Ciri-Ciri dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar

2 min read

Malam Lailatul Qadar

Ciri-Ciri dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar – Apakah kamu tahu tentang malam lailatul qadar? Lailatul qadr ada saat bulan Ramadhan. Saat berpuasa di bulan Ramdhan, terdapat malam seribu bulan.

Oleh sebab itu, bulan Ramadhan merupakan bulan yang mulia penuh dengan keutamaan. Terutama saat malam lailatul qadr. Lalu bagaimanakah ciri – ciri dari malam lailatur qadr? dan apa saja keutamaan yang akan didapat dari malam lailatul qadr?

Berikut ini akan dijabarkan secara jelas mengenai ciri – ciri dan keutamaan dari malam lailatul qadr. Simak terus ya.

Ciri – Ciri Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar merupakan malam seribu bulan, malam yang penuh dengan kemuliaan. Malam seribu bulan kemungkinan terjadi pada 10 malam ganjil terakhir.

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang beri’tikaf di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Malam lailatul qadar merupakan malam yang ditunggu – tunggu dan dinantikan oleh umat Muslim. Tetapi apakah kalian tahu kapan pastinya malam lailatul qadr itu akan tiba?

Tidak ada orang yang tahu pasti. Tetapi Allah SWT. telah memberitahukan tanda – tanda tentang turunnya malam lailatul qadr.

Saat malam lailatul qadr datang, para malaikat turun untuk mengatur segala urusan di bumi.

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Artinya: “Pada malam itu turun malaikat – malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al Qadr ayat 4)

Para malaikat yang turun saat malam lailatul qadr itu tidak dapat terhitung jumlahnya.

Adapun ciri – ciri dari malam lailatul qadr yaitu sebagai berikut:

a. Angin yang bertiup sepoi – sepoi dan terasa sejuk.

b. Cuaca malam hari yang bagus, tidak terlalu panas, dan tidak juga terlalu dingin.

c. Langit malam yang lebih terang dibandingkan dengan biasanya.

d. Pepohonan seperti menundukan ranting daunnya.

e. Tidak ada suara – suara dari anjing dan keledai.

f. Di keesokan harinya, matahari akan bersinar cerah dengan sedikit kemerah – merahan.

g. Sebelum malam lailatul qadr akan tiba, Allah SWT. akan memberikan mimpi tentang kapan malam lailatul qadr akan tiba.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa:

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul Qadar adalah malam yang tenteram dan tenang, tidak terlalu panas, dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya matahari terbit dengan bersinar lemah dan nampak berwarna kemerah – merahan (tidak terik).” (HR. Ibnu Abbas)

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Siapa yang tidak ingin mendapatkan malam lailatul qadr? Semua orang beriman menginginkan hal itu. Semua menginginkan malam yang lebih dari malam seribu bulan.

Berikut ini beberapa keutamaan dari malam lailatul qadr yaitu:

a. Malam diturunkannya Al Quran

Hal ini tercantum dalam surat Al Qadr ayat 1, Allah SWT. berfirman bahwa:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam qadar (malam kemuliaan).” (QS. Al Qadr ayat 1)

b. Malam yang mulia dan lebih dari seribu bulan

Malam lailatul qadar merupakan malam kemulian. Allah SWT. berfirman:

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ . لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr ayat 2-3)

c. Malam yang penuh dengan kesejahteraan

Pada surat Al Qadr ayat 5 pun Allah SWT. telah berfirman:

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya: “Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr ayat 5)

d. Malam yang diberkahi

Terdapat malam yang diberkahi ketika malam lailatul qadr, seperti pada salah satu ayat Al Quran pada surat Ad Dukhan ayat 3 sampai 4, Allah SWT. berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ . فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Quran) pada suatu malam yang diberkahi. Dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan ayat 3-4)

e. Malam yang penuh dengan ampunan

Dengan bertobat kepada Allah SWT. pada malam lailatul qadar, Allah SWT. akan mengampuni segala dosa – dosa yang telah dilakukannya. Karena pada malam lailatul qadar Allah SWT. membuka selebar – lebarnya pintu ampunan.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barang siapa menegakkan sholat pada malam Lailatul Qadar atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah segala dosa – dosanya yang telah lalu.” (HR. Ahmad, Al Bukhari, dan An Nasa’i)

Malam Lailatul Qadar

Pada malam lailatul qadar perbanyaklah beribadah dan berdoa serta bertaubat kepada Allah SWT. agar kita mendapatkan dari keutamaan – keutamaan yang ada pada malam lailatul qadr. Tidak hanya berpuasa tetapi kita dapat bertadarus, mengerjakan ibadah – ibadah sunnah, atau pun melakukan amalan lainnya. Serta semoga kita mendapati malam lailatul qadr.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan materi mengenai ciri – ciri dan keutamaan dari malam lailatul qadar. Semoga kita makin rajin beribadah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Terima kasih.