Doa untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah

4 min read

Doa untuk Orang Sakit

Doa untuk Orang Sakit – Selain untuk menjaga adanya suatu kesehatan, melaksanakan doa juga digunakan untuk mencegah segala penyakit. Mungkin beberapa orang berdoa tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk orang sakit yang lainnya.

Berikut adalah kumpulan doa ketika orang yang sedang sakit. Doa itu terbaca untuk diri sendiri dan orang lain. Apalagi di tengah virus corona atau pandemi Covid-19, umat Islam harus lebih rajin berdoa untuk pencegahan berbagai penyakit.

Terdapat 5 doa yang bisa diucapkan kepada mereka yang sakit dan diterjemahkan dari Have Halal Will Travel.

Doa untuk Orang Sakit

Doa-Untuk-Orang-Sakitt

Telah di riwayatkan dengan Al-Bukhari, Aisyah R.A berkata:

“Ketika Nabi Muhammad SAW sedang sakit, beliau biasa membaca Surat An-Nas dan Surat Al-Falaq, dan kemudian meniupkan nafasnya ke tubuhnya. Ketika penyakitnya bertambah parah, saya biasa melafalkan kedua surah itu dan meniupkan ke kedua tangannya. Lalu menggosokkan ke tubuh dengan tangannya sendiri.”

Jumlah penderita positif Covid-19 di negara Indonesia yakni sudah terus bertambah. Pada Rabu 1 April 2020, 1.766 orang mengalami positif korona. Namun, mereka sering diisolasi dan dikeluarkan dari pasien. Meskipun Islam menghibur dan berdoa untuk saudari yang sakit itu.

Pertama

Dulu, Rasulullah SAW yakni sering mendoakan dam berkunjung teman-temannya yang sedang sakit. Berikut ini adalah beberapa doa yang diucapkan Nabi;

“Allahumma rabbannaasi adzhibil ba’sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa’a illa syifaauka syifaa’an laa yughadiru saqaman”

Artinya:
“Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit.” (HR. Bukhari)

Kedua

Nabi (berkah Allah besertanya) berdoa untuk Aisha ketika istrinya sakit dengan kata-kata berikut:

Amsihil ba’sa rabbannaasi biyadikas syifaa’u laa kaasyifa lahu illa anta

Artinya:
“Hilangkanlah rasa sakit wahai Rabb manusia, di tangan-Mu lah segala kesembuhan, dan tidak ada yang dapat menyingkap penyakit tersebut melainkan Engkau.” (HR. Buhari Muslim)

Ketiga

Ketika mengunjungi orang sakit, dia menganjurkan membaca doa setelah tanggal 7:

As alullaahal ‘azhiim rabbal ‘arsyil ‘azhiim an yasyfiyaka

Artinya:
“Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhan Arsy yang Agung semoga Dia menyembuhkanmu.”

Ibnu Abbas menyatakan, Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang mengunjungi orang sakit yang belum datang ajalnya kemudian ia mengucapkan (doa) di sebelahnya sebanyak tujuh kali: As alullaahal ‘azhiim rabbal ‘arsyil ‘azhiim an yasyfiyaka, maka Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut.” (HR. Abu Daud)

Keempat

Ketika Nabi Muhammad SAW saat akan pergi menjenguk orang sakit untuk menghibur mereka dengan mengatakan bahwa penggur dosa. Berikut ialah doa orang badui yang sedang mengalami demam:

Laa ba’sa thahur insyaa Allah

Artinya:
“Tidak apa, semoga menjadi penghapus (dosa), jika Allah menghendakinya” (HR. Bukhari)

Kelima

Nabi Muhammad SWA yakni telah mendoakan dalam menyebut dengan suatu amal yang sholeh, yang sudah dilakukan terhadap orang sakit tersebut:

Allaahummasyfi ‘abdaka yanka`u laka ‘aduwwan au yamsyii laka ilas shalati

“Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu yang telah banyak melukai musuh-musuh-Mu dan berjalan untuk melaksanakan shalat untuk-Mu.” (HR. Ahmad)

Keenam

Rasulullah berdoa kepada temannya, yang bernama Salman dengan melafadzkan:

Syafallahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘aafaaka fii Badanika wa jismika ilaa muddati ajalika

Artinya:
“Semoga Allah menyembuhkan sakitmu, mengampuni dosamu, menyehatkan badanmu dan jasadmu hingga waktu ajalmu.”

Ketujuh

Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) berdoa untuk Utsman bin Affan dengan berdoa:

Bismillahirrahmaanirrahim, u’idzuka billah al-ahad Asheshamad alladzi lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad min syarri maa tajid

Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, aku mendoakanmu dengan nama Allah Yang Esa, Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Yang tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia, dari segala keburuka yang engkau temui.”

Saat akan menjenguk orang sakit, yakni biasanya selain membawa bekal buah maupun makanan, kita juga harus mendoakan yang sakit agar sembuh dan sembuh segala penyakit.

Selain berdoa dalam bahasa arab, kita juga harus mendoakan yang sakit agar sakit karena mudah dikenali, terhindar dari kesalahpahaman atau bahkan orang yang jelek.

Seperti dikutip oleh pihak NU dalam Sahijab, Imam An-Nawawi menceritakan beberapa kisah dalam kitab Al-Adzkar yang diceritakan Nabi SAW saat mengunjungi seorang teman yang sakit. Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) selalu berdoa untuk kesembuhan dengan berbagai doa.

Etika Ketika Menjenguk Orang Sakit

Adapun terdapat berbagai jenis etika dalam menjenguk orang sakit, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Niat Menjenguk Orang yang Sakit

Kami ingin mencapai tujuan kami berdasarkan iman dan harapan kami akan pahala dari Tuhan. Dan jika Anda mampu membelinya, cobalah untuk membuat barang Anda berbentuk makanan favoritnya.

Disebutkan dalam hadits:

“Barang siapa memberi makan orang yang sakit apa yang diinginkannya, maka Allah akan memberi makan kepadanya dari buah-buahan surga.” (HR.Thabrani).

2. Ketika Menemui Orang Sakit Sampaikan Nama Anda

Jika Anda telah menemukan atau mengunjungi orang sakit, kami harus memberikan nama yang jelas kepada orang yang sakit tersebut karena dia mungkin tidak tahu pasti. Saat Anda tahu siapa yang akan bermain, orang sakit akan merasa bahagia dan menikmati jalan-jalan bersama Anda.

3. Usahakan Anda Duduk Dekat Di Samping Kepalanya

Jika memungkinkan, duduklah di samping yang sakit. Ini adalah contoh Nabi Muhammad dan orang-orang yang benar-benar mengejarnya.

berikut ialah riwayat dari Anas Ra,

“Apabila Nabi Muhammad menjenguk orang yang sakit, beliau duduk di sisi kepalanya.” (HR.Bukhari).

4. Usahakan Untuk Menjabat Tangan Orang yang Sakit

Cobalah berjabat tangan dengan tangan yang sakit, memegang tangan, alis, atau bagian tubuh lainnya seperti yang diajarkan kepada Rasullullah SAW.

Nabi berkata:

“Merupakan kesempurnaan menjenguk orang yang sakit adalah salah seorang kalian meletakkan (tangannya) pada wajahnya atau tangannya , kemudian bertanya bagaimana keadaannya. Dan, kesempurnaan penghormatan di antara kalian adalah berjabat tangan.” (HR.Ahmad dan Thabrani).

Ini dilakukan sebagai tanda perhatian dan cintanya padanya. Selain itu, penempatan tangan-tangan ini juga bisa meredakan nyeri.

5. Tanyakan Bagaimana Keadannya atau Kondisinya

Saat Anda menunjukkan empati, tanyakan caranya. Misalnya dengan menanyakan tentang rasa sakit yang mereka alami saat sakit, apakah sudah memeriksakan diri ke dokter dan sebagainya.

6. Menghibur Orang yang Sakit

Anda juga diperbolehkan untuk membuatnya tetap terhibur dengan mengatakan apa pun yang dapat menimbulkan optimisme dan keyakinan bahwa dia akan pulih. Sesuaikan hati dan pikiran Anda sehingga Tuhan dan pasien dapat bertahan.

Dan Anda juga harus mengingat dan menyebutkan tindakan dan kebajikan yang telah Anda lakukan dalam hidup Anda, dan kemudian memberikan pujian untuknya. Karena ini bisa menambah kebahagiaan dan optimisme.

Namun berhati-hatilah untuk tidak terlalu banyak bertanya karena hal ini dapat mempengaruhi ketenangan Anda. Dan jangan memberi terlalu banyak ceramah atau nasihat karena itu menyakiti perasaan.

7. Jangan Terlalu Lama di Samping Orang Sakit

Menghabiskan terlalu banyak waktu dengan orang sakit kecuali Anda memiliki hubungan khusus dengan orang sakit. Jika rasanya cukup baik, kita harus keluar dan istirahat sekarang.

Nabi berkata:

“Menjenguk yang paling utama pahalanya adalah cepat-cepat berdiri dari sisi orang yang sakit.” (HR.Dailami).

Namun, ketika pasien merasa puas dengan orang yang mengunjunginya secara teratur seumur hidup suaminya atau yang sering mengunjunginya, menjadi lebih penting bahwa dia mulai mengikuti pasiennya. Karena bisa bikin hati sangat senang sehingga bisa cepat sembuh.

8. Jagalah Ucapan Ketika Menjenguk Orang Sakit

Berhati-hatilah dengan apa yang Anda katakan atau lakukan ketika Anda berbicara, cobalah untuk mengatakannya dengan baik. Karena saat itu para malaikat ada disana, mempercayai setiap perkataan yang keluar dari mulut tersebut.

Nabi berkata:

“Apabila kalian menghadiri orang yang sakit atau mayat, maka ucapkanlah ucapan yang baik, karena sesungguhnya malaikat mengamini atas apa yang kalian ucapkan.” (HR.Muslim).

9. Mendoakan Orang yang Sakit

Penting untuk diingat ketika dia ingin mengunjungi orang sakit. Dan mungkin sudah menjadi kebiasaan umum bagi pengunjung untuk biasanya mendoakan orang sakit sebelum pergi.

Misalnya, katakan, “Semoga dapat kembali berkumpul Bersama Anda, semoga cepat sembuh, semoga lekas sehat, semoga kamu cepat diberi kesembuhan.”

Ucapan ialah doa, dan ungkapan itu tidak terkecuali. Apalagi saat ini, para bidadari juga ada dan sudah mengiyakan kata-katanya baik atau buruk.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Doa untuk Orang Sakit. Semoga bermanfaat.