Doa Sholat Jenazah Perempuan dan Laki-Laki (Tata Cara, Niat) Lengkap

5 min read

Doa Sholat Jenazah – Tata cara dan dalam suatu bacaan sholat jenazah yakni harus diketahui oleh semua umat Islam, khususnya kaum pria. Sebelum menguburkan mayat, perlu dimandikan dan didoakan. Tujuannya untuk memandikan badan, tujuannya untuk menjaga kebersihan badan kembali sebelum bertemu dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam Islam, hukum dalam melaksanakan memandikan jenazah adalah kifaya wajib, atau dengan kata lain harus dilakukan sesuatu. Namun, jika Anda telah melakukan sesuatu kepada orang lain, komitmen tersebut bisa dibatalkan.

Selain kewajiban dalam membasuh tubuh, umat Islam perlu mengetahui cara mengaji shalat jenazah. Karena ini sangat penting untuk diketahui dan menjadi keharusan sebelum mengubur tubuh Anda. Hukum modifikasi jenazah juga merupakan salah satu bentuk fardhu kifayah.

Doa pemakaman tidak diketahui publik karena doa pemakaman wajib bagi orang ini karena kematiannya. Salah satu kewajiban umat Islam kepada umat Islam yang meninggal lainnya adalah untuk shalat.

Sementara ada orang yang sudah meninggal, dia mengatakan bahwa Islam perlu lebih banyak Inna untuk menjadikan Wa Inna illaihi rāji’ūn, yang artinya kita akan benar-benar menjadi milik Tuhan dan kembali kepada Tuhan.

Sholat jenazah yakni termasuk dalam sebuah sholat wajib kifayah adalah wajib karena diwajibkan saat jenazah dimakamkan kembali kepada Allah.

Segala sesuatu di bumi ini milik Allah, kehidupan di tubuh kita adalah milik Allah dan suatu saat kehidupan kita akan kembali kepada pemiliknya yaitu Allah SWT. Ketika hidup dibebaskan dari tubuh kita berarti kita telah meninggalkan semua kehidupan di dunia ini, roh atau hidup kita sudah siap untuk dunia abadi yaitu dunia Barzah. Roh kita menunggu di kuburan untuk hari penghakiman.

Pengertian Sholat Jenazah

Sholat Jenazah merupakan suatu bentuk sholat wajib dan memiliki hukum yakni Fardhu Kifayah, Fardhu Kifayah ialah memiliki tugas dan tujuan bagi banyak orang, tetapi jika ada orang yang beragama Islam, maka kewajiban itu batal untuk umat Islam lainnya. Akan tetapi, jika semua Muslim berdoa, mereka akan berbuat dosa.

Hadist Tentang Sholat Jenazah

Hadits yang berbicara tentang sholat jenazah, karena makna sholat jenazah bagi umat Islam yang telah meninggal. Berikut ialah beberapa hadits yang menjelaskan mengenai shalat jenazah, yakni:

  • HR. Ibnu Majah : Bunyi dari HR. Ibnu Majah adalah “Shalatkanlah mayat-mayatmu!”.
  • HR. Tsauban : “Barang siapa menyalati jenazah, maka ia mendapatkan satu qirath. Jika ia menghadiri penguburannya, maka ia mendapatkan dua qirath. Satu qirath sama dengan gunung Uhud.”
  • HR. Ad-Daruruquthni : “Sholatkanlah olehmu orang-orang yang sudah meninggal yang sebelumnya telah mengucapkan kalimat Laa illaaha illallaah.”
  • HR. Abu Hurairah : Bunyi dari hadist ini adalah sebagai berikut ini :
    “Barangsiapa menghadiri jenzah sampai manyalatkannya maka diamendapatkan pahala sebanyak satu qirath. Barangsiapa menghadirinya hingga memakamkannya maka dia mendapatkan pahala dua qirath.”Rasulullah SAW pernah ditanya :” Wahai Rasullullah apa yang dimaksud dengan pahala dua qirath?” Rasulullah menjawab,” Seperti dua gunung besar.”

Fardhu Kifayah

Fardhu Kifayah merupakan sebagai kewajiban kaum muslimin. Jika Anda telah mengisi atau mewakili lebih dari satu orang, kewajiban untuk menjaga tanggung jawab individu akan berkurang. Namun, jika tidak ada yang melakukannya, semua Muslim akan berdosa.

Menurut hadits yang diriwayatkan dengan Imam Muslim dari Abu Hurairah dan dengan Imam Bukhari, beliau menyebutkan tentang mendoakan jenazah, Nabi Muhammad SWA bersabda:

“Ketika ada seorang laki-laki meninggal dalam berhutang disampaikan kepada Rasulullah, maka beliau bertanya apakah ia meninggalkan harta untuk membayar hutangnya. Jika dikatakan ia meninggalkan hartanya untuk membayar hutang, maka beliau akan menshalatkannya. Jika tidak, maka beliau akan memerintahkan kepada kaum muslimin, “sholatkanlah temanmu ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Macam Dan Jenis – Jenis Sholat Jenazah

Ada tiga jenis atau dua jenis sholat ini. Umat ​​Islam harus sudah mengetahui jenis-jenis shalat Jenazah. Jenis doa pemakaman berikut harus dipertimbangkan:

1. Sholat Jenazah Perempuan

Yakni mempunyai berbagai tata cara yang khusus dan berbeda dengan pria. Setiap Muslim harus tahu bagaimana cara mendoakan tubuhnya. Ini karena kesalahan salat duka bisa membuat amalan kurang sempurna. Karenanya, umat Islam perlu mengetahui ilmu sejati yang bisa menghadirkan kandungan perempuan.

2. Sholat Jenazah Laki-Laki

Ini sama dengan sholat jenazah pada wanita. Guna dalam sholat yakni mempunyai suatu prosedur yang khusus. Doa tersebut juga berbeda dengan doa untuk wanita. Setiap muslim perlu mengetahui tentang sholat pemakaman yang benar.

3. Sholat Jenazah Anak-Anak

Bagi tubuh anak, membaca doa berbeda bagi pria dan wanita. Ini karena anak-anak akhirnya menjadi tabungan untuk orang tuanya. Anak-anak yang belum dewasa membantu kedua orang tuanya.

Tata Cara Sholat Jenazah

Proses dalam sholat ini yakni dapat dibedakan dengan antara tubuh pria dan wanita. Perlu dicatat bahwa shalat jenazah berbeda dengan shalat wajib.

Bedanya, shalat jenazah tidak menggunakan iqamah atau adzan, tidak menggunakan sujud, tidak menggunakan sujud, tidak menggunakan pasang surut, dan tidak menggunakan tahiyat.

Sholat tersebut yakni mempunyai 4 taknir. Jika Anda tidak mulai tahu cara mendoakan bir saat menerjemahkan bir yang kedua, mereka akan segera bersujud.

Penafsiran takbir ketiga dan keempat adalah taat. Faktanya adalah 4 takbir dari semua takbiratul ikhram sehingga 4 takbir tersebut masih dalam satu posisi membaca bacaan yang telah ditentukan sebelumnya.

Berikut ialah berbagai tata cara dalam sholat jenazah yang harus dipahami:

a. Niat

Hal pertama yang harus dilakukan adalah niat. Niat sangat penting karena ingin Tuhan tahu apa yang harus dilakukan. Merupakan kehendak-Nya agar Tuhan mengetahui ketulusan dan tekad para hamba-Nya untuk melakukan hal-hal ini. Yang berbeda adalah niat untuk mendoakan laki-laki dan perempuan.

Niat juga merupakan syarat sahnya shalat, jadi amalan apapun yang akan dipraktekkan harus dimulai dengan niat. Berikut ini adalah tujuan dari doa pemakaman yang harus dipahami:

a. Niat Imam Sholat Jenazah

usholli ‘alaa haadzalmayyiti arba’a takbiraatin fardhol kifaayati imaaman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Saya niat shalat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah menjadi imam karena Allah ta’ala. Lafadz niat itu berlaku bagi jenazah perempuan maupun jenazah laki-laki.”

b. Niat Makmum Jenazah Laki-Laki

Niat-Sholat-Jenazah-Laki-Laki-1

Usholli ‘alaa haadzalmayyiti arba’a takbiraatin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Saya niat shalat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

c. Niat Makmum Jenazah Perempuan

Niat-Sholat-Jenazah-Perempuan-1

Usholli ‘alaa haadzihil mayyitati arba’a takbiraatin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Saya niat shalat di atas mayit perempuan ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

b. Takbir Pertama

Setelah membaca niat, yakni akan melakukan takbir pertama. Pada takbir pertama kita didorong untuk membaca surat Al-Fatihah.

c. Takbir Kedua

Takbir yang kedua tetap dilakukan sambil berdiri. Jangan sujud karena tidak ada sujud dalam shalat jenazah. Pada takbir yang kedua kali ini kita wajib membaca doa-doa Nabi Muhammad. Bunyi dalam sholawat yang lengkap ialah:

