Doa Untuk Orang Tua: Bacaan Arab, Latin dan Arti Lengkapnya

4 min read

Doa-Untuk-Orang-Tua

Doa Untuk Orang Tua – Orang tua termasuk ayah atau ibu yang menikah dalam perkawinan atau rumah tangga resmi dan membentuk keluarga. Keluarga, tentu saja, ada orang tua, yakni ada ayah dan ibu, serta anak-anak mereka dari hubungan dalam suatu biologis.

Orang tua memiliki tanggung jawab kepada putra sulungnya. Misalnya, menjaga agar rahim lahir ke dunia, yang mengajarkan, membiayai, dan mengajari anak-anaknya agar mereka mampu menjadi baik dan berguna bagi orang-orang di sekitar ketika anak-anaknya kelak tumbuh.

Ia harus mempersiapkan anak-anak agar siap untuk dapat bersosialisasi dan bersosialisasi serta menjadi generasi penerus.

Orang Tua

Orang tua memiliki arti yang sama bagi orang yang melahirkan kita, yaitu orang tua kandung. Namun, kondisi orang tua tidak selalu memburuk saat ia melahirkan. Orang tua juga bisa diartikan sebagai orang tua yang memberi makna pada hidup kita.

Orang tua yang mencintai kami dan menjaga kami sejak kecil. Meski bukan satu-satunya memilih di dunia yang suka menjadi orang tua. Kadang-kadang dalam hidup itu tidak diinginkan seperti suami dan istri yang tidak dapat melahirkan anak, atau banyak orang tahu dia adalah anak yang telah diadopsi, seperti yang paling sulit dalam kisah hidup selama ketidak hadiran mereka.

Banyak pasangan yang menikah putus karena merasa kurang sempurna saat belum memiliki anak. Banyak anak juga menderita akibat psikologis karena mengetahui bahwa orang tua yang tidak tahu pada saat ini bukanlah orang tua yang melahirkan.

Dasar Amalan Doa Anak Kepada Orang Tua

Doa-Untuk-Orang-Tua-11

Salah satu amalan yang tidak akan batal sekalipun orang yang meninggal adalah doa agar anak-anak belajar dan bertaqwa yang dapat dijadikan sebagai orang tua di akhirat. Ini sesuai dalam Sabda Nabi Muhammad SAW yakni:

Artinya:
“Jika seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh” (HR. Muslim).

Untuk anak yang berhubungan dengan orang tuanya, itu harus menjadi prioritas moral bagi setiap orang. Karena persetujuan orang tua sangat penting untuk kesuksesan anak-anak mereka.

Doa untuk para lansia bisa dilakukan pada saat orang tuanya masih hidup atau jika orang tuanya telah dibunuh. Salah satu kepolosan yang melekat pada seorang anak terkait dengan mendoakan orang tuanya.

Seperti yang kita lihat pada hadits di atas, shalat anak shalih merupakan sedekah jariyah yang akan mengalir hingga hari tua. Ada beberapa doa untuk lansia, seperti:

1. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Masih Hidup

Allahumma fighfirlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shokhiroon

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah seluruh dosa-dosaku dan dosa kedua orang tuaku. Baik ibu maupun bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil.”

2. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sudah Meninggal

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas

Wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dan muliakanlah dia di tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan dan dosa seperti baju putih yang bersih dari kotoran.

Dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga-Mu, dan lindungilah dia dari siksa kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.”

3. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sedang Sakit

Allahumma rabbannaasi adzhibil ba’sa wasy fihu, wa antas syaafi, laa syifaa-a illa syfaauka, syifaan laa yughaadiru saqaama

Artinya:
“Ya Allah, Rabb Manusia dan alam semesta, hilangkanlah kesusahan dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

4. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sedang Sakit Parah

Allahumma ahyini maa kaa natil khayatu khairalli, watawaf fanni adza kaanat wafaatu khiralli

Artinya:
“Ya Allah, sembuhkanlah penyakitnya saat itu lebih baik untuknya. Dan hidupnya saat itu lebih baik untuknya.”

5. Doa untuk Kedua Orang Tua dan Saudara

Allahummaghfirlii, waliwaalidayya, perang hamhumma, kamaa rabbayaanii shagiiraa

Walijami’il muslimina, walmuslimaati, walmu’miniina, wal mu’minaati, al ahyaa’i minhum wal amwati, wataabi ‘wabainanaa, wa baumum bil khairaati, rabbighfir warham wa anta khairur raahimiina.

Walaa quwwata, illa biilaahi ‘aliyyil adzim.

Artinya:
“Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku dan kasihanilah kedua orang tuaku sebagaimana kedua orang tuaku megasihiku ketika aku masih kecil.

Begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan.

Ya Allah berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Mu.”

Peran Orang Tua

Peran-Orang-Tua

Adapun berbagai jenis peran orang tua terhadap anak-anaknya, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Orang Tua Sebagai Trainer

Umumnya seorang Pembina sebagai seseorang yang menawarkan pelatihan berupa pengetahuan dan keterampilan. Ternyata peran ini sangat cocok bagi para lansia untuk mengajari anak Anda, apalagi jika ia adalah anak usia 1-7 tahun. Pada usia ini, pengaturan waktu mengajarkan dasar-dasar kehidupan sebagai wujud dasar pengetahuan dan keterampilan.

Misalnya, pengetahuan tentang tindakan atau nilai yang baik atau buruk. Anda juga dapat melakukan ini dengan mengajarkan pelatihan toilet anak Anda. Peran orang tua adalah memberikan detail sebaik mungkin.

b. Orang Tua Sebagai Terapis

Jika bahasanya digunakan, treatment adalah orang yang memperlakukan klien dengan cara tertentu. Orang-orang yang berada dalam situasi diperlakukan. Peranan para lansia disini, jika saya mempunyai anak dengan mental lemah, gugup, ragu, malas, kurang percaya diri, depresi, trauma, dan lain-lain, orang tua harus bisa mengembangkan segalanya dengan lebih baik lagi.

Terapis lansia, ketika remaja umumnya gagal menemukan identitas yang stabil dan mandiri, oleh karena itu seringkali tidak cocok bersama. Misalnya, anak merasa kesulitan dengan pelajaran tertentu, hingga kadang buru-buru ke sekolah. Orang tua juga bisa menjadi terapi, terutama jika Anda memiliki anak berkebutuhan khusus, kecanduan pornografi, kecanduan akut, dan perilaku negatif lainnya.

c. Orang Tua Sebagai Coach

Artinya, pelatih adalah orang yang membantunya mencapai tujuan dengan potensi jangkauan. Pelatih atau pembina akan mengajukan pertanyaan untuk mencapai tujuan. Orang yang lebih tua sebagai pelatih berusia antara 8 dan 21 tahun.

Meski ditujukan untuk remaja, ilmu pembinaan bisa diterapkan di segala usia. Dalam peran ini, orang tua memaksimalkan potensi anak untuk mencapai tujuan tertentu.

Guna memaksimalkan potensi diri anak, orang tua hendaknya mengetahui potensi diri anak dan mampu memanfaatkannya. Pada usia 15 tahun, anak telah menjadi dewasa. Jadi orang tua perlu mendampingi satu-satunya pertanyaan yang memaksimalkan potensi anak.

Skill Coach yakni begitu sangat bermanfaat bagi orang tua untuk mendukung perkembangan anak. Tentu saja, orang tua justru menjadi pelatih. Mudah-mudahan bila proses alami ini dipadukan dengan pengetahuan dan keterampilan, proses yang diikuti menjadi efektif dan lebih baik.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Doa Untuk Orang Tua. Semoga bermanfaat.

Doa Mayit

_pur
2 min read

Niat Puasa Wajib

_pur
2 min read