Keutamaan Puasa Ramadhan

2 min read

Keutamaan Puasa Ramadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan – Tahukah kamu kenapa umat Muslim menunggu datangnya bulan Ramadhan? Atau kenapa umat Muslim bersedih akan bulan Ramadhan yang sudah akan berakhir?

Ya bagi yang mengetahui keutamaan – keutamaan yang ada pada bulan Ramadhan, di mana diwajibkan bagi seluruh umat Islam untuk berpuasa, mereka akan sangat senang ketika bulan Ramadhan akan tiba, tetapi juga akan menjadi sedih karena bulan Ramadhan akan segera berakhir.

Bagi kamu yang tidak mengetahui keutamaan apa saja yang akan kita dapatkan ketika berpuasa di bulan Ramadhan jangan khawatir. Kita belajar bersama yuk.

Artikel ini akan menjelaskan mengenai beberapa keutamaan yang akan kita peroleh dengan berpuasa di bulan Ramadhan.

Keutamaan Puasa

Bulan yang mulia yang penuh dengan pahala, bulan yang suci, yaitu bulan Ramadhan. Dengan melaksanakan puasa pada bulan ini kita tidak hanya menjalankan kewajiban kita sebagai umat Islam. Tetapi juga memiliki keutamaan yang dapat kita peroleh.

Beberapa keutamaan puasa di bulan Ramadhan yaitu:

1. Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Allah SWT. berfirman dalam Al Quran surat Al Qadr ayat 1 sampai 3, yaitu:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ . لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr : 1-3)

Adapun pada ayat lain, Allah SWT. berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Artinya:
”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami -lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan ayat 3)

2. Bulan Diturunkannya Al Quran

Selain berpuasa sebulan penuh, bulan Ramadhan merupakan menjadi bulan diturunkannya Al Quran. Tercantum dalam surat Al Baqarah ayat 185, bahwa:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:
“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia, dan penjelasan – ­penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Oleh karena itu, barang siapa di antara kamu ada (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, hendaklah ia ber­puasa pada bulan itu, dan barang siapa yang sakit atau berada dalam perjalanan (lalu ia tidak berpuasa), maka (ia wajib menggantinya) sebanyak hari yang ia tinggalkan itu pada hari – hari yang lain. Allah meng­hendaki kemudahan bagi kamu, dan tidak meng­hendaki kesukaran bagi kamu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangan (bulan) itu dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk -Nya yang diberi­kan kepada kamu supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah ayat 185)

3. Dikabulkannya Doa

Dari Jabir bin ‘Abdillah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

Artinya:
“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Artinya:
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak yaitu: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi.” (HR. At Tirmidzi)

4. Diampuni Segala Dosa

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
“Bahwa Nabi Muhammad bersabda, Barang siapa yang menunaikan sholat di malam lailatul qadar dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, maka Akan diampuni dosa – dosa yang terdahulu. Dan barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa – dosa yang terdahulu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Pintu Neraka Ditutup dan Setan Dibelenggu

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Artinya:
“Jika masuk bulan Ramadhan, pintu – pintu rahmat dibuka, pintu – pintu neraka ditutup dan setan – setan pun diikat dengan rantai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Jalan Meraih Ketakwaan

Tercantum dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT. berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya:
“Wahai orang – orang yang beriman, diwajibkan atas kamu untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang – orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah ayat 183)

7. Pahala yang Berlipat Ganda

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَف الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Artinya:
“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman, “Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk -Ku dan Aku yang akan membalasnya, sebab orang yang berpuasa itu telah meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku”. Dan bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu Rabb -Nya. Dan sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari aroma kasturi.” (HR. Muslim)

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai keutamaan puasa pada bulan Ramadhan yang akan kita dapatkan jika melaksanakan ibadah puasa. Semoga dapat menambah wawasan kamu. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read