Doa Tahajud Pendek

3 min read

Doa Tahajud Pendek

Doa Tahajud Pendek – Sholat tahajud merupakan sholat malam dan salah satu sholat sunnah yang dianjurkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Setiap manusia berusaha untuk terus menambah amal baik di dunia agar kelak nantinya di akhirat mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Berikut ini akan dipaparkan di bawah ini mengenai doa tahajud pendek yang dapat kita aplikasikan atau amalkan setelah melaksanakan sholat ini.

Pelaksanaan Sholat Tahajud

Sholat tahajud dilaksanakan setelah melaksanakan sholat isya dan sudah tertidur, meskipun hanya tidur dalam waktu 1 menit. Karena terdapat yang beranggapan sholat tahajud dikatakan tepat ketika telah melaksanakan sholat isya. Jika kita tertidur lalu terbangun, tetapi belum melaksanakan sholat isya maka sholat sunnah yang kita lakukan bukanlah sholat tahajud melainkan sholat sunah biasa atau disebut dengan shalat sunnah mutlaq.

Itu sebabnya kita harus melaksanakan sholat isya kemudian tidur dan terbangun untuk melaksanakan sholat isya. Waktu pelaksanaan yang terbaik untuk melaksanakan sholat isya yaitu di sepertiga malam. Kita bisa tidur dengan cepat agar terbangun di jam 02.00 WIB atau di jam 03.00 WIB untuk melaksanakan sholat tahajud.

Di sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang terbaik yang paling dianjurkan untuk melaksanakan sholat tahajud. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, dari Abu Hurairah,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Tuhan kami, Tabaroka wa Ta’ala, akan turun setiap malamnya ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, “Siapa yang memanjatkan do’a pada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun pada-Ku, Aku akan memberikan ampunan untuknya.”

Banyak yang mengalami kendala atau kesulitan untuk bangun di sepertiga malam. Kita harus berniat dengan sungguh-sungguh agar terbangun di sepertiga malam untuk melaksanakan sholat tahajud. Insyaallah akan terbangun di jam yang terbaik untuk melaksanakan sholat tahajud. Jika kita berniat dengan sungguh-sungguh, maka kita akan mendapatkannya.

Sholat ini mempunyai doa yang baik dibaca sesudah kita melaksanakan sholat tahajud. Doa yang baik dengan cara yang baik dalam memohon juga menjadi salah satu cara agar doa kita diijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT.

Untuk lebih jelasnya juga dapat membaca artikel sebelumnya mengenai shalat tahajud agar sholat kita semakin khusyuk.

Jumlah rakaat sholat tahajud yaitu tidak terbatas dengan minimal 2 rakaat. Rasulullah SAW. biasa melaksanakan sholat tahajud sebanyak 8 rakaat, dengan 4 kali sholat dan tiap sholat terdiri dari 2 rakaat, berarti terdapat 4 kali salam.

Sesudah melaksanakan sholat tarawih juga disunnahkan ditutup dengan melaksanakan sholat witir setelahnya. karena sholat witir merupakan pelengkap sholat atau penutup sholat sunnah. Untuk lebih jelasnya mengenai sholat witir dapat dilihat dari artikel sebelumnya.

Doa Sholat Tahajud

Doa Sesudah Shalat Tahajd
Doa Tahajud

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: “Ya Allah, Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta isinya. Bagi-Mu segala puji. Engkau raja penguasa langit dan bumi serta segala isinya. Bagi-Mu pemancar cahaya langit dan bumi. Bagi-Mu segala puji, Engkaulah yang hak, dan janji-Mu adalah benar, dan perjumpaan-Mu adalah hak, dan neraka adalah hak, dan nabi-nabi itu hak, dan nabi Muhammad SAW. Adalah benar dan saat hari kiamat itu adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri dan kepada-Mu aku beriman dan kepada-Mu aku bertawakal, kepada Engkau jugalah aku kembali dan kepada-Mu aku rindu dan kepada Engkaulah aku meminta keputusan. Ampunilah aku atas dosa yang telah aku lakukan dan yang kemudian baik yang aku sembunyikan maupun yang aku nyatakan. Engkaulah Tuhan terdahulu dan Tuhan yang terakhir. Tidak ada Tuhan melainkan Engkau. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah.”

Setelah membaca doa tersebut di atas, bisa dilanjutkan dengan membaca dzikir. Dzikir merupakan seperti pelengkap dalam doa. Karena dzikir merupakan puji-pujian kepada Rabb yaitu Allah SWT. Agar doa kita semakin didengar oleh Allah SWT. maka ada baiknya kita membaca dzikir tersebut.

Pertama, membaca tasbih yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ

Subhaanallaah

Artinya: “Maha Suci Allah.”

Kedua, membaca takbir yaitu:

اللهُ اَكْبَرُ

Allaahu akbar

Artinya: “Allah Maha Besar.”

Ketiga, membaca tahmid yaitu:

الْحَمْدُلِلهِ

Alhamdu lillaah

Artinya: “Segala Puji Bagi Allah.”

Atau bisa dengan kalimat tahmid yang lebih lengkap, yaitu:

الْحَمْدُلِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin

Artinya: “Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam.”

Keempat, membaca tahlil yaitu

لَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ

Laa ilaaha illallaah

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Allah.”

Untuk memudahkan membaca dan menghitung saat membaca kalimat dzikir tersebut lebih dimudahkan untuk membaca kalimat tahmid, takbir, tasbih, dan tahlil sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُلِلهِ وَلَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Subhaanallaah wal hamdu lillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji Bagi Allah dan tidak ada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.”

Jika sedang malas membaca sebanyak itu bisa dikurangi dengan jumlah sebanyak 3 kali atau 7 kali atau 11 kali. Kalimat dzikir sesudah sholat tahajud seperti tahmid, tahlil, tasbih, dan takbir tersebut di atas dibaca sebanyak 33 kali. Penutup kalimat untuk melengkapinya dengan membaca kalimat penutup.

Kelima, membaca kalimat penutup berikut ini:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai in qodiir.

Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya lah kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala-Nya.”

Keenam, membaca istighfar yaitu:

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

Astaghfirullaahal ‘adziim

Artinya: “Aku meminta ampunan kepada Allah Yang Maha Agung.”

Pembacaan dzikir tersebut di atas dibaca sebanyak-banyaknya tergantung keikhlasan dan kesanggupan kita dalam membacanya. Karena jika tidak khusyuk dalam membacanya maka akan mengurangi manfaatnya.

Baca Juga:

Demikianlah artikel kali ini tentang doa tahajud pendek. Dan apabila kita terus membacanya insyaallah akan memudahkan kita mengingat dan akan hafal dengan sendirinya. Semoga bermanfaat.

Doa Iftitah

Doa ibu
2 min read

Doa Turun Hujan

Doa ibu
1 min read

Syair Abu Nawas

Doa ibu
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *