yang selalu dibaca oleh Nabi Ibrahim as. kepada Allah SWT.:

Doa Agar Lekas Diberi Anak

2. Doa Nabi Zakaria as.

Nabi Zakaria as. berdoa kepada Allah SWT. dikarenakan ingin memiliki seorang anak seperti Maryam. Hal ini dikarenakan Nabi Zakaria as. saat itu melihat kesempurnaan yang ada dalam diri Maryam dan betapa indah ibadahnya. Hal ini diceritakan di dalam Al Qur’an surat Maryam ayat 3 sampai 6, sebagai berikut:

إِذْ نَادَى رَبَّهُ نِدَاء خَفِيّاً. إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْباً وَلَمْ أَكُن بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيّاً . وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِن وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِراً فَهَبْ لِي مِن لَّدُنكَ وَلِيّاً . يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيّاً

Artinya : “Yaitu ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, namun aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, duhai Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, sedang istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub. Jadikanlah pula ia, duhai Tuhanku, seorang yang diridhai.’” (QS. Maryam (19) : 3 – 6)

Lafadz doa Nabi Zakaria as. supaya dianugerahi seorang keturunan tertuang dalam Al Qur’an surat Ali Imran ayat 38. Berikut lafadz doanya:

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Rabbi hab lii mil ladungka dzurriyyatan thayyibah, innaka samii’ud du’aaa.

Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali Imran (3) : 38)

Kemudian doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT.

يَا زَكَرِيَّا إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَل لَّهُ مِن قَبْلُ سَمِيّاً

Artinya: “(Allah berfirman), “Wahai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak laki-laki yang bernama Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.” (QS. Maryam (19) : 7).

Memohon-Dikaruniai-Anak

Pada akhirnya Allah SWT. memberikan keturunan kepada Nabi Zakaria as. seorang anak yang bernama Nabi Yahya as. Hal itu tertuang dalam Al Qur’an surat Ali Imran ayat 39 sebagai berikut:

فَنَادَتْهُ الْمَلآئِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَـى مُصَدِّقاً بِكَلِمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَسَيِّداً وَحَصُوراً وَنَبِيّاً مِّنَ الصَّالِحِينَ

Artinya: “Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedangkan ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab, (katanya), “Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepada kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan (teladan), berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu), dan seorang nabi yang termasuk keturunan orang-orang saleh.” (QS. Ali Imran : 39)

Allah juga mengisahkan dalam Al Qur’an surat Al Anbiya ayat 89 sampai 90:

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَى رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ (89) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَى وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika ia berdoa kepada Tuhannya: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris Yang Paling Baik.” Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya (sehingga dapat mengandung). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al Anbiya (21) : 89 – 90).

Amalan Agar Diberi Anak

Selain dengan mengamalkan doa-doa seperti disebut di atas, sebaiknya juga mengamalkan ibadah lainnya, yaitu seperti:

  1. Melaksanakan puasa Senin-Kamis secara rutin
  2. Melaksanakan puasa Daud
  3. Memperbanyak sedekah
  4. Memperbanyak shalawat
  5. Memperbanyak istighfar

Selain amalan-amalan yang telah dilakukan yaitu yang terpenting adalah menanamkan keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT. yang akan mengatur semua keturunan manusia. Berdasarkan firman Allah SWT. dalam Al Qur’an surat Asy Syura ayat 49 sampai 50 sebagai berikut:

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ (49) أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

Artinya: “Hanya milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberi anak perempuan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan Dia memberi anak laki-laki kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Atau Dia memberi sepasang anak laki-laki dan perempuan. Dia juga yang menjadikan siapa saja yang Dia kehendaki sebagai orang mandul. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui dan Maha Kuasa.” (QS. Asy Syura (42) : 49 – 50).

Baca Juga:

Demikianlah pembahasan tentang Doa Memohon Dikaruniai Anak. Semoga Allah SWT. memberikan kepercayaan kepada Anda untuk diberikan seorang anak. Dan dapat mengamalkan doa-doa tersebut di atas dengan mengamalkannya setiap harinya.