Urutan Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah

Pelaksanaan Ibadah Haji

Urutan Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah – Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan dan setelah itu melaksanakan hari raya Idul Fitri. Selain Idul Fitri umat Islam juga melaksanakan hari raya Idul Adha. Hari raya Idul Adha atau biasa disebut dengan hari raya Qurban. Bagi yang berada di Arab lebih tepatnya di sekitaran Mekkah akan melaksanakan ibadah haji. Saat itu merupakan saat dilaksanakannya ibadah haji.

Ibadah haji merupakan ibadah wajib yang dilaksanakan oleh seluruh umat Islam bagi yang mampu. Selain itu terdapat juga ibadah umrah. Ibadah haji dan umrah merupakan ibadah yang dilakukan di Arab. Ibadah yang sangat diinginkan oleh seluruh umat Muslim yang beriman. Sungguh beruntung orang – orang yang dapat melaksanakan ibadah haji atau pun umrah. Melihat Ka’bah dan mencium hajar Aswad. MasyaAllah.

Tahukah kamu bagaimana tata cara dari pelaksanaan ibadah haji dan umrah? Berikut ini akan dijabarkan mengenai urutan tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Simak terus ya.

kabah-1
ka’bah

Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam bagi umat Muslim. Ibadah haji dilakukan bagi siapa saja yang mampu. Mampu di sini berarti mampu dalam hal biaya dan sehat jasmani serta rohaninya.

Ibadah haji dilaksanakan setahun sekali di bulan Dzulhijjah. Di mana semua orang di seluruh dunia berkumpul di satu tempat untuk beribadah kepada Allah SWT. yang berpusat di Ka’bah. Ka’bah merupakan tempat yang paling suci yang ada di dunia ini.

Melaksanakan ibadah haji berarti menyempurnakan seluruh rukun Islam kita dan semoga semua amal dan tingkah laku kita pun semakin baik dan terus dekat dengan Allah SWT.

Berikut ini tata cara dari pelaksanaan ibadah haji yaitu:

a. Ibadah haji dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau disebut dengan Tarwiyah. Ihram dilakukan dengan memulai dengan niat di tempat asal. Seluruh jamaah haji menggunakan pakaian ihram dan pergi melaksanakan wukuf di padang Arafah.

b. Saat matahari tergelincir ke arah barat sekitar waktu maghrib di tanggal 9 Dzulhijjah, maka dimulailah wukuf di padang Arafah. Di saat wukuf memohonlah doa kepada Allah SWT.

c. Melakukan mabit saat tenggelamnya matahari. Mabit yaitu menginap di Muzdalifah selama semalam setelah meninggalkan padang Arafah. Saat melakukan perjalanan dari padang Arafah ke Muzdalifah ambillah kerikil atau batu – batu kecil sebanyak 70 buah yang akan digunakan untuk melempar jumrah.

d. Kemudian melempar jumrah Aqobah sebanyak tujuh kali di Mina. Jumrah Aqobah dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah sebelum matahari terbit oleh jamaah yang pergi dari Muzdaliffah menuju ke Mina.

e. Setelah selesai melaksanakan lempar jumrah jamaah melakukan tahallul awal atau mencukur rambut dan diperbolehkan memakai baju biasa.

f. Pada tanggal 11 sampai 12 Dzulhijjah, jamaah kembali ke Mina dan menginap selama dua hari. Kemudian melempar jumrah sebanyak tiga kali. Berarti dalam sehari melempar sebanyak 21 kali. Hal ini merupakan sunnah.

g. Selanjutkan jamaah pergi ke Mekkah untuk melakukan tawaf ifdah dan melanjutkan sa’i.

h. tawaf wada’ yaitu tawaf perpisahan. Tawaf wada’ dilakukan jika seluruh urutan pelaksanaan ibadah haji telah selesai dilakukan. Tawaf wada’ dilakukan sebelum meninggalkan Mekkah untuk kembali pulang ke negara masing – masing.

Melaksanakan ibadah haji dapat dilakukan dengan tiga cara berikut ini:

a) Haji Ifrad, yaitu hanya melakukan ibadah haji tanpa melakukan umrah terlebih dahulu.

b) Haji Qiran, yaitu melakukan ibadah haji sesudah melakukan umrah tanpa bertahallul.

c) Haji Tamattu’, yaitu melakukan ibadah haji setelah melaksanakan tahallul umrah dan sudah berganti dengan pakaian biasa pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Demikianlah urutan dari tata cara pelaksanaan haji. Tata cara tersebut harus dikerjakan secara runtun. Kita juga harus terus mengingat Allah SWT. saat melaksanakan ibadah haji ini, semoga Allah SWT. meridhai dan mempermudah ibadah kita di sana, serta melindungi kita.

Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Umrah

Ibadah umrah merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan oleh umat Muslim. Ibadah umrah bisa dilakukan kapan saja dan oleh siapa saja berapa kali pun.

Melaksanakan ibadah umrah sama halnya sholat sunnah. Biaya untuk ibadah umrah pun tidak memakan biaya yang begitu besar dibandingkan ibadah haji. Ibadah umrah pun tidak harus menunggu bertahun – tahun untuk melaksanakannya.

Berikut ini merupakan tata cara dari pelaksanaan ibadah umrah yaitu:

a. Sesudah mandi dan berwudhu kita memakai pakaian ihram.

b. Sholat dua rakat dan berniat untuk ihram di Miqat. Miqat yaitu tempat berangkat memulai umrah. Berikut ini tempat miqat yaitu:

  1. Mekkah untuk jamaah yang berangkat dari Mekkah
  2. Dzulhulaifah untuk jamaah yang berangkat dari arah Madinah
  3. Juhfah untuk jamaah yang berangkat dari arah Mesir dan Syria
  4. Dzati Iraq untuk jamaah yang berangkat dari arah Irak
  5. Yalamlam untuk jamaah yang berangkat dari Yaman, India, dan Asia Tenggara
  6. Qarnulamanazil untuk jamaah yang berangkat dari arah Najd

c. Setelah itu berangkat menuju Masjidil Haram dan melakukan tawaf. Tawaf yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Tawaf dimulai dari arah Hajar Aswad. Saat di posisi ini letak Ka’bah ada di sebelah kiri orang – orang yang sedang melaksanakan tawaf.

d. Setelah tawaf yaitu sa’i. Sa’i yaitu lari – lari kecil di antara bukit Safa dan Marwa.

e. Kemudian jamaah melaksanakan tahallul. Tahallul yaitu memotong rambut sedikit agar terbebas dari ketentuan – ketentuan ihram.

Demikianlah urutan tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Semoga kita selalu diberikan rezeki dan kesehatan agar dapat melaksanakan ibadah umrah dan haji. Semoga bumi ini semakin sehat dan tidak ada lagi wabah yang merebak. Semoga Ka’bah segera dibuka kembali agar kita dapat melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Allah SWT. Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Hanya Allah SWT. yang mampu mengobati dan menghilangkan wabah penyakit pada hamba – hamba Nya.

Baca Juga:

Demikianlah artikel mengenai tata cara dari pelaksanaan ibadah haji dan umrah yang dijelaskan secara lengkap dan berurutan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu kamu dalam memahami urutan cara pelaksanaan ibadah haji atau pun umrah. Terima kasih.