Rukun Islam

2 min read

Rukun Islam

Rukun Islam – Agama Islam memiliki pondasi yang cukup kuat. Pondasi tersebut yaitu rukun Islam.

Jika seseorang memeluk agama Islam maka seseorang tersebut harus memenuhi kewajibannya dan melaksanakan perintah Allah SWT. terutama yang ada pada rukun Islam dan dikerjakan dengan sebaik – baiknya.

Bagaimana isi dari rukun Islam secara berurut? Tahukah kamu apa itu rukun Islam?

Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap dan terperinci mengenai pengertian rukun Islam dan apa saja yang termasuk dalam rukun Islam secara berurut.

Pengertian Rukun Islam

Rukun Islam merupakan lima pondasi dasar dalam Islam. Islam dibangun dari rukun Islam yang wajib dikerjakan dan dipatuhi oleh tiap umat Muslim.

Syarat bagi seseorang yang wajib melaksanakan rukun Islam yaitu:

  • Seseorang yang telah baligh atau dewasa, jika perempuan sudah haid dan jika laki – laki telah mengalami mimpi basah.
  • Mumayiz, orang yang telah mampu membedakan antara yang benar dan yang salah.
  • Orang yang berakal atau tidak gila.

Rukun Islam

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسَةٍ عَلَى أَنْ يُوَحَّدَ اللَّهُ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَصِيَامِ رَمَضَانَ وَالْحَجِّ فَقَالَ رَجُلٌ الْحَجُّ وَصِيَامُ رَمَضَانَ قَالَ لَا صِيَامُ رَمَضَانَ وَالْحَجُّ هَكَذَا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya:
“Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Islam itu dibangun atas lima dasar, yaitu mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, puasa Ramadhan, menunaikan zakat, dan naik haji.” Seorang laki – laki mengatakan: “Haji dan puasa Ramadhan,” maka Ibnu Umar berkata: “Tidak, puasa Ramadhan dan haji, demikian ini aku telah mendengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Muslim)

Adapun rukun Islam secara berurut yaitu sebagai berikut:

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat
  2. Melaksanakan sholat lima waktu
  3. Berpuasa di bulan Ramadhan
  4. Membayar zakat
  5. Menunaikan ibadah haji bila mampu

1. Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

Dua kalimat syahadat merupakan dua perkataan yang merupakan pengakuan yang diucapkan dengan lisan dan dibenarkan oleh hati untuk menjadikan diri sebagai orang Islam. Berikut ini merupakan bacaan dua kalimat syahadat:

Bacaan Arab Dua Kalimat syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Bacaan Latin Dua Kalimat syahadat

Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna muhammadarrasuulullahi

Terjemahan Arti Dua Kalimat Syahadat

“Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Bagi para mualaf atau yang akan memeluk agama Islam harus membaca dua kalimat syahadat. Jika seseorang yang bukan beragama Islam mengucapkan dua kalimat syahadat secara lisan dan hati dengan sungguh – sungguh, maka orang tersebut telah masuk Islam dan wajib menjalankan perintah -perintah yang telah Allah SWT. tetapkan dan menjauhi segala larangan – larangan Allah SWT.

Bersungguh – sungguh di sini maksudnya yaitu membenarkan dengan hati apa yang diucapkan dan mengerti maksud dari yang diucapkan.

2. Melaksanakan Sholat Lima Waktu

Mengerjakan sholat lima waktu sehari semalam merupakan kewajiban bagi tiap – tiap umat Muslim. Berikut ini merupakan sholat lima waktu yaitu:

  1. Sholat subuh
  2. Sholat dzuhur
  3. Sholat ashar
  4. Sholat maghrib
  5. Sholat isya

Perintah untuk melaksanakan sholat terdapat di dalam Al Quran surat Al Ankabut ayat 45, Allah SWT. berfirman bahwa:

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya:
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad), yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu dapat mencegah dari (perbuatan – perbuatan) yang keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) sesungguhnya mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah – ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Ankabut ayat 45)

3. Berpuasa di Bulan Ramadhan

Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan merupakan suatu keharusan bagi umat Muslim. Puasa di bulan Ramadhan dilakukan selama sebulan penuh.

Allah SWT. memerintahkan kita untuk melaksanakan puasa. Perintah tersebut terdapat pada Al Quran di dalam surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT. berfirman bahwa:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya:
“Wahai orang – orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang – orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah ayat 183)

4. Membayar Zakat

Membayar zakat dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Zakat yang wajib dikeluarkan oleh seseorang sudah terdapat ketetapannya, yaitu sebagai berikut:

Untuk zakat fitrah wajib memberikan beras sebanyak 2,5 kg atau uang setara dengan harga 2,5 kg beras. Ingat, harga beras atau beras yang akan dizakatkan sama dengan yang biasa dimakan sehari – hari.

Sedangkan untuk zakat mal atau zakat harta sebesar 2,5 persen dari harta yang diperoleh dari penghasilan kita selama setahun.

Perintah untuk membayar zakat terdapat dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 43, Allah SWT. berfirman bahwa:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Artinya:
“Dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.” (QS. Al Baqarah ayat 43)

5. Menunaikan Ibadah Haji bila Mampu

Menunaikan haji bagi yang mampu merupakan rukun Islam yang terakhir.

Ka'bah

Melaksanakan haji berdasarkan firman Allah SWT. dalam Al Quran surat Ali Imran ayat ke 97:

فِيهِ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُۥ كَانَ ءَامِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Artinya:
“Di sana terdapat tanda – tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah mengerjakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu (bagi) orang – orang yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.” (QS. Ali Imran ayat 97)

Baca Juga:

Demikian pembahasan ulasan tentang Rukun Islam yang telah dijelaskan secara lengkap dan jelas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu mengenai Islam. Terima kasih.

Rukun Sholat

berdoacoid
5 min read

Rukun Iman

berdoacoid
5 min read

Sujud Sahwi

berdoacoid
3 min read