Allahumma shalli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa ali muhammad. kamaa shallaita ‘alaa ibraahiim, wa ‘alaa ali ibraahiim. wabaarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa ali muhammad. kamaa baarakta ‘alaa ibraahiim, wa ‘alaa ali ibraahiim. Fil ‘alaamiina innaka hamiidummajiid

Artinya:
“Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW, beserta dengan keluarganya. Sebagaimana telah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim AS dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkat atas Nabi Muhammad SAW beserta dengan keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkat atas Nabi Ibrahim AS dan keluarganya. Di seluruh alam semesta, Engkaulah yang Maha Terpuji dan Maha Mulia.”

d. Takbir Ketiga

Takbir ketiga ialah harus membaca doa-doa khusus untuk jenazah. Berikut ialah penjelasannya:

Jenazah Perempuan

Pada jenazah perempuan yakni harus dilafadzkan (haa). Berikut ialah bacaannya:

Allaahummaghfir lahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa.

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia.”

Jenazah Laki-Laki

Pada jenazah laki-laki yakni harus dilafadzkan (huu). Berikut ialah bacaannya:

Allaahummaghfir lahu warhamhu wa’aafihu wa’fu ‘anhu.

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia.”

Jenazah Anak-Anak

Pada jenazah anak-anak yakni harus di baca:

Allahummaj’alhu faratan li abawaihi wa salafan wa dzukhro wa’idhotaw wa’tibaaraw wa syafii’an wa tsaqqil bihii mawaa ziinahumawa-afri-ghish-shabra ‘alaa quluu bihimaa wa laa taf-tin-humaa ba’dahu wa laa tahrim humaa ajrahu.

Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah ia sebagai simpanan pendahuluan bagi ayah bundanya dan sebagai titipan, kebajikan yang didahulukan, dan menjadi pengajaran ibarat serta syafa’at bagi orangtuanya. Dan beratkanlah timbangan ibu-bapaknya karenanya, serta berilah kesabaran dalam hati kedua ibu bapaknya. Dan janganlah menjadikan fitnah bagi ayah bundanya sepeninggalnya, dan janganlah Tuhan menghalangi pahala kepada dua orang tuanya.”

e. Takbir Keempat

Dalam takbir keempat, yakni kita harus membaca doa yang khusus. Berikut ialah bacaan yang di lafadzkan ketika akan melaksanakan takbir:

“Allahumma laa tahrimnaa ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfir lanaa wa lahu.”

Artinya:
“Ya Allah, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami ( janganlah Engkau meluputkan kami akan pahalanya), dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia.”

f. Salam

Pembacaan salam ini terjadi setelah pembacaan doa yang diucapkan setelah takbir keempat. Salam dalam sholat jenazah sangat mirip dengan salam sholat lima waktu.

Selain itu, sunnah berlaku saat melakukan sholat jenazah jika Anda menoleh ke kanan saat mengucapkan salam pertama dan membalikkan Anda ke kiri saat salam kedua. Tata cara yang ke lima ialah salam. Bacaan tersebut ialah:

Artinya:
“Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian.”

Doa Sholat Jenazah

Dalam Islam, hukum dalam melaksanakan memandikan jenazah adalah kifaya wajib, atau dengan kata lain harus dilakukan sesuatu. Namun, jika Anda telah melakukan sesuatu kepada orang lain, komitmen tersebut bisa dibatalkan.

Berikut ialah doa dalam sholat jenazah:

Doa-Sholat-Jenazahh

“Allahummaghfirlahu wahamhu wa’aafihi wa’fu anhu, wa akrim nuzulahu wawassi’ madkhalahu wa aghsilhu minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubulabyadlu minad danas. Wa abdilhu daaraan khairam mind daarihi wa ahlan khairam min ahlihi wa ad khilhul jannata waaidzhu min ‘adsaabil qabri wa min ‘adsaabin naar.”

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah din, belas kasihanilah dia, hapuskanlah dan ampinulah dosa-dosanya, mulyakan tempatnya (ialah surga) dan luaskanlah kuburannya. Basuhkanlah kesalahan-kesalahannya sampai bersih sebagaimana bersihnya kain putih dari kotoran.”

“Gantikanlah rumah lebih baik daripada rumahnya yang dulu, keluarganya lebih baik daripada keluarganya yang dulit; dan masukkanlah ia ke dalam surge dan jauhkanlah ia dari siksa kubur dan siksa api neraka.”

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap mengenai Doa untuk Sholat Jenazah. Semoga bermanfaat.