Luar Biasa Keutamaan Sholat Tahajud yang Tak Bisa Dilewatkan Siapapun

2 min read

Keutamaan Sholat Tahajud

Luar Biasa Keutamaan Sholat Tahajud yang Tak Bisa Dilewatkan Siapapun – Sholat merupakan cara kita untuk berkomunikasi kepada Allah SWT. Selain melaksanakan ibadah sholat wajib, kita juga dianjurkan untuk melaksanakan ibadah sholat sunnah. Salah satunya yaitu sholat tahajud.

Sholat sunnah yang Allah SWT. perintahkan dan Nabi Muhammad SAW. contohkan, tentunya memiliki keutamaan dan manfaat yang tidak dapat dilewatkan begitu saja bagi tiap umat Muslim.

Jika kamu mengetahui apa saja keutamaan dan manfaat dari sholat tahajud tentunya kamu tidak akan melewatkannya begitu saja. Tahukah kamu apa saja keutamaan dan manfaat dari sholat tahajud?

Artikel kali ini akan membahas mengenai keutamaan apa saja yang akan kita dapatkan jika kita melaksanakan sholat tahajud. Simak terus ya.

Sholat Tahajud

Sholat tahajud merupakan salah satu sholat malam yang sunnah dikerjakan. Sholat tahajud juga merupakan sholat yang diperintahkan oleh Allah SWT. Firman Allah SWT.,

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ (1) قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا (2) نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا (3) أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآَنَ تَرْتِيلًا (4)

Artinya: “Hai orang yang berselimut, bangunlah pada sebagian malam (untuk sholat), separuhnya atau kurangi atau lebihi sedikit dari itu. Dan bacalah Al Quran dengan tartil.” (QS. Al Muzammil ayat 1-4)

Oleh karena itu, sholat tahajud ini memiliki keutamaan yang luar biasa san sangat sayang jika kita melewatkannya dan lebih memilih banyak tidur.

Adapun keutamaan dari sholat tahajud yang tidak dapat dilewatkan oleh siapapun di antaranya:

a. Ditempatkan pada tempat yang terpuji

Allah SWT. berfirman,

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari, kerjakanlah sholat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagi kamu, mudah – mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra’ ayat 79)

b. Diberikan ampunan

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu pernah berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Tuhan kami, Allah Subhanahu wa Ta’ala, akan turun setiap malamnya ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, “Siapa yang memanjatkan doa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkan doanya. Siapa yang memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun kepada-Ku, Aku akan memberikan ampunan untuknya.” (HR. Al Bukhari, Muslim, dan Abu Daud)

c. Dikabulkannya segala doa

Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَـةً، لاَ يُوَافِقُهَا رَجُـلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Artinya: “Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang jika seorang Muslim meminta kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut terdapat di setiap malam.” (HR. Muslim)

d. Masuk surga

Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu bercerita bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda,

يَا أَيُّهَا اَلنَّاسُ. أَفْشُوا اَلسَّلَام، وَصِلُوا اَلْأَرْحَامَ، وَأَطْعِمُوا اَلطَّعَامَ، وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ، تَدْخُلُوا اَلْجَنَّةَ بِسَلَامٍ

Artinya: “Wahai manusia, sebarkanlah salam, peliharalah hubungan dengan silaturahmi, berikanlah makan kepada fakir miskin, sholatlah di waktu malam ketika orang lain banyak sedang tertidur lelap, niscaya kalian akan masuk ke dalam surga dengan aman.” (HR. Ibnu Majah, At Tirmidzi, Al Hakim, dan Ahmad)

e. Pencegah dan terhapusnya dosa

Dari Abu Umamah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ، فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَهُوَ قُرْبَةٌ إِلَى رَبِّكُمْ، وَمَكْفَرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَنْهَاةٌ لِلإِثْمِ

Artinya: “Sebaiknya kalian semua mengerjakan sholat malam. Karena itu merupakan kebiasaan orang – orang shalih sebelum kalian, sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghapus segala kesalahan, dan mencegah dari perbuatan dosa.” (HR. At-Tirmizi, Al Hakim, Al Baihaqi)

f. Memberikan aura positif di pagi harinya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

Artinya: “Setan akan mengikat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) seseorang dari kalian ketika sedang tidur. Di setiap ikatan, setan akan mengatakan: “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika seseorang itu bangun lalu berdzikir kepada Allah, maka lepaslah satu ikatan. Lalu jika dia berwudhu, maka lepas lagi ikatan kedua. Kemudian jika dia melaksanakan sholat, maka lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia juga akan bersemangat dan merasakan tenang jiwanya. Jika tidak melakukan hal seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

g. Memberikan rasa aman

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ إِنَّ اللهَ يَضْحَكُ إِلَى رَجُلَيْنِ: رَجُلٌ قَـامَ فِيْ لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ مِنْ فِرَاشِهِ وَلِحَافِهِ وَدِثَارِهِ، فَتَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ، فَيَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَلاَئِكَتِهِ: مَا حَمَلَ عَـبْدِيْ هَذَا عَلَى مَا صَنَعَ؟ فَيَقُوْلُوْنَ: رَبُّنَا رَجَاءً مَا عِنْدَكَ وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدَكَ، فَيَقُوْلُ: فَإِنِّي قَدْ أَعْطَيْتُهُ مَا رَجَا وَأَمَّنْتُهُ مِمَّا يُخَافُ

Artinya: “Ketahuilah, sesungguhnya Allah tertawa terhadap dua orang laki – laki: Seseorang yang bangun pada malam yang dingin dari ranjang dan selimutnya, lalu ia berwudhu, dan melaksanakan sholat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada para Malaikat-Nya, Apa yang mendorong hamba-Ku melakukan ini? Mereka menjawab, Wahai Rabb kami, ia melakukan ini karena mengharap apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu pula. Allah berfirman, Sesungguhnya Aku telah memberikan kepadanya apa yang ia inginkan dan memberikan rasa aman dari apa yang ia takutkan. (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Al Hakim, dan Ibnu ‘Ashim)

Baca Juga:

Demikianlah artikel kali ini. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk Anda sekalian. Terima kasih.

Rukun Haji

berdoacoid
4 min read

Rukun Sholat

berdoacoid
5 min read

Rukun Iman

berdoacoid
5 min read