Keutamaan Membaca Bacaan Sayyidul Istighfar Sesuai Al Quran Hadits

2 min read

Keutamaan Sayyidul Istighfar

Keutamaan Membaca Bacaan Sayyidul Istighfar Sesuai Al Quran Hadits – Beristighfar bukan hanya perkara yang akan kita lakukan jika melakukan kesalahan saja. Banyak hal yang dapat kita dapatkan dengan beristighfar.

Dengan beristighfar kita berharap agar segala dosa – dosa yang kita lakukan baik yang di sengaja atau pun tidak di sengaja dapat diampuni oleh Allah SWT. Dengan membaca bacaan sayyidul istighfar kita juga akan memperoleh banyak keutamaan lainnya.

Bacaan sayyidul istighfar merupakan raja dari segala doa. Lantas apa saja keutamaan yang akan kita dapatkan jika kita rutin untuk membaca bacaan doa sayyidul istighfar?

Tenang guys, setelah ini kita akan bahas tentang keutamaan dari membaca bacaan sayyidul istighfar sesuai dengan Al Quran dan Hadits ya.

Tasbih - Istighfar

Sayyidul istighfar merupakan salah satu dari bacaan istighfar yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan raja dari segala doa. Bacaan sayyidul istighfar ini merupakan istighfar yang paling baik yang dapat kita amalkan.

Pengertian dari sayyidul istighfar itu sendiri yaitu raja dari segala doa agar kita sebagai umat manusia dapat diampuni segala dosanya oleh Allah SWT.

Dalam beberapa hadits mengenai bacaan sayyidul istighfar juga telah disebutkan amalan dan keutamaan dari bacaan sayyidul istighfar.

Membaca bacaan sayyidul istighfar tentunya merupakan salah satu kebiasaan baik yang akan mendatangkan banyak keutamaan dalam hidup kita.

Keutamaan – keutamaan mengenai membaca bacaan sayyidul istighfar terdapat dalam Al Quran dan Hadits yang telah disebutkan oleh Allah SWT. dan Rasul Nya.

Adapun beberapa keutamaan mengenai membaca bacaan sayyidul istighfar yaitu di antaranya:

a. Dijanjikan Tempat di Surga

Berdasarkan hadits riwayat Al Bukhari menyatakan bahwa Allah SWT. akan menjanjikan tempat di surga bagi orang – orang yang sering membaca bacaan sayyidul istighfar, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوْقِنًا بِهَا، فَمَـاتَ مِنْ يوْمِهِ قَبْل أَنْ يُمْسِيَ، فَهُو مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوْقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Artinya: “Barang siapa yang membaca sayyidul istighfar di waktu siang hari dengan penuh keyakinan, kemudian meninggal dunia pada hari itu sebelum datang waktu sore, maka dia termasuk ahli surga. Dan siapa saja yang membaca di waktu malam dengan penuh keyakinan, kemudian dia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka dia juga termasuk penghuni surga.” (HR. Al Bukhari)

b. Diampuni Dosa – Dosanya oleh Allah SWT.

Allah SWT. berkata bahwa akan mengampuni segala dosa – dosa umatnya yang melakukan kejahatan dan menganiaya diri sendiri ketika bersungguh – sungguh memohon ampunan Allah SWT. Hal ini terdapat dalam Al Quran yaitu Surat An Nisa ayat 110 Allah SWT. berfirman,

وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Dan barang siapa melakukan kejahatan dan menganiaya dirinya kemudian dia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An Nisa ayat 110)

c. Mencegah Azab Allah SWT.

Jika umat Muslim yang memohon ampunan Allah SWT., maka Allah SWT. tidak akan mengazab hamba Nya. Berdasarkan firman Allah SWT. dalam Surat Al Anfal ayat 33, sebagai berikut:

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya: “Dan sekali – kali Allah tidaklah akan mengazab mereka, sedang kamu (Muhammad) berada di antara mereka, dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka sedang mereka meminta ampun.” (Al Anfal ayat 33)

d. Dicintai Allah SWT.

Allah SWT. berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 222 sebagai berikut:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ ۖ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ ۖ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ ۖ فَإِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ أَمَرَكُمُ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepada kamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang – orang yang bertobat dan menyukai orang – orang yang menyucikan diri.” (QS. Al Baqarah ayat 222)

Berdasarkan ayat tersebut dikatakan bahwa Allah SWT. menyukai orang – orang yang bertobat memohon ampunan Nya. Jadi janganlah kamu ragu memohon ampunan Nya sekecil bahkan sebesar apapun kesalahan kamu. Bertobatlah dengan bersungguh – sungguh.

e. Mendapatkan Rahmat Allah SWT.

Istighfar akan mendatangkan rahmat kepada umat Muslim yang terus membaca dan mengamalkannya. Allah SWT. berfirman dalam Surat An Naml ayat 46 yaitu:

قَالَ يَا قَوْمِ لِمَ تَسْتَعْجِلُونَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ ۖ لَوْلَا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Dia berkata: “Wahai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat.” (QS. An Naml ayat 46)

f. Membuka pintu rezeki

Rezeki yang datang kepada seseorang bukan hanya dengan cara berdoa dan berusaha saja. Tetapi juga, dengan mengamalkan bacaan sayyidul istighfar insya Allah akan dibukakan pintu rezeki kita. Hal ini terdapat dalam ayat Al Quran yaitu pada surat Nuh ayat 10 sampai 12, Allah SWT. berfirman,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا. يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا. وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

Artinya: “Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak – anakmu, dan mengadakan untukmu kebun – kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai – sungai.”” (QS. Nuh ayat 10 – 12)

Oleh karena itu, berdasarkan penjelasan di atas, amalkanlah membaca bacaan sayyidul istighfar ketika selesai melaksanakan sholat sebanyak tiga kali. Semoga kita selalu dilindungi, diberkahi, dan diberikan kebaikan selalu. Amiin.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan dari membaca bacaan sayyidul istighfar berdasarkan Al Quran dan Hadits yang telah dijelaskan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu dan dapat diamalkan dalam keseharian kita. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read