Pengertian Sholat Jumat : Apakah termasuk Pengganti Sholat Dzuhur?

1 min read

Pengertian Sholat Jumat

Pengertian Sholat Jumat : Apakah termasuk Pengganti Sholat Dzuhur? – Sholat Dzuhur merupakan salah satu sholat yang wajib dilaksanakan bagi tiap – tiap umat Muslim. Hal ini berarti melaksanakan sholat dzuhur tidak dapat diabaikan atau ditinggalkan.

Sedangkan pada hari Jumat, Allah SWT. memerintahkan bagi kaum Muslim untuk melaksanakan sholat Jumat. Lantas bagaimana dengan sholat Dzuhur? Apakah sholat Jumat dapat menggantikan sholat dzuhur? Sebenarnya apa itu sholat Jumat?

Eits tunggu dulu ya, jangan buru – buru. Kita bahas setelah ini ya. Keep calm ya guys.

Setelah ini akan dijelaskan mengenai pengertian sholat Jumat dan apa benar sholat Dzuhur dapat digantikan dengan sholat Jumat. Simak terus ya.

Sholat Jumat

Sholat merupakan tiang agama. Dalam sehari umat Islam wajib melaksanakan sholat wajib lima waktu. Salah satu sholat yang wajib dilaksanakan bagi tiap – tiap umat Islam yaitu sholat Dzuhur. Waktu melaksanakan Sholat dzuhur dimulai pada saat matahari tergelincir di ufuk barat dan berakhir hingga masuknya waktu sholat ashar.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dikatakan bahwa,

.… وَقْتُ الظُّهْرِ إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ وَكَانَ ظِلُّ الرَّجُلِ كَطُولِهِ مَا لَمْ يَحْضُرِ الْعَصْرُ

Artinya: “Waktu Sholat Dzuhur adalah saat telah tergelincir matahari (menuju arah tenggelam matahari) hingga bayangan seseorang sebagaimana tingginya selama belum masuk waktu ‘Ashar….” (HR. Muslim)

Berdasarkan hadits tersebut kita harus melaksanakan sholat dzuhur tidak boleh melupakan kewajiban kita sebagai umat Islam. Sholat dikerjakan di tiap hari dan waktunya.

Pada hari Jumat sedikit berbeda bagi kaum laki – laki. Kenapa berbeda? Bukankah sama saja setiap umat Islam tetap harus melaksanakan sholat wajib lima waktu? Karena sudah menjadi ibadah wajibnya.

Pada hari Jumat bagi kaum laki – laki lebih diwajibkan untuk melaksanakan sholat Jumat.

Sholat Jumat yaitu sholat dua rakaat yang dikerjakan setiap hari Jumat pada waktu sholat dzuhur sesudah melakukan dua khutbah.

Sholat Jumat merupakan pengganti dari sholat dzuhur yang dilakukan secara berjamaah bagi laki – laki Muslim.

Allah SWT. memerintahkan untuk melaksanakan sholat Jumat, terutama bagi tiap laki – laki Muslim yang termasuk dalam salah satu syarat wajib melaksanakan sholat Jumat.

Sholat Jumat diperintahkan oleh Allah SWT. untuk dilaksanakan pada hari Jumat. Allah SWT. berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاَةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Wahai orang – orang yang beriman, apabila kamu diperintahkan untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Jumu’ah ayat 9)

Hukum dari melaksanakan sholat Jumat bagi laki – laki yaitu fardhu ‘ain. Tidak boleh bagi laki – laki meninggalkan sholat Jumat. Akan ada balasan terhadap orang – orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja.

Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثًا مِنْ غَيْرِ ضَرُورَةٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

Artinya: “Barang siapa yang meninggalkan sholat Jumat sebanyak tiga kali padahal bukan kondisi darurat, maka Allah akan mengunci hatinya.” (HR. Ibnu Majah)

Meskipun sholat dzuhur sebagai pengganti dari sholat Jumat bukan berarti sholat Jumat dilaksanakan sebanyak empat rakaat. Sholat Jumat dikerjakan sebanyak dua rakaat. Hal ini berdasarkan Sayyidina Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa,

وَصَلَاةُ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَانِ تَمَامٌ غَيْرُ قَصْرٍ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وسلم

Artinya: “Dan sholat Jumat itu sebanyak dua rakaat, sempurna tanpa meringkas sebagaimana sabda Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Ahmad)

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian dari sholat Jumat yang telah dijelaskan secara lengkap dan jelas. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dan kita terus mengingat Allah, serta melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangan Nya. Amiin. Terima kasih.