Pengertian Tayamum

2 min read

Pengertian Tayamum

Pengertian Tayamum – Berikut ini adalah materi tentang tayamum, muai dari pengertian tayamum, sebab tayamum, serta syarat tayamum.

Tayamum merupakan metode pembersihan selain mandi dan wudhu, Tayamum juga merupakan pengganti untuk pengganti wudhu dan mandi untuk membuat pembersihan dengan mudah bagi seseorang karena mereka tidak dapat menggunakan air karena berbagai kendala.

Sementara definisi Tayamum ialah mengusap tanah atau debu ke wajah dan kedua tangan sampai siku, dalam kondisi tertentu yang telah ditentukan, sebagai pengganti untuk wudhu dan mandi.

Pengertian Tayamum

Tayamum adalah cara untuk menghilangkan hadast sebagai pengganti wudhu karena alasan yang kuat. Orang tidak boleh tayamum ketika mereka atau keadaan mereka masih dapat menemukan air.Tayamum hanya dilakukan dalam peristiwa kritis di mana tidak ada air atau di mana air berada tidak dapat dicapai.

Tayamum juga merupkan pengganti wudhu untuk menghilangkan hadast kecil atau juga untuk menghilangkan hadast besar pada waktu-waktu tertentu dan dalam kondisi tertentu pula. Praktek Tayamum hanya mengusap wajah dan tangan hingga ke persendian.

Tayamum ialah untuk satu kefardhuan. Ini berarti bahwa Tayamum hanya dapat berlaku untuk satu kewajiban dan tidak dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban lain meskipun belum dibatalkan sebagai wudhu.

Tayamum hanya dapat digunakan untuk ibadah Sunnah. Setelah Tayamum boleh membaca Quran, Anda dapat melakukan shalat Sunah seperti shalat Dhuha dan sholat Tahajud. Tayamum bertahan dan tidak rusak atau dibatalkan.

Sebab Tayamum

Jika seseorang akan melaksanakan sholat dan ternyata sesudah berusaha menemukan air untuk berwudhu tidak menemukan air tersebut. Dalam situasi ini dalam Islam, dinyatakan bahwa boleh untuk mengganti air wudhu dengan usapan debu di wajah dan kedua tangan sebagai pengganti untuk berwudhu.

Jadi tujuan Tayamum adalah untuk memukulkan atau mengusapkan telapak tangan di lantai dan kemudian diusapkan kewajah. lalu diusapkan kembali ke lantai dan usap tangan hingga persendian.

Namun, penyebab Tayamum bukan hanya sulit menemukan air sehingga tidak bisa berwudhu. Ada alasan lain yang menyebabkan Tayamum, yaitu :

1. Tidak Ada Air untuk Berwudhu

Tidak ada atau sulit untuk menemukan air yang digunakan untuk berwudhu. Sulit menemukan air saat bepergian atau di daerah Anda sendiri dan Anda harus mencari di sana-sini.

2. Tidak Di Perbolehkan Menyentuh Air

Dalam hal ini misalnya, jika Anda sakit parah, yang memengaruhi rasa sakit ketika bersentuhan dengan air.

3. Memuliakan Hewan yang Di Muliakan

Yaitu, jika ada air yang hanya cukup untuk satu kali wudhu, dan pada saat itu ada binatang yang dimuliakan yang sangat haus. Maka air seharusnya tidak digunakan untuk wudhu, tetapi diberikan kepada hewan yang haus.

Syarat Tayamum

Jika sudah mendesak untuk membuat tayamum, persyaratan untuk tayamum juga harus dipenuhi agar tayamum sah.

1. Tidak Di Temukan Air

Sudah mencoba mencari di sana-sini, tetapi masih belum menemukan air.

2. Dengan Debu yang Suci

Saat melakukan tayamum tidak boleh menggunakan debu yang tidak suci. Debu yang digunakan harus dalam keadaan suci. Termasuk debu yang telah digunakan untuk Tayamum (debu Musta-Mal), tidak lagi suci. Selain itu, jangan gunakan debu yang dicampur kapur atau apa pun selain debu.

3. Memahami Cara Melakukan Tayamum

Sebelum Anda melakukan tayamum, Anda harus tahu bagaimana cara melakukan tayamum.

4. Debu Bebas dari Najis

Menghilangkan debu yang tidak suci dari debu yang digunakan untuk Tayamum.

5. Lakukan Tayamum dalam Waktu Sholat

Melakukan tayamum misalnya ketika anda memasuki waktu sholat, Anda ingin melaksanakan sholat Dhuhur dan tidak menemukan air karena Anda berada di padang pasir. Kemudian lakukan Tayamum.

6. Ketahui Arah Kiblat Sebelum Menjalankan Tayamum

Karena kita terkadang tidak tahu arah kiblat di daerah lain, misalnya ketika kita bepergian dengan seorang musafir.

7. Sekali Tayamum untuk Sekali Ke Fardhuan

Jika Tayamum hanya digunakan untuk satu Kefardhuan, misalnya untuk melaksanakan sholat dzuhur, maka hanya untuk melaksanakan sholat dzuhur.

Selain yang Sunnah, seperti membaca Al-Quran, shalat Sunnah dapat dilakukan bersama dengan sekali tayamum. Tetapi pada saat Anda melaksanakan sholat Ashar, pada waktu selanjtnya anda harus melakukan Tayamum lagi.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan untuk Anda yakni mengenai Pengertian Tayamum. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read