Doa Sholat Hajat, Tata Cara, Niat, beserta Waktunya (Lengkap)

3 min read

Doa Sholat Hajat

Doa Sholat Hajat – Sholat ini yakni merupakan salah satu doa sunnah yang memiliki banyak keistimewaan. Ini luar biasa bagi siapa saja yang mempunyai sebuah hajat atau keinginan untuk mengucapkan doa ini.

Semua orang harus memiliki kecenderungan lajang. Atau berupa harapan, kebutuhan, keinginan dalam hidupnya. Dalam Islam, ajarlah ketika saya memiliki keinginan dalam hidup. Jadi dia punya hak untuk meminta dan meminta Tuhan untuk memberinya.

Berdoa dan memohon dari Tuhan memiliki banyak bentuk. Dalam ajaran Islam juga, menyembah Tuhan harus diwajibkan atas permintaan.

Termasuk salah satu sholat sunnah khusus yang diajarkan terhadap umat Islam tentang keinginan adalah doa keinginan. Doa welas asih memiliki banyak keistimewaan. Jika Anda memiliki keinginan, tanyakan kepada Tuhan apa yang Anda inginkan dengan doa.

Pengertian Sholat Hajat

Arti dari kalimat ini yakni اجَةٌ: kebutuhan bila tujuan umum dari sholat sholat adalah salah satu sholat sunnah yang dilakukan untuk meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa atau apa yang Dia kehendaki.

Doa keinginan selalu diilustrasikan oleh para sahabat, mereka melakukan shalat dan berdoa kepada Allah SWT bahkan dalam hal-hal kecil.

Sama seperti Rasulullah mengajar Shollallahu ‘alayhi wasallam dalam meminta bantuan Allah SWT;

Artinya:
“Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya kepada Allah, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sendalnya ketika putus.” (HR. Tirmdzi; Hasan)

Bayangkan Rasulullah SAW juga mengajari teman-temannya untuk menanyakan pertanyaan dan pertanyaan mereka kepada Allah SWT meskipun mereka hanya meminta garam dan tali untuk mengambil sandal yang rusak.

Namun ketika kebutuhan dan keinginannya besar, Nabi tidak hanya mengajarkan sholat agar diinginkan, tetapi juga diajari sholat sunnah dua rakaat, yaitu sholat sunnah yang dikehendaki.

Rasulullah selalu memberi contoh kepada para sahabatnya untuk memohon pertolongan Allah SWT. Hanya Tuhan yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan para hamba-Nya.

Tetapi bila Anda merasa mempunyai sebuah keinginan penting seperti rumah, pembangunan rumah, jenis pekerjaan. Jadi Rasulullah mendidik umat melalui sholat sunnah niat.

Niat Sholat Hajat

Semua ulama setuju bahwa tempat yang diinginkan adalah hati. Maksudnya bukan situasi. Artinya, mereka tidak harus mengungkapkan niat mereka.

Syekh Wahbah menjelaskan bahwa menurut mayoritas ulama selain mazhab Maliki, hukumnya adalah sunnah sehingga dapat membantu hati dalam mengungkapkan keinginan tersebut. Menurut mazhab Maliki, yang terbaik adalah tidak bereaksi terhadap niat karena tidak ada contoh Nabi Muhammad SAW.

Berikut ialah bacaan niat sholat:

Bacaan-Niat-Sholat-Hajat

(Ushollii sunnatal haajati rok’ataini lillahi ta’aalaa)

Artinya:
“Aku niat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Tata Cara Sholat Hajat

Sholat ini yakni mirip dengan sholat sunnah pada umumnya. Sebelum sholat, harus bersih dari hadits kecil dan besar. Kebersihan tubuh, pakaian dan kotoran, menutupi alat kelamin, dan menghadap kiblat. Seperti dalam hadits di atas, seseorang harus berwudhu dan sholat dengan sempurna untuk dua raka’at. berikut ialah tata caranya:

  • Niat
  • Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Al Qur’an
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Al Qur’an
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Tahiyat akhir
  • Salam

Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat

Sholat utama dilakukan pada malam hari seperti sholat Tahajud. Namun, sholat yang diinginkan adalah sholat sunnah, yang bisa dilakukan dengan pengecualian waktu sholat yang dilarang. Waktu terlarang ini meliputi:

  • Dari sholat subuh sampai matahari terbenam.
  • Dari matahari sampai matahari terbit (sekitar 15 menit setelah matahari terbenam).
  • Saat matahari di atas tidak miring ke timur atau barat sampai matahari muncul ke barat.
  • Dari sholat Ashar hingga tenggelam.
  • Dari matahari sampai matahari yang sempurna. (Lihat Minhah Al-Allamfii Syarh Bulugh Al-Maram, 2: 205)

Jumlah raka’at dalam shalat keinginan dijelaskan dalam kitab Ihya Ulumuddin oleh Al-Gazhalli. Imam Gazhali mengatakan bahwa sholat dapat dilakukan dari 2 sampai 12 raka’at.

Hukum Sholat Hajat

Sholat adalah hukum Sunnah. Dalam kitab Fiqh, sebagian ulama mencantumkan doa keinginan, tetapi sebagian lainnya tidak membahasnya.

Sayyid Sabiq tentang Fiqih Sunnah, Prof. Dr. Wahbah Az Zuhaili membahas Fiqh Islam wa Adillatuhu dan Syekh Abdurrahman Al Juzairi membahas Fiqh Keempat. Sedangkan Syekh Musthofa Al Bugho dalam Fiqh Manhaji tidak memasukkan pembahasan tentang doa keinginan.

Dalam sholat tersebut juga dibahas secara luas dalam buku hadits seperti Shahih di Targhib Wat Tarhib oleh Syekh Nasiruddin Al Albani dan Al Adzkar oleh Imam Nawawi.

DR. Wahbah Az Zuhaili mencantumkan dalam sholat tersebut untuk sholat sunnah ketiga pada sub bab shalat Mu’ayyanah Mustaqillah setelah sholat Tarawih, sholat Dhuha, sholat Tasbih dan sholat Istikharah.

“Sholat ini termasuk sholat sunnah karena ada hadits riwayat Abdullah bin Abu Aufa dalam Sunan Tirmidzi menerangkan tentang sholat ini. Imam At Tirmidzi berkata bahwa hadits tentang sholat hajat termasuk hadits gharib,” tulisnya dalam Fiqh Islam wa Adillatuhu.

Syekh Abdurrahman Al Juzairi dalam Fiqh Empat Madzhab menulis: “Dianjurkan bagi setiap muslim yang memiliki kebutuhan yang syar’i untuk melakukan sholat hajat.”

Keutamaan Sholat Hajat

Dalam sholat ini yakni mempunyai dengan beberapa keutamaan. Yang paling populer adalah pemenuhan keinginan atau kebutuhan. Inilah keutamaan dalam dalam sholat:

a. Dicintai Allah

Karena sholat ini adalah ibadah sunnah. Ibadah sunnah seperti itu akan melahirkan kecintaan kepada Allah.

b. Ditinggikan Derajatnya

Saat ingin memperbanyak sholat, maka akan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.

c. Diampuni Dosanya

Dalam memperbanyak melaksanakan sholat, saya juga akan diampuni atas dosa-dosa Allah SWT. Melakukan doa ini melibatkan meninggikan doa dan meninggikan sujud seperti dalam hadits di atas.

d. Hajatnya Dikabulkan

Ini adalah prioritas khusus untuk doa keinginan. Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah mengutip hadits asli Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, yang dikatakan oleh Nabi Sallallahu’ alaihi wasallam:

Keajaiban Sholat Hajat

Salah satu mukjizat sholat diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan kemudian dimasukkan Syekh Nashiruddin Al Albani dalam Sahih di Targhib wa di Tarhib yang bertajuk Zikir dan Doa.

Dari Utsman bin Hunaif radi ‘anhu bahwa orang buta itu mendatangi Nabi Sallallahu’ alaihi wasallam dan bersabda:

Dia berkata: “Atau aku biarkan saja engkau (seperti itu)?” Dia berkata, “Wahai Rasulullah, hilangnya penglihatanku memberatkanku.” Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata: “Pergilah lalu berwudhulah, kemudian sholatlah dua rakaat, lalu ucapkanlah (doa)”

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Doa Sholat Hajat. Semoga bermanfaat.