Hukum Mad Thobi’i

2 min read

Hukum Mad Thobi'i

Berikut ini adalah Mad Thobi’i. Pembagian dalam Mad Thobi’i, Pengertian Mad Thobi’i, Cara Membaca Mad Thobi’i, dan Contoh Mad Thobi’i secara lengkap.

Saat membaca Al-Quran, Anda pasti pernah mendengar salah satu huruf yang dibaca pendek dan huruf lainnya dibaca panjang. Catatan panjang dan pendek ketika membaca Alquran memiliki hukum mereka sendiri. Dalam hukum Tajwid lengkap, bacaan itu disebut Mad. Sekarang, lebih dalam ke masalah Mad, kita akan membahas pemahaman dan contoh Mad Thobi’i kali ini.

Mad dalam bentuk asli adalah Mad Thob’i ini yang merupakan fondasi sebelum berubah-ubah dengan suatu alasan apa pun. Lalu apa artinya Mad Thobi’i? Bagaimana Anda membacanya berikut ini.

Pembagian Dalam Hukum Mad Thobi’i

Setelah kita berbicara tentang pengertian dan contoh-contoh Mad Thobi’i, tentu saja kita harus terlebih dahulu berbicara tentang Mad. Memahami Mad menurut bahasa yang memiliki arti panjang. Menurut istilah ilmu tajwid, Mad diartikan dengan membaca panjang dalam suatu bacaan dengan panjang tertentu, jika bacaan berisi huruf-huruf mad atau huruf layyin. Baca lebih lajut; Definisi, contoh dan hukum “Mad Layyin atau Mad Lin”

Huruf Mad yang dimaksud disini adalah tentang tiga huruf mad yang sering disebutkan dalam banyak sumber materi tentang ilmu tajwid. Tiga huruf mad itu adalah huruf alif, huruf Wawu, serta huruf ya’ mati. Ketiga huruf ini juga disebut huruf Layyin selain huruf Alif.

Mad itu sendiri terdiri dari dua bagian. Bagian pertama disebut Mad Asli. Bagian kedua disebut Mad Far’i. Mad Asli berarti bahwa Mad yang masih tidak terganggu oleh sesuatu yang menyebabkan perubahan. Mad Far’i adalah cabang atau bentuk mad sesudah menyimpang dari bentuk aslinya karena suatu alasan tertentu.

Pengertian Hukum Mad Thobi’i

Mad Thobi’i juga disebut Mad Asli atau sebaliknya. Jadi, jika pertanyaannya adalah apa yang dimaksud pengertian Mad Thobi’i, maka jawaban untuk pertanyaan itu sudah dijawab dalam penjelasan di atas. Yaitu, mad yang masih belum tercampuri dengan sesuatu yang menyebabkan hukum mad tersebut menjadi berubah.

Contoh-Mad-Thobii

Secara singkat, Mad Thobi’i dapat ditulis jika huruf mad jatuh sesudah Harokat yang sesuai dengan huruf itu. Ini berarti bahwa alif jatuh setelah surat yang memiliki harokat Fathah atau Wawu Sukun jatuh setelah huruf yang memiliki Hokat Dlummah. Dan trakhir, ya’ sukun jatuh setelah surat yang memiliki mandat Kasrah. Tiga hal ini disebut dengan Mad Thobi’i.

Cara Membaca Mad Thobi’i

Tidak seperti hukum Mad lainnya, hukum Mad Thobi ialah hukum mad dengan panjang bacaan sangat pendek. Misalnya, jika pada Mad wajib panjang bacaan Mad hingga lima Harokat, panjang bacaan pada Mad Thobi’i hanya dua Harokat.

Apa yang dimaksud dengan lima Harokat? Harokat adalah salah satu pengukuran hitung bacaan yang dihitung dalam kajian Ilmu Tajwid. Sedangkan dalam ilmu musik, Harokat bisa disebut beat atau ketukan. Satu Harokat merupakan satu ketukan. Ini sama dengan mengatakan satu suku kata yang hanya membutuhkan satu ketukan atau satu Harokat.

Selain pengukuran harokat, mereka yang mempelajari Tajwid juga menggunakan satuan Alif untuk menghitung panjang suatu bacaan. Satu Alif sama dengan dua harokat. Tiga Alif adalah enam Harokat. Dua setengah Alif sama dengan lima Harokat. Dan panjang Mad Thobi’i hanya dua Harokat. Itu berarti panjangnya hanya satu alif.

Contoh Mad Thobi’i dalam Al-Quran

Anda dapat melihat ayat 3 dalam Surah Al-Baqarah berikut:

thobii

Dalam ayat ini, cobalah anda lihat kata الَّذِينَ yang mempunyai huruf ya’ mati sesudah huruf dza yang memiliki harakat kasrah. Ini adalah contoh Mad Thobi’i. Panjang bacaannya adalah dua Harakat atau dua ketukan atau sama dengan satu Alif.

Selanjutnya, dalam ayat ini cobalah untuk melihat kata يُؤْمِنُونَ.. Dalam kata ini Anda dapat menemukan Wawu mati setelah huruf nun yang memiliki tanda harakat dlummah. Atau perhatikan juga kata الصَّلَاةَ. Dalam kata ini, terdapat huruf alif jatuh setelah huruf la yang memiliki Fathah.

Dua contoh terakhir ini juga merupakan Mad Thobi’i. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Mad Thobi’i ialah huruf mad yang jatuh sesudah Harokat yang sesuai dengan huruf itu. Ya’ mati itu cocok dengan Harokat Kasroh. Wawu mati sesuai dengan Harokat Dlummah. Alif cocok dengan harokat fathah. Tentu saja, semua contoh dibaca dengan dua Harokat, sesuai dengan panjang Mad Thobi’i.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Mad Thobi’i. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Qalqalah

Doa ibu
2 min read

Mad Wajib

Doa ibu
1 min read

Mad Jaiz Munfashil

Doa ibu
2 min read