Hukum Melaksanakan Sholat Jumat bagi Laki-laki Disertai Dalilnya

2 min read

Hukum Sholat Jumat

Hukum Melaksanakan Sholat Jumat bagi Laki – laki Disertai Dalilnya – Ibadah sholat Jumat merupakan pengganti ibadah sholat dzuhur bagi laki – laki Muslim yang dilaksanakan pada hari Jumat. Sholat yang dikerjakan dengan dua khutbah di dalamnya.

Memang benar di saat seperti ini di mana wabah virus corona yang sedang merajalela begitu membuat khalayak ramai khawatir dan tidak tenang dalam melaksanakan ibadah sholat. Apalagi harus berkumpul dengan banyak orang dalam suatu tempat,

Meskipun begitu, kita tetap melaksanakan kewajiban kita sebagai umat Muslim untuk beribadah, apalagi pemerintah telah memperbolehkan melakukan ibadah di masjid yang tentunya harus mengikuti protokol kesehatan.

Kenapa begitu pentingnya ibadah sholat Jumat? Padahal ibadah sholat Jumat bukan salah satu dari ibadah sholat wajib lima waktu. Berikut ini akan dijelaskan nih mengenai hukum dari melaksanakan ibadah sholat Jumat bagi laki – laki Muslim. Simak terus ya.

Sholat Jumat di Masjid

Ibadah sholat Jumat merupakan pengganti dari ibadah sholat dzuhur yang dikerjakan sebanyak dua rakaat di hari Jumat.

Dalam Islam pelaksanaan ibadah sholat Jumat hukumnya yaitu fardhu ‘ain. Maksud dari fardhu ‘ain di sini yaitu wajib dilaksanakan bagi tiap – tiap laki – laki Muslim. Setiap laki – laki yang beragama Islam harus mengerjakan ibadah sholat tersebut tanpa terkecuali dan harus memenuhi syarat wajib dari ibadah sholat Jumat.

Allah SWT. telah memerintahkan untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat. Hal ini tercantum dalam ayat Al Quran yaitu:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاَةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Wahai orang – orang yang beriman, jika kamu diperintahkan untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Jumu’ah ayat 9)

Berdasarkan perintah Allah SWT. kita harus melaksanakan ibadah sholat Jumat karena ibadah sholat Jumat merupakan sholat pengganti dari ibadah sholat dzuhur yang mana sangat dibebankan kepada laki – laki.

Melaksanakan ibadah sholat Jumat lebih dari 40 orang merupakan syarat sah dari pelaksanaan sholat Jumat. Ibadah sholat Jumat dikerjakan di masjid.

Karena sekarang negara kita, Indonesia, sedang mengalami wabah virus corona, pemerintah telah menganjurkan untuk seluruh umat Muslim yang beribadah di masjid untuk tetap mengikuti dan mematuhi dalam menjalankan protokol kesehatan.

Kenapa hal ini dilakukan?

Tujuannya yaitu untuk menghentikan penyebaran virus corona. Tetapi yang lebih penting yaitu agar kita tetap dapat melaksanakan ibadah sholat Jumat di masjid dan dapat melaksanakan ibadah sholat secara khusyuk tanpa takut akan tertular virus ini.

Melaksanakan ibadah sholat Jumat merupakan perkara yang penting, bahkan Allah SWT. menyeru kepada umat Nya untuk meninggalkan apa yang dikerjakannya dan melaksanakan ibadah sholat Jumat di masjid. Karena ibadah sholat Jumat lebih baik daripada pekerjaan apapun.

Allah SWT. berfirman dalam sebuah ayat suci Al Quran yaitu:

وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا ۚ قُلْ مَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ ۚ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Artinya: “Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu yang sedang berdiri (berkhutbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan.”, dan Allah Sebaik – baik Pemberi Rezeki.” (QS. Al Jumu’ah ayat 11)

Ibadah sholat Jumat tidak diwajibkan untuk seluruh umat Muslim. Hal ini berdasarkan suatu hadits, Thariq bin Syihab radhiyallahu ’anhu pernah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

الجمعةُ حقٌّ واجبٌ على كلِّ مسلمٍ فبجماعةٍ إلاَّ أربعةً عبدٌ مملوكٌ أوِ امرأةٌ أو صبيٌّ أو مريضٌ

Artinya: “Sholat Jumat itu wajib bagi setiap Muslim dengan berjamaah kecuali empat (golongan): hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit.” (HR. Abu Daud)

Berdasrkan hadits tersebut tidak diwajibkan melaksanakan ibadah sholat Jumat untuk orang – orang berikut ini:
a. hamba sahaya atau budak
b. wanita
c. anak kecil yang belum baligh atau dewasa
d. orang yang sakit

Meskipun saat ini negara kita sedang mengalami masalah tetapi kita tidak boleh lupa masih ada Allah SWT. yang akan terus membantu kita. Teruslah dekat kepada Nya, beribadah kepada Nya, dan memohon agar semua bencana yang menimpa negara kita segera berakhir agar dapat beribadah beraktivitas dengan normal kembali.

Baca Juga:

Demikianlah artikel mengenai hukum dari melaksanakan ibadah sholat Jumat bagi laki – laki yang telah dijelaskan secara lengkap dan disertai dengan dalilnya. Tetaplah mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah agar beribadah di masjid lebih nyaman dan khusyuk, serta dapat saling menjaga satu sama lain agar tetap sehat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sekalian. Terima kasih.