Shalat Hajat

3 min read

Shalat Hajat

Shalat Hajat – Setiap orang memiliki suatu keinginan atau pun hajat masing-masing. Kita dapat meminta kepada Allah SWT. atas hajat kita melalui shalat hajat.

Salah satu bentuk ikhtiar agar keinginan kita dikabulkan oleh Allah SWT. yaitu dengan melakukan ibadah shalat hajat. Baik itu keinginan tentang jodoh, rezeki, atau pun perlindungan dari perkara-perkara mudharat atau masalah yang membawa keburukan. Jadi, bagaimana tata cara pelaksanaan shalat hajat yang benar dan doa apa yang akan diterima atau dikabulkan oleh Allah SWT? Berikut ini akan dijelaskan selengkapnya tentang sholat hajat.

Salah satu shalat sunnah yaitu sholat hajat. Shalat hajat merupakan ibadah sholat yang dilaksanakan karena mempunyai hajat supaya diperkenankan hajat nya oleh Allah SWT. Keinginan atau hajat di sini maksudnya yaitu keinginan akal hal-hal yang baik dan pastinya sesuai dengan syariat Islam atau tidak menyimpang dari Al Qur’an dan hadits. Contoh keinginan-keinginan tersebut bisa jadi berupa kemurahan rezeki, jodoh, kelancaran bekerja, kesembuhan penyakit, dan lainnya.

Waktu pelaksanaan shalat hajat yaitu dikerjakan bisa siang atau malam. shalat ini tidak dikerjakan pada waktu yang terlarang. Maksudnya adalah waktu sesudah subuh sampai terbitnya matahari, sesudah waktu ashar, dan lainnya, itu merupakan waktu terlarang untuk mengerjakan sholat hajat. Meskipun demikian, waktu yang paling mustajab untuk melaksanakan shalat hajat yaitu pada malam hari terutama di sepertiga malam.

Shalat hajat pelaksanaannya tidak berbeda dengan sholat lainnya, yaitu diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam setiap dua rakaat. Lafal niat yang membedakannya.

Jumlah rakaat shalat hajat yaitu dua rakaat. tetapi sholat hajat dapat dikerjakan sampai dengan dua belas rakaat, sama dengan sholat sunