Malam Nisfu Sya’ban: Arti, Keutamaan, dan Amalan yang Baik Dikerjakan

2 min read

Malam Nisfu Sya'ban

Malam Nisfu Sya’ban: Arti, Keutamaan, dan Amalan yang Baik Dikerjakan – Bulan Sya’ban merupakan bulan yang mulia. Di mana setelahnya yaitu bulan Ramadhan. Bulan yang dipenuhi dengan keberkahan.

Di bulan Sya’ban ini kita sering mendengar bahwa bulan ini merupakan bulan yang dipenuhi dengan amal ibadah. Memperbanyak ibadah pada bulan ini akan melipat gandakan pahala kita.

Benarkah demikian? Lalu apakah semua manusia tahu tentang bulan Sya’ban?

Berikut ini akan dijelaskan secara jelas mengenai arti dari malam nisfu sya’ban, keutamaan dan amalan apa saja yang dapat diamalkan di malam nisfu sya’ban. Simak terus artikel ini ya.

Malam Nisfu Sya'ban
Malam Nisfu Sya’ban

Arti Malam Nisfu Sya’ban

Bulan Sya’ban merupakan bulan ke delapan dalam kalender Hijriyah. Pada bulan ini terdapat malam nisfu Sya’ban yaitu tepatnya pada malam ke 15 di bulan Sya’ban. Nisfu Sya’ban juga sering disebut Lailatul Bara’ah.

Bulan Sya’ban merupakan bulan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. untuk memperbanyak mengerjakan ibadah pada bulan ini karena bulan ini termasuk ke dalam bulan yang mulia.

Allah SWT. berfirman mengenai bulan yang mulia yaitu bulan Sya’ban sebagai berikut:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ . فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Quran) pada suatu malam yang berkah, dan sesungguhnya Kami yang memberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan ayat 3 – 4)

Pada malam nisfu Sya’ban Allah SWT. menurunkan rahmat dan membuka ampunan kepada tiap hambanya.

Bisa dibilang jika bulan Sya’ban adalah pembuka dari bulan yang mulia sebelum kita benar – benar bertemu dengan bulan Ramadhan.

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Pada bulan Sya’ban terdapat keutamaan -keutamaan yang bisa kita dapatkan terutama pada malam nisfu Sya’ban. Hal ini yang menyebabkan banyak orang yang menantikan bulan ini.

Salah satu keutamaan yang didapatkan dari malam nisfu Sya’ban yaitu:

Dengan mengerjakan amalan pada malam nisfu Sya’ban, Allah SWT. akan mengampuni segala dosa – dosa bagi mereka yang terus mengingat Allah SWT.

Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya: “(Rahmat) Allah datang ke seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali dosa orang – orang musyrik dan orang – orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).” (HR. Al Baihaqqi)

Amalan pada Bulan Sya’ban

Tiap bulan memiliki keutamaannya masing – masing. Pada bulan Sya’ban terdapat amalan – amalan yang dapat kita amalkan agar kita bisa terus menambah pahala kita dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada Malam Nisfu SYa’ban kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah kepada Allah SWT.

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللهَ يَنْزِلُ فِيْهَا لِغُرُوْبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُوْلُ أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِيْ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلاَ مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلاَ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

Artinya: “Jika datang malam pertengahan bulan (nisfu) Sya’ban, maka hidupkanlah malamnya, dan berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya Allah turun (dengan rahmatNya) ke langit dunia saat itu pada waktu matahari tenggelam, lalu Allah berfirman, “Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan ampuni dia. Adakah orang yang meminta rezeki kepada-Ku, maka Aku akan memberi rezeki kepadanya. Adakah orang yang diuji, maka Aku akan selamatkan dia, adakah yang begini dan begitu”, sampai terbit fajar.” (HR. Ibnu Majah dan Al Baihaqqi)

Adapun amalan – amalan yang dapat dianjurkan pada nisfu Sya’ban yaitu sebagai berikut:

a. Melaksanakan ibadah puasa sunnah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukai bulan Sya’ban dan Beliau sering melaksanakan ibadah puasa sunnah pada bulan ini dan puasa sya’ban. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ

Artinya: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam belum pernah berpuasa dalam satu bulan melebihi puasa pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari)

b. Memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, doa, dan istighfar

Salah satu amalan yang dapat mendekatkan kita kepada Allah SWT. yaitu dengan membaca dua kalimat syahadat, doa, dan istighfar. Dengan begitu kita akan terus mengingat Allah SWT. dan dapat memohon agar segala dosa yang telah diperbuat dapat diampuni. Lalu setelahnya, kita dapat bertemu dengan bulan Ramadhan dengan lebih baik lagi.

c. Memperbanyak membaca Al Quran

Membaca Al Quran merupakan hal yang harus kita lakukan di tiap harinya. Tetapi pada bulan Sya’ban ini kita dapat mengencangkan atau memperbanyak dalam membaca Al Quran. Karena pada bulan Sya’ban ini merupakan bulan membaca Al Quran. Hal ini dapat menjadi latihan kita untuk menghadapai bulan Ramahan agar kita terbiasa dan tidak kaget.

Salamah bin Kahil berkata bahwa:

كَانَ يُقَالُ شَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ القُرَّاء

Artinya: “Dahulu bulan Sya’ban disebut pula dengan bulan membaca Al Quran.”

d. Membayar hutang puasa (Qadha puasa)

Abu Salamah mendengar bahwa ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

كَانَ يَكُونُ عَلَىَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِىَ إِلاَّ فِى شَعْبَانَ

Artinya: “Aku masih memiliki utang puasa Ramadhan. Aku tidaklah mampu mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika bulan ini tiba dan malam nisfu Sya’ban pun datang banyak dari orang – orang yang menyambutnya dengan riang gembira bulan ini. Mereka berlomba – lomba untuk meningkatkan amal ibadah sunnah mereka.

Oleh karena itu, beberapa amalan yang telah disebutkan di atas tersebut dapat diamalkan pada bulan Sya’ban dan malam nisfu Sya’ban merupakan malam puncak dari keutamaan bulan ini.

Perlu diingat! Mengerjakan segala amalan yang telah disebutkan tersebut berdasarkan kemampuan diri kita ya dan juga jangan menjadikannya sebagai patokan yang harus dan wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan ibadah sunnah.

Baca Juga:

Demikianlah artikel kali ini yang telah menjelaskan mengenai malam nisfu sya’an meliputi pengertian, keutamaan, dan amalan – amalan yang dikerjakan pada saat itu. Semoga kita dapat mengerjakan amalan yang Allah SWT. perintahkan dan Nabi Muhammad SAW. anjurkan. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read