Idgham Mutamatsilain

1 min read

Idgham Mutamatsilain

Materi Idgham Mutamatsilain (Idgham Mimi) dengan pengertian, cara membaca serta contoh melalui membaca, disertai dengan gambar.

Selain idzhar syafawi dan ikhfa syafawi, idghom mimi termasuk dalam salah satu teknik bacaan dalam hukum mim mati.

Hukum membaca Idgham Mutamatsilain ialah ketika dua huruf yang sama, yang pertama adalah sukun dan yang kedua adalah hidup. Cara membacanya dengan memasukkan huruf pertama pada huruf kedua. Pengecualian: Jika huruf mim bertemu mim dan nun bertemu nun, maka bacaan dengung ditambahkan.

Pengertian Idgham Mutamatsilain

Idgham Mimi atau Idgham Mutamaatsilain adalah hukum bacaan yang terjadi ketika ada surat Hijaiyah. Mim Sukun atau mim mati yang bertenu dengan huruf Mim, tetapi harus memiliki harokat.

Mutamaatsilain mengatakan bahwa hukum ini terjadi antara pertemuan dua huruf Hijaiyah dengan makhraj dan karakteristik yang persis sama, tetapi secara khusus untuk huruf-huruf Mim Sukun bertemu huruf mim yang berharokat. Dan itu disebut Idgham karena cara membacanya adalah menggabungkan atau meleburkan huruf menjadi huruf Hijaiyah setelahnya. Biasanya hukum ini disebut dengan istilah ditsydidkan.

Mutamatsilain artinya sama atau serupa, karena Idghom Mutamatsilain adalah huruf mim mati yang bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya ketika mim sukun diidghamkan dan disertai Ghunnah dan ditahan dua rakaat.

Cara Membaca Idgham Mutamatsilain

Cara membaca Idghom Mutamatsilain ialah dengan memasukkan huruf pertama ke dalam huruf kedua sehingga menjadi huruf dalam satu pelafalannya dan bukan dalam bentuk tulisan. huruf dimasukkan dengan mentaydidkan huruf kedua. Jika ternyata pembacaan idgham terjadi dalam huruf qolqolah, maka qolqolah tidak dinampakkan dalam bacaannya.

Pengecualian Idgham Mutamatsilain

Setidaknya ada pengecualian ketika membaca Idgham Mutamatsilain, yaitu bahwa hukum Idgham Mutamatsilain tidak berlaku jika wawu cocok dengan huruf wawu atau ya ‘cocok dengan huruf ya.

Contoh Bacaan Idgham Mutamatsilain

Berikutnya adalah “Contoh”, penulis akan memberikan contoh hukum bacaan Idgham Mutamatsilain dalam Alquran kali ini. Pembaca juga dapat menanyakan atau meminta hukum bacaan lainnya seperti ini di artikel ini.

Contoh hukun-hukum membaca Idgham Mutamatsilain dalam artikel ini adalah contoh campuran apakah itu satu atau dua kata. Selain contoh Idgham Mutamatsilain, nomor surat dan ayat juga diberikan.

Hukum membaca Idgham Mutamatsilain ialah ketika dua huruf adalah umum, yang pertama adalah sukun dan yang kedua adalah hidup. Cara membacanya dengan memasukkan huruf pertama pada huruf kedua. Pengecualian: Jika huruf mim memenuhi mim dan nun memenuhi nun, membacanya dengan ditambahkan dengung.

Kebanyakan contoh Idgham ini dalam bentuk huruf lam bertemu lam. Ada banyak contoh. Dalam contoh-contoh ini, penulis tidak mencantumkan Idgham Mutamatsilain yang menggunakan Ghunnah (huruf mim dan nun).

Berikut ini adalah contoh lengkap Idgham Mutamatsilain bersama dengan nama sura dan nomor ayat. Ada yang penuh dengan ayat dan ada yang terputus. Hukum membaca Idgham Mutamatsilain berwarna merah.

Perbedaan

Idgham ini (meleburkan dua huruf yang sama) adalah pertemuan dua huruf yang sama dari sifat dan Makhraj mereka (tempat keluarnya). Seperti huruf Dal bertemu Dal, huruf ba’bertemu dengan ba dan sebagainya.

Contoh: قدْ دَخَلَخَوْا = قدقَلَّخَوُا – اِضْرِبْ بِعِاكَ = اِضْرِضْبِعِّاكَ

Idgham mutaqaribain (yang hampir) ialah pertemuan dua huruf yang berhampiran sifat dan makrajnya adalah ba bertemu mim, qaf bertemu kaf dan tha’ bertemu dzal.

Contoh: اِركَبَ مَعَنَا = اِرِكَ مَّعَّنَا – اَلَمْ نَخْلُقْكُقْمْ = اَلَمْ نَخْـلَخْـكُـمْ

Idgham mutajanisain (yang sejenis) adalah pertemuan dua huruf dengan Makhraj yang sama, tetapi tidak sama sifatnnya seperti ta ‘dan tho, lam dan ra’ serta dhzal dan zho.

Contoh:
هَمَّتْ طَاطَفَةٌ = هَمَّ طَّاطَّفئِةٌ – قُلقُ رَبِّ = قُـرقُـبِّ – اِذْ ظَلظَمُوُا = اِظَّلِظَّمَوُا

Qalqalah

Doa ibu
2 min read

Hukum Mad Thobi’i

Doa ibu
2 min read

Mad Wajib

Doa ibu
1 min read