Kisah Sunan Gresik, Wali Songo Pertama: Biografi dan Metode Dakwah

3 min read

Kisah Sunan Gresik

Kisah Sunan Gresik, Wali Songo Pertama: Biografi dan Metode Dakwah – Pasti di antara kita sudah sering mendengar perihal wali songo? Benar bukan?

Bahkan hingga saat ini kita sering mendengar dan melihat orang – orang yang datang berkunjung ke suatu daerah di Jawa untuk melakukan ziarah ke makam – makam para wali songo.

Salah satunya yaitu makam Sunan Gresik. Lalu tahukah kamu siapa itu Sunan Gresik? Kenapa banyak peziarah yang datang untuk berziarah ke makam Sunan Gresik?

Berikut ini akan dijelaskan secara jelas mengenai kisah Sunan Gresik, dimulai dari biografinya hingga metode yang digunakan untuk menyebarluaskan ajaran agama Islam. Simak terus ya.

Biografi Sunan Gresik

Nama asli dari Sunan Gresik yaitu Maulana Malik Ibrahim. Sunan Gresik biasa dipanggil dengan Kakek Bantal atau Syekh Maghribi. Sunan Gresik merupakan salah satu orang yang termasuk dari wali songo dan orang yang pertama kali menyebarkan ajaran agama Islam di Pulau Jawa.

Sunan Gresik merupakan putra dari daerah Samarkand, Uzbekistan, Asia Tengah. Salah seorang ulama besar yang bernama Maulana Jumadil Kubro merupakan ayah dari Maulana Malik Ibrahim.

Sunan Gresik
Sunan Gresik

Sunan Gresik merupakan pencetus dari nama wali songo yang artinya sembilan ulama yang menyebarkan ajaran agama Islam.

Ketika Sunan Gresik tinggal di negara Campa atau Kamboja, Sunan Gresik bertemu dengan istrinya. Kemudian lahirlah Raden Rahmat atau yang kita kenal yaitu Sunan Ampel dan Sayid Ali Murtadha. Istri dari Sunan Gresik merupakan seorang putri Raja.

Pada awal abad ke 14, Sunan Gresik diperkirakan lahir di Samarkand. dan Sunan Gresik wafat pada tahun 1419 M atau 882 H dan dimakamkan di desa Gapurosukolilo, Gresik, Jawa Timur.

Metode Dakwah Sunan Gresik

Pada tahun 1379, Sunan Gresik memulai dakwah di negara Campa atau yang kita tahu yaitu negara Kamboja. Setelah itu, Sunan Gresik ingin melanjutkan perjalanan dakwahnya ke tempat lain dan menyebarluaskan ajaran agama Islam.

Kemudian pada tahun 1392 M atau 801 H, Sunan Gresik datang ke pulau Jawa melalui jalur laut. Sunan Gresik memulai dakwahnya di Desa Sembalo pada masa Kerajaan Majapahit.

Sunan Gresik memulai hidupnya di desa Sembalo dengan membuka warung. Warung milik Sunan Gresik menjual segala jenis kebutuhan pokok dengan harga yang murah – murah yang dapat dijangkau oleh masyarakat kecil.

Selain sebagai pedagang, Sunan Gresik juga dikenal sebagai tabib. Kelebihan yang dimiliki oleh Sunan Gresik yaitu dapat mengobati penyakit. Sunan Gresik tidak memandang seseorang karena harta atau kedudukannya. Beliau membantu siapa saja yang membutuhkannya. Hal inilah yang membuat tiap orang menyukai Sunan Gresik. Sehingga, dapat memudahkan untuk Sunan Gresik menyebarkan ajaran agama Islam

Dengan menjadi seorang tabib, Sunan Gresik dapat mengobati orang – orang yang ada di daerah tersebut hingga ke keluarga kerajaan. Sunan Gresik diundang datang ke kerajaan untuk mengobati istri raja.

