Bacaan Sayyidul Istighfar

2 min read

Bacaan Sayyidul Istighfar

Bacaan Sayyidul Istighfar – Setiap manusia pernah melakukan kesalahan, baik itu kesalahan yang ringan hingga kesalahan yang berat. Setiap umat Muslim selalu memohon ampunan dari Allah SWT. agar selalu terhindar dari dosa-dosa yang disengaja atau pun tidak disengaja. Dengan membaca sayyidul istighfar dapat membantu kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT., dan percaya pada Keagungan Nya.

Bagaimana bacaan Sayyidul Istighfar? dan Apa itu Sayyidul Istighfar? Untuk itu, artikel kali ini akan membahas tentang bacaan Sayyidul Istighfar, arti dari bacaan tersebut, dan manfaat atau keutamaan dari bacaan sayyidul istighfar.

Pengertian Sayyidul Istighfar

Pengertian istighfar secara bahasa yaitu memohon ampunan. Secara lebih luas bermakna tentang bacaan yang dilafalkan atau dibaca untuk memohon ampunan atas dosa-dosa kepada Allah SWT.

Doa istighfar yang paling utama yaitu sayyidul istighfar. Sayyidul istighfar merupakan raja dari segala jenis doa untuk memohon ampunan Allah SWT. terhadap dosa-dosa yang dilakukan diri sendiri baik itu yang disengaja atau pun yang tidak disengaja.

Rasulullah SAW. bersabda, sebagai berikut:

عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَيِّدُ الْاِسْتِغْفارِ أَنْ يَقُوْلَ الْعَبْدُ

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan:

Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzubika min syarri ma shana’tu, abu u laka bi ni’matika ‘alayya, wa abu u bi dzanbi faghfirli, fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

(Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan yang berhak aku sembah selain Engkau, Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”) (HR. Al Bukhari)

Umat Muslim dianjurkan untuk selalu berdoa dengan Sayyidul istighfar setiap habis menunaikan shalat. Sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW., sayyidul istighfar dibaca sebanyak tiga kali.

Salah satu di antara bacaan istighfar yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. yaitu dengan memperbanyak membaca bacaan sayyidul istighfar.

Bacaan Sayyidul Istighfar

Bacaan Sayyidul Istighfar

Berikut ini merupakan bacaan sayyidul istighfar:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُك ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzubika min syarri ma shana’tu, abu u laka bi ni’matika ‘alayya, wa abu u bi dzanbi faghfirli, fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan yang berhak aku sembah selain Engkau, Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”

Keutamaan Sayyidul Istighfar

1. Dijanjikan Tempat di Surga

Berdasarkan hadits riwayat Al Bukhari menyatakan bahwa Allah SWT. akan menjanjikan tempat di surga bagi orang-orang yang sering membaca sayyidul istighfar, Rasulullah SAW. bersabda:

مَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوْقِنًا بِهَا ، فَمَـاتَ مِنْ يوْمِهِ قَبْل أَنْ يُمْسِيَ ، فَهُو مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوْقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ .

Artinya: “Barangsiapa yang membaca sayyidul istighfar pada siang hari dengan penuh keyakinan, kemudian meninggal dunia pada hari itu sebelum datang waktu sore, maka dia termasuk ahli surga. Dan siapa saja yang membaca di waktu malam dengan penuh keyakinan, kemudian dia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka dia juga termasuk penghuni surga.” (HR. Al Bukhari)

2. Diampuni Dosa-dosanya oleh Allah SWT.

Allah berkata bahwa akan mengampuni dosa-dosa umatnya yang melakukan kejahatan dan menganiaya diri sendiri ketika bersungguh-sungguh memohon ampunan Allah SWT. dalam firmannya Surat An Nisa ayat 110 sebagai berikut:

وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Dan barangsiapa melakukan kejahatan dan menganiaya dirinya kemudian dia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An Nisa (4) : 110)

3. Mencegah Azab Allah SWT.

Jika umat Muslim yang memohon ampunan Allah SWT., maka Allah SWT. tidak akan mengazab hambanya. Berdasarkan firman Allah SWT. dalam Surat Al Anfal ayat 33, sebagai berikut:

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya: “Dan sekali-kali Allah tidaklah akan mengazab mereka, sedang kamu (Muhammad) berada di antara mereka, dan tidaklah pula Allah akan mengazab mereka sedang mereka meminta ampun.” (Al Anfal (8) : 33)

4. Dicintai Allah SWT.

Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 222, sebagai berikut:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: “… Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al Baqarah : 222)

5. Mendapatkan Rahmat Allah SWT.

Istighfar akan mendatangkan rahmat kepada umat Muslim yang terus membacanya. Allah SWT. berfirman dalam Surat An Nam ayat 46 yaitu:

قَالَ يَا قَوْمِ لِمَ تَسْتَعْجِلُونَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ ۖ لَوْلَا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat.” (QS. An Naml : 46)

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai sayyidul istighfar. Semoga Anda sekalian senantiasa di tiap harinya mengamalkan dengan membaca sayyidul istighfar.

Shalawat Shalat Tarawih

_pur
3 min read

Sholawat Badar

Doa ibu
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *