Tata Cara dan Bacaan Ijab Kabul

3 min read

Tata Cara dan Bacaan Ijab Kabul

Tata Cara dan Bacaan Ijab Kabul – Menikah merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. untuk menyempurnakan agama. Dengan menikah menjadikan hubungan agar lebih halal dan sah yang akan menyatukan dua ikatan antar batin dan fisik laki – laki dan perempuan untuk membangun mahligai kehidupan berumah tangga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Menikah tidak hanya sekedar menikah. Menikah memiliki tata caranya sendiri sama halnya dengan ibadah lainnya. Menikah diawali dengan akad nikah. Menikah juga memiliki rukun menikah. Salah satu dari rukun menikah yaitu pembacaan ijab dan qabul.

Tahukah kamu bagaimana tata cara ijab kabul? Dan bagaimana dengan bacaan dari ijab kabul?

Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap tentang tata cara dan bacaan ijab kabul. Simak terus artikel kali ini ya.

Pengertian Ijab Kabul

Akad nikah dilakukan dengan mengucapkan ijab dan qabul antara calon mempelai laki – laki dengan ayah dari mempelai perempuan. Jika ayah dari mempelai wanita tidak sanggup untuk menikahkan anaknya bisa digantikan dengan wali nikahnya.

Seperti saudara kandung laki – laki atau keluarga dari ayah seperti paman atau om yang berasal dari keluarga ayah mempelai perempuan . Tetapi akan lebih baik jika orang tua sendiri yang menikahkan anaknya. Jika tidak ada salah satunya maka dapat diwakilkan oleh wali hakim dari KUA (Kantor Urusan Agama).

Ijab dan qabul berasal dari bahasa Arab yang artinya yaitu:

Ijab merupakan ucapan penyerahan yang diucapkan oleh wali (dari pihak perempuan) atau wakilnya sebagai penyerahan kepada mempelai laki – laki. Dan kabul berasal dari kata qobul yang artinya yaitu ucapan dari pengantin laki – laki atau wakilnya sebagai tanda penerimaan.

Ijab kabul merupakan ucapan dari wali atau orang tua yaitu ayah dari mempelai wanita yang akan menikahkan putrinya tersebut kepada calon mempelai laki – laki.

Proses ijab kabul ini dilakukan sebagai sebuah kesepakatan atau tanda bahwa orang tua dari pihak mempelai perempuan melepaskan putrinya untuk dinikahi oleh calon mempelai laki – laki. Calon mempelai laki – laki tersebut kemudian menerima mempelai perempuan tersebut untuk dinikahinya.

Setelah melaksanakan ijab kabul maka para saksi dan hadirin yang datang untuk menghadiri proses akad nikah berkata “sah”. Maka, itu artinya ijab kabul terlaksana dengan baik dan pernikahan telah sah di mata agama. Kedua mempelai tersebut telah resmi menjadi sepasang suami dan istri.

ijab-kabul

Tata Cara Ijab Kabul

Berikut ini merupakan tata cara dari proses ijab dan qabul dalam sebuah pernikahan:

Sebelum membaca bacaan dari ijab dan kabul sebaiknya diawali dengan membaca ta’awudz, basmalah, dan istighfar sebanyak tiga kali. Hal itu dilakukan untuk membuat calon mempelai laki – laki atau pun mempelai perempuan terbebas dari gangguan jin dan setan sehingga menjadi lebih rileks dan lancar dalam proses mengucapkan ijab dan kabulnya.

Bacaan Ta’awudz

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A ’uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim.

Artinya:
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Bacaan Basmalah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Bismillaahir rahmaanir rahiim.

Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Bacaan Istighfar

اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ

Astaghfirullaahal ‘adziim. 3x

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.” (tiga kali)

Setelah itu, barulah ayah atau wali dari mempelai perempuan dan calon mempelai laki – laki mengucapkan ijab dan qabul dihadapan para saksi.

Bacaan Ijab Kabul

Bacaan Ijab dan Kabul dalam Bahasa Indonesia

Berikut ini bacaan ijab yang dibaca oleh ayah atau wali nikah dari mempelai perempuan:

Bacaan Ijab

Saudara atau Ananda … (nama mempelai laki – laki) bin … (nama ayah mempelai laki – laki) Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama: … (nama mempelai perempuan) dengan maskawinnya berupa … (sebutkan mahar atau maskawinnya) dibayar tunai.

Atau bisa juga dengan lafal ijab berikut ini:

Saudara atau Ananda … (nama mempelai laki – laki) bin … (nama ayah mempelai laki – laki) Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan … (nama mempelai perempuan) binti … (nama ayah mempelai perempuan) dengan maskawinnya berupa … (sebutkan mahar atau maskawinnya) dibayar tunai.

Bacaan Kabul

Kemudian, mempelai laki – laki langsung menjawab dengan kalimat kabul berikut:

Saya terima nikahnya dan kawinnya … (nama mempelai perempuan) binti … (nama ayah mempelai perempuan) dengan maskawinnya yang tersebut, tunai.

Bacaan Ijab dan Kabul dalam Bahasa Arab

Bacaan Ijab

Akad akan dimulai oleh ayah atau wali dari mempelai perempuan dengan bacaan berikut:

أَنْكحتُكَ وَزَوَّجْتُكَ مَخْطُوبَتَكَ بنتي……. علىالمَهْرِ……….. حَالًا

Ankahtuka wa zawwajtuka makhtuubataka … (nama mempelai perempuan) binti … (nama ayah mempelai perempuan) ‘alal mahri … (sebutkan mahar atau maskawinnya) haalan.

Artinya: “Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku … (nama mempelai perempuan) dengan mahar (sebutkan mahar atau maskawinnya) dibayar tunai.”

Bacaan Kabul

Kemudian mempelai laki – laki menjawab, seperti berikut:

قَبِلْتُ نِکَاحَهَا وَ تَزْوِيْجَهَا عَلَي الْمَهْرِ الْمَذْکُوْرِ وَ رَِضِْیتُ بِهِ وَ اللهُ وَلِيُّ التَّوْفِیْقِ

Qabiltu nikaahahaa wa tazwiijahaa ‘alal mahril madzkuuri wa radhiitu bihi wallaahu waliyyut taufiiq.

Artinya:
“Saya terima nikahnya dan kawinnya, dengan mahar atau maskawin yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah.”

Kemudian setelah pembacaan ijab dan qabul tersebut, maka dilanjutkan dengan para saksi yang akan mengambil keputusan “sah atau tidak sahnya” ijab dan kabul tersebut. Kemudian akan disahkan oleh penghulu.

Jika para saksi berkata tidak sah, maka ijab dan kabul akan diulang kembali. Hingga diulang sampai tiga kali jika tidak sah juga. Ada baiknya untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum melakukan ijab dan kabul, untuk membantu mempelai laki – laki lebih tenang dan lancar saat proses ijab dan kabul.

Biasanya ijab dan qabul menjadi tidak sah dikarenakan salah dalam pengucapan nama atau karena terputus saat pengucapan ijab dan qabulnya.

Jadi sebelum memulai prosesi akad nikah, ada baiknya kamu menenangkan hati dan pikiran kamu ya supaya berjalan dengan lancar dan dalam sekali pembacaan ijab dan qabul ya. Jangan lupa juga untuk berlatih membaca qabul bagi calon mempelai laki – laki.

Baca Juga:

Demikanlah artikel mengenai Tata Cara dan Bacaan Ijab Kabul. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu kamu yaa. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read