Salah satu cara Sunan Gresik mendekati masyarakat Gresik yaitu dengan mempelajari bahasa Jawa. Cara ini merupakan cara yang cukup efektif karena komunikasi merupakan cara terbaik dalam berhubungan dengan orang lain.

Menawarkan barang dagangan merupakan cara yang cukup tepat untuk belajar bahasa Jawa. Hal inilah yang dilakukan oleh Sunan Gresik. Selain itu, Sunan Gresik juga sering memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat sekitar. Sunan Gresik juga mengajarkan warga untuk mengenal dan menggunakan tumbuh – tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai obat.

Selain berdagang dan menjadi tabib, Sunan Gresik juga mengajarkan warga sekitar untuk bertani. Sunan Gresik berhasil merangkul masyarakat untuk bertani. Hal ini terbukti dari hasil bertani di sawah dan ladang meningkat pesat.

Sunan Gresik pun tidak lupa untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT. yang telah memberikan rezeki dan nikmat sehat.

Sunan Gresik juga membangun pesantren sebagai media dakwahnya. Dengan cara inilah Sunan Gresik menyebarluaskan ajaran agama Islam hingga ke seluruh daerah melalui para santri. Dari sinilah banyak bermunculan mubaligh yang dapat meneruskan dakwah dari Sunan Gresik.

Sunan Gresik memiliki kepribadian yang baik, sopan, ramah, dan halus. Hal ini yang menyebabkan apa yang Sunan Gresik lakukan dapat mudah diterima oleh masyarakat sekitar. Sehingga, banyak dari masyarakat tersebut yang mau masuk Islam dan dapat menerima ajaran agama Islam yang Sunan Gresik ajarkan.

Meskipun Sunan Gresik diterima dan disukai oleh para masyarakat Gresik, masih banyak para penganut Hindu Budha yang sulit untuk pindah agama, bahkan Raja Majapahit pun belum mau masuk Islam. Hal ini yang mendorong Sunan Gresik untuk membangun pesantren yag di desain dengan desain yang mirip dengan Vihara dan Pura.

Meskipun demikian, Raja Majapahit yaitu Prabu Brawijaya tetap tidak mau masuk Islam. Tetapi Sunan Gresik tidak putus asa dan terus berusaha agar Prabu Brawijaya mau masuk Islam. Akhirnya Prabu Brawijaya memberikan syarat kepada Sunan Gresik. Syarat yang diajukan oleh Prabu Brawijaya yaitu agar Dewi Sari mau menikah dengannya kemudian Prabu Brawijaya akan masuk Islam.

Dewi Sari merupakan anak dari Raja Carmain. Tetapi, Dewi Sari tidak mau menikah dengan Prabu Brawijaya. Sayangnya, dalam perjalanan pulang ke negaranya, rombangan Dewi Sari termasuk Dewi Sari terkena wabah penyakit yang mematikan yang mengakibatkan nyawanya tidak tertolong.

Karena berita kematian itulah, Prabu Brawijaya menjadi sedih dan memberikan tahta dan kekuasaannya kepada Sunan Gresik.

Hal ini merupakan hal yang tidak terduga dan luar biasa. Sehingga dapat membuat Sunan Gresik lebih mudah dalam berdakwah.

Sunan Gresik juga mendirikan masjid yang hingga kini masih ada dan terawat di desa Leran. Masjid ini dibangun pada tahun 1398. Sehingga, masjid ini menjadi masjid tertua yang ada di Indonesia.

Dalam menyebarluaskan ajaran agama Islam, Sunan Gresik tidak berputus asa dan teguh dalam merangkul masyarakat yang mengantuk agama Hindu Budha.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan yang telah dijelaskan secara jelas dan lengkap mengenai kisah Sunan Gresik yang menceritakan perjalanan dengan metode dakwahnya hingga biografi dari Sunan Gresik sendiri. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita dan bermanfaat ya. Terima kasih.