Hukum Nun Mati

2 min read

Hukum Nun Mati

Berikut ini merupakan materi tentang hukum nun mati. Pengertian nun mati, tujuan mempelajari hukum bacaan nun mati, serta jenis hukum bacaan nun mati.

Pengertian Nun Mati

Nun Mati ialah Nun yang tidak memiliki baris. Tapi selalu gunakan Harakat Sukun sehingga nun sukun ini tidak bisa didengar. Terkadang nun mati juga disebut nun Sakinah.

Dalam ilmu Tajwid, penempatan pada nun mati biasanya sebelum satu kalimat. Atau satu huruf hijaiyah dalam Al-Quran. Selain nun mati, ada tanda baca dalam Al-Quran. yang mana keduanya terkait hubungan erat.

Karena itu, nun mati memiliki peran yang sangat penting. Saat menentukan hukum bacaan Al-Quran.

Jadi pada dasarnya nun mati ini dimulai dari tanwin, sehingga kadang-kadang muncul secara lisan, tetapi menghilang di dalam tulisan.

Misalnya: lafadz alimun Khobir, Pembacaan lisan dibacakan dengan lantang.

Diskusi ini menunjukkan bahwa nun mati memiliki perbedaan dan persamaan dengan Tanwin.

Perbedaan:

Tanwin hanya menampakkan nun mati ketika diucapkan. bukan dalam tulisan teman-teman, tijangan sampai keliru menulis apa pun.

Persamaan:

Terletak dalam huruf nun yang sudah mati. Tidak dalam tulisannya bukan dalam ucapan.

Tujuan Mempelajari Hukum Bacaan Nun Mati

Sehingga kita bisa mencapai membaca Al-Quran dengan sempurna. Sementara membaca nun mati, itu adalah awal dari pembahasan tentang ilmu Tajwid.

Karena itu, kita perlu memberi perhatian khusus pada penelitian hukum nun tersebut. Jika kita mempelajari hukum mim mati, dan seterusnya itu akan salah.

Jadi mari kita membaca Quran dengan cara membacanya dengan baik. Sesuai dengan aturan ilmu Tajwid. Karena manusia yang terbaik adalah mereka orang orang yang mempelajari Al-Quran.

Seperti Rasulullah Saw bersabda:

“Yang terbaik dari kalian ialah orang-orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya”

Jenis Hukum Bacaan Nun Mati

Nun mati itu adalah salah satu hukum bacaan yang sudah ada dalam Al-Quran. Karena itu, hukum tersebut berlaku jika nun mati bertemu dengan salah satu huruf sesuai dengan hijaiyah.

Jadi jika hukum nun mati sesuai dengan salah satu huruf hijaiyah, ia memiliki 4 hukum:

  1. Izhar
  2. Idgham
  3. Iqlab
  4. Ikhfa

Sementara Tanwin adalah salah satu pembahsan paling penting ketika belajar tentang pengetahuan ilmu tajwid. Karena itu, saya akan membahas satu persatu secara berturut-turut dalam bentuk praktis dan terperinci.

Hukum bacaan mim mati bertemu dengan Izhar

1. Izhar Halqi

Menurut bahasa memiliki makna yaitur; jelas, terang dan terlihat.

Sedangkan menurut istilah ialah :

Mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya tanpa bersenandung atau tanpa mendengungkan suara

Pembahasan ini sudah jelas bahwa menunjukkan cara membaca nun mati dan tanwin. Tanpa harus mendengungkan suara ketika bertemu dengan salah satu huruf izhar akan tetapi harus dibaca dengan jelas.

Ada enam jenis huruf Izhar. yang dimana disebut juga dengan huruf halqi, karena semua mahraj dari huruf ini terletak di dalam tenggorokan.

idzhar-2

2. Izhar Muthlaq

Izhar Muthaq ialah ketika ada nun mati bertemu dengan huruf ya’dan Wau di dalam satu kalimat. Maka harus dibaca dengan jelas.

Hukum Bacaan Nun Mati bertemu Idgham

Menurut bahasa Idgham berarti : memasukkan

Sedangkan menurut istilah Idgham adalah :

Jika ada pertemuan antara huruf-huruf yang mati dengan huruf-huruf yang hidup, maka itu akan menjadi huruf yang bertasydid.

Dari pembahasan ini tampak jelas bahwa Idgham dibaca dengan cara memasukkan huruf mati atau Tanwin dalam huruf-huruf Idgham. Seolah-olah huruf itu bertasydid dan menjadi satu, meski pada dasarnya tidak bertasydid.

Hukum Bacaan Nun Mati Bertemu dengan Iqlab

Menurut bahasa iqlab memiliki arti ; Mengubah beberapa dari bentuk aslinya.

Sedangkan menurut istilah adalah:

Menyatukan huruf satu pada huruf lain dengan cara mendengung.

Cara membaca iqlab hanya menggantikan bunyi nun mati dengan bunyi mim dengan cara memasukkan lalu mendengung.

Hurufnya itu hanya satu, yaitu huruf ba’.

Nun Mati Bertemu dengan Ikhfa’ Haqiqi

Menurut bahasa ikhfa memiliki arti: menyembunyikan.

Sedangkan menurut istilah ikhfa’ adalah :

Ikhfa’ ialah mengungkapkan huruf mati yang tersembunyi dari Tasydid pada saat membaca. Antara terang dan memasukan dan dengan mendengung di dalam huruf.

Ini sudah jelas. Jika ada salah satu huruf Hijaiyah bertemu dengan huruf ikhfa’, maka cara membacanya harus jelas, memasukan dan mendengung. seakan akan seperti bertemu dengan huruf Indonesia “ng”.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kita sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Hukum Nun Mati. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Qalqalah

Doa ibu
2 min read

Hukum Mad Thobi’i

Doa ibu
2 min read

Mad Wajib

Doa ibu
1 min read