Jenis-Jenis Rezeki

2 min read

Jenis-Jenis Rezeki

Jenis-Jenis Rezeki – Tiap – tiap manusia memiliki rezeki masing – masing. Tiap manusia sudah ditetapkan oleh Allah SWT. tidak usah takut rejeki akan tertukar. Rezeki pun memiliki beberapa jenis.

Berikut ini akan dijelaskan mengenai jenis – jenis dari rezeki secara lengkap.

Jenis Rezeki

Adapun jenis – jenis rezeki sebagai berikut:

a) Rezeki yang telah dijamin

Hal ini tercantum di dalam Al Quran surat Hud ayat 6, Allah SWT. berfirman:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Artinya: “Dan tidak ada suatu makhluk bergerak (bernyawa) pun di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya.” (QS. Hud ayat 6)

Siapa pun itu, mau dia orang tua atau anak – anak telah dijamin oleh Allah SWT. rezekinya. Bahkan seseorang yang hilang akal pun akan diberikan rezeki oleh Allah SWT.

Seekor binatang pun juga memiliki rezekinya masing – masing, Allah SWT. berfirman:

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم

Artinya: “Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Ankabut ayat 60)

b) Rezeki karena usaha

Allah SWT. menyukai orang – orang yang berikhtiar dalam melakukan sesuatu. Ikhtiar maksudnya yaitu berusaha dan kemudian berdoa. Untuk memperoleh rezeki kita diperintahkan untuk bekerja mencari rezeki kemudian jika kita telah berusaha tinggal kita berdoa kepada Allah SWT. atas usaha kita. Berusaha untuk mencari rezeki yang halal yang diridhai Allah SWT.

Allah SWT. berfirman:

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى

Artinya: “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.” (QS. An Najm ayat 39)

c) Rezeki karena istighfar

Memohon ampunan Allah SWt. atas dosa – dosa yang kita perbuat dapat membuat rezeki kita berlimpah dan lancar. Hal itu merupakan salah satu manfaat dari istigfar. Mengamalkan istighfar secara rutin dapat membuat rezeki kita semakin lapang.

Hal ini terdapat dalam Al Quran surat Nuh ayat 10 sampai 12. Allah SWT. berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

Artinya: “Maka aku berkata, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan melimpahkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun – kebun dan mengadakan untukmu sungai – sungai”.” (QS. Nuh ayat 10-12)

d) Rezeki karena menikah

Menikah merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Allah SWT. juga memerintahkan seseorang hambanya untuk menikah. Setelah menikah, kita sudah tidak lagi menjadi tanggungan orang tua kita.

Allah SWt. berfirman pada surat An Nur ayat 32 yaitu:

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Dan nikahkanlah orang – orang yang masih belum menikah di antara kamu, dan juga orang – orang yang pantas dari hamba sahayamu baik laki – laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan melimpahkan rezeki yang cukup kepada mereka dengan kurnia -Nya. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui” (QS. An Nur ayat 32)

Dengan menikah Allah SWt. memberikan rezeki yang lebih kepada kita. Oleh karena itu kita sering mendengar orang berkata, “rezeki istri ini”.

Karena memang dengan menikah rezeki kita ditambahkan oleh Allah SWT. Jangan takut jika rezeki kita akan berkurang karena menikah. Percayalah akan janji Allah SWT. dan Allah SWT. akan menolong orang – orang yang ingin menjaga kesucian dirinya dengan memilih menikah.

e) Rezeki karena anak

Anak merupakan harta yang tak ternilai yang selalu diidamkan oleh sepasang suami dan istri. Anak akan menjadi jalan orang tua nantinya dalam menuntun orang tua ke suga. Jadi, menjadi orang tua sangatlah sulit karena harus menjaga dan mengajarkan agar menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Anak juga mempunyai rezekinya masing – masing. Jangan takut karena rezeki kita semakin berat jika memiliki anak, justru sebaliknya.

Hal ini tercantum dalam surat Al Isra’ ayat 31. Allah SWt. berfirman:

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

Artinya: “Dan janganlah engkau membunuh anak – anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS. Al Isra’ ayat 31)

f) Rezeki tak terduga

Sering kali kita mendapatkan rezeki yang tidak disangka – sangka. Allah SWT. memberikan kita rezeki lewat orang lain.

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا . وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At Thalaq ayat 2-3)

Jika kita bertakwa kepada Allah SWT., Allah SWT. akan memberikan kita rezeki yang tidak terduga. Yang tidak bisa kita bayangkan.

g) Rezeki karena bersyukur

Berbagi dengan orang lain merupakan cara kita bersyukur kepada Allah SWT. atas nikmat rezeki yang telah Allah SWT. berikan kepada kita. Mensyukuri apapun dan berapapun yang kita dapatkan merupakan suatu kenikmatan tersendiri agar kita selalu merasa cukup dan tenang dalam menjalani hidup.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya: “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim ayat 7)

h) Rezeki karena sedekah

Allah SWT. menyukai orang – orang yang bersedekah dan akan mengganti berlipat ganda apa yang telah kita sedekahkan. Allah SWT. berfirman:

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

Artinya: “Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak dan sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.” (QS. Al Baqarah : 245)

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai jenis rezeki. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membuat kamu semakin semangat dalam mencari rezeki ya. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *