Pengertian Kiamat Sugra dan Kubra (Terlengkap) Beserta Tanda-Tandanya

4 min read

Pengertian Kiamat

Pengertian Kiamat – Hari kehancuran alam semesta dan semua kehidupan di alam semesta dan kebangkitan orang mati, diukur dari tindakan dan perbuatan mereka.

Seperti yang kita ketahui bersama, hari kiamat termasuk salah satu pilar keimanan yang harus dipercaya oleh umat Islam. Hari di mana semua makhluk Allah SWT akan hidup pasti akan terjadi.

Pada hari tersebut Allah SWT yakni akan menunjukkan kejadian luar biasa kepada alam semesta. Di bawah ini adalah penjelasan lengkap tentang Hari Kebangkitan, dimulai dari arti, jenis, dan tanda-tanda hari terakhir.

Pengertian Hari Kiamat

Hari Kiamat adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab Yaumul Qiyamah dan berarti hari terakhir. Istilah yang rusak dan yang merusak alam semesta dan semua kehidupan di alam semesta dan kebangkitan orang mati untuk dinilai dari tindakan dan perbuatan mereka.

Hari kiamat adalah hari terakhir dari apa yang disebut Yaumul-Qiyamah, Perhitungan Yaumul dan sebagainya. Istilah kebangkitan diartikan sebagai hari kehancuran alam semesta dan seluruh kehidupan di bumi, rutinitas kebangkitan menghitung orang mati.

Hari-Kiamattt

Tidak ada yang tahu kapan kiamat akan dilangsungkan, hanya Allah SWT yang tahu. Kebangkitannya disebutkan dalam berbagai surat dalam Alquran dan berlabuh dalam sebuah surah, surah Al Qariah

Tidak ada yang tahu kapan kiamat akan dilangsungkan dan hanya Allah SWT yang mengetahuinya seperti dalam Q.S. Al A’raf ayat 187

Q.S.-Al-Araf-ayat-187

yas-aluunaka ‘anialssaa’ati ayyaana mursaahaa qul innamaa ‘ilmuhaa ‘inda rabbii laa yujalliihaa liwaqtihaaillaa huwa tsaqulat fii alssamaawaati waal-ardhi laa ta/tiikum illaa baghtatan yas-aluunaka ka-annaka hafiyyun ‘anhaa qul innamaa ‘ilmuhaa ‘inda allaahi walaakinna aktsara alnnaasi laa ya’lamuuna

Artinya:
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.

Jenis Kiamat

Ada dua jenis akhir dunia, yaitu kiamat besar dana kiamat kecil. Kedua kategori tersebut mempunyai sebuah sifat yang berbeda.

Anda perlu memahami karakteristik ini lebih detail untuk membedakan kedua kategori tersebut. Akan tetapi, sebelum membahas tanda-tandanya, pertimbangkan dua kategori akhir dunia berikut ialah penjelasannya:

a. Kiamat Besar (Kubra)

Kiamat-Besar-Kubra

Tanda Kiamat Kubra yakni mungkin bukan tanda tapi peringatan terakhir. Jika ada tanda kiamat dunia kubra, berarti kehidupan di dunia ini akan segera berakhir dan seluruh dunia ini akan hancur.

Manusia tidak pernah memikirkan tanda malapetaka ini. Setelah akhir, semua makhluk akan dikumpulkan dan menjalani serangkaian tindakan di alam Barzah.

b. Kiamat Kecil (Sugra)

Kiamat-Kecil-Sugra

Tanda-tanda kiamatnya Sughra kerap muncul setiap hari. Fenomena ini seringkali dianggap wajar dan tidak disadari oleh kalangan masyarakat. Tapi ini pun merupakan peringatan dari Tuhan agar manusia bisa kembali ke jalan yang benar dan bertobat. Dengan peringatan tersebut, masyarakat harus terus berbenah agar menjadi individu yang lebih baik.

Tanda-Tanda Kiamat Besar

Adapun berbagai jenis tanda-tanda kiamat besar ialah sebagai berikut:

1. Munculnya Dajjal

Dajjal merupakan makhluk yang akan keluar pada Hari Penghakiman dan akan keluar antara Syria dan Irak. Tertulis bahwa Dajjal adalah makhluk yang panjang dan besar, buta di mata kanan dan dahi, yang menulis perkataan orang-orang kafir.

Dajjal nantinya mempunyai pengikut yang banyak pengikut, terutama kaum yahudi (baca sejarah yahudi dalam islam) dan para kaum wanita (baca wanita dalam islam dan kedudukan wanita dalam islam). Munculnya dajjal dalam beberapa hadits adalah sebagai berikut

”Di antara kejadian Adam j hingga Hari Kiamat, (tidak ada) sesuatu kejadian yang lebih besar daripada Dajjal (HR Muslim)

”Dia akan keluar diantara Syam dan Iraq dan akan membuat kerusakan ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba Allah teguhlah kalian.” Kami bertanya, ”Wahai Rasulullah, berapa lama ia tinggal di bumi?” Beliau bersabda, ”Empat puluh hari; sehari seperti satu tahun, sehari seperti satu bulan, sehari seperti satu Jum‟at, dan hari-hari lainnya seperti hari-hari (biasa) kalian.”(HR Muslim)

Suatu hari Nabi Muhammad SAW yakni akan menceritakan kepada umat manusia tentang Dajjal dan berkata, “Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta‟ala tidak buta, ketahuilah bahwa Al-Masih Dajjal buta mata kanan(nya) seperti anggur yang timbul.” (HR Bukhari)

2. Munculnya Ya’juj dan Ma’juj

Di sebelah nabi Isa Sebagai tanda selanjutnya adalah Ya juj dan Ma juj. Dia adalah manusia keturunan kedua dari Adam. Ada tertulis bahwa Ya juj dan Ma juj menabrak tembok besar dan dia tidak bisa membuat lubang sampai waktunya tiba dan dia akan mati karena ular itu telah membunuhnya. Seperti yang disebutkan dalam hadits berikut:

“(Ya-juj dan Ma-juj) melubanginya setiap hari hingga ketika mereka hampir saja melubanginya, maka (pemimpin) di antara mereka berkata, “Kembalilah, kalian akan (kembali) melubanginya besok.” Kemudian Allah mengembalikannya kokoh seperti semula hingga ketika telah tiba waktunya dan Allah berkehendak untuk mengutus mereka kepada manusia, maka (pemimpin) mereka berkata, “Kembalilah, kalian akan (kembali) melubanginya besok, insya Allah (jika Allah menghendaki).” Ia mengucapkan istitsna (insya Allah). Maka keesokan harinya mereka kembali dan mendapati dinding tersebut dalam tetap keadaan seperti ketika mereka tinggalkan. Akhirnya mereka dapat melubanginya dan keluar di tengah-tengah manusia, lalu mereka meminum air dan manusia lari dari mereka.” (HR Tirmidzi)

3. Turunnya Nabi Isa As

Setelah turunnya dajjal, akan muncul dan menyebabkan kehancuran di bumi, Allah akan mengirimkan Nabi Isa (AS) ke bumi. Ia akan turun di sisi timur Damaskus, tanah Suriah (baca nama-nama nabi dan rasul dan sejarah Islam dalam bahasa Arab). Siapapun yang tidak percaya bau nafas akan mati. Yesus akan membunuh Antikristus juga. Seperti yang disebutkan dalam hadits di bawah ini

“Ketika (telah) demikian keadaan Dajjal, tiba-tiba Allah mengutus Isa bin Maryam yang akan turun pada menara putih di timur Damaskus, di antara dua sayap malaikat. Jika ia menundukkan kepalanya, (maka) turunlah (rambutnya). Dan jika ia mengangkatnya, (maka) mengalirlah (keringatnya) bagaikan butir mutiara. Maka tidak ada seorang kafir pun yang mendapatkan bau nafasnya, melainkan ia (akan) mati (seketika itu) dan nafasnya adalah sejauh pandangannya. Maka ia akan mencari Dajjal hingga di dapatkannya di pintu Ludd, maka Dajjal akan dibunuh (disana). Kemudian Nabi Isa pergi kepada kaum yang telah dipeliharaAllah dari gangguan (Dajjal) dan mengusap wajah-wajah mereka serta menyebutkan kedudukan mereka di Surga.”

“(Nabi Isa ) akan memerangi manusia untuk masuk ke dalam Islam. Ia akan menghancurkan salib dan membunuh babi-babi, dan menghapus jizyah (upeti). Allah akan menghancurkan seluruh agama pada masa tersebut, kecuali Islam. Pada zamannya Allah akan menghancurkan Al-Masih Dajjal. Akhirnya amanah pun terjaga di muka bumi hingga harimau dapat hidup dengan unta, singa dengan sapi, srigala dengan kambing dan anak-anak pun bermain dengan ular tanpa membahyakan mereka. Ia akan hidup selama empat puluh tahun, kemudian ia meninggal dunia lalu orang muslim menshalatkannya.(HR Ahmad dan Abu dawud)

4. Penenggelaman Bumi

Tenggelam di beberapa belahan dunia, khususnya Jazirah Timur, Barat dan Arab (baca Islamic Peninsula), meski belum terlihat. Seperti yang dikatakan Ibn Hajar

“Telah ditemukan penenggelaman di berbagai tempat, akan tetapi mungkin saja bahwa yang dimaksud dengan tiga penenggelaman adalah sesuatu yang lebih dahsyat dari yang telah ditemukan, seperti ukurannya dan tempatnya yang lebih besar.”

5. Terbitnya Matahari dari Barat

Ketika matahari biasanya terbit dari timur, maka pada hari kebangkitan matahari terbit dari barat dan pintu penyembahan dan pertobatan ditutup pada hari itu. Terdapat hadist:

“Tidak akan terjadi Hari Kiamat hingga matahari terbit dari barat. Ketika (manusia) menyaksikan matahari terbit dari barat, (maka) semua manusia akan beriman. Pada hari tersebut tidak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau ia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. (HR Bukhari)

6. Munculnya Asap

Munculnya asap merupakan salah satu tanda datangnya penghakiman terakhir sebagaimana disebutkan di sebuah Surah Ad dukhan ayat 11, yakni:

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata. Yang meliputi manusia, inilah siksa yang pedih.”

7. Keluarnya Binatang Melata

Sebelum waktunya ditentukan, reptil tersebut berada di luar wilayah Mekah dan akan segera berakhir bagi mereka yang beriman dan mereka yang tidak beriman. Anda akan menandai wajah orang yang percaya bahwa mereka telah dilihat dan orang yang tidak percaya akan menandai hidungnya sebagai tanda tidak percaya.

8. Api yang Mengumpulkan Manusia

Tanda besar dari hari kebangkitan besar adalah api yang akan datang dari Yaman dan membawa semua orang ke Syria. Ini disebutkan dalam hadits ketika Ibn Umar berkata ketika datang ke api yang ia akan berkata:

“Wahai Rasulullah, apa yang engkau perintahkan kepada kami?” Rasulullah amenjawab, “Hendaklah kalian berkumpul di Syam (HR Ahmad)

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Kiamat. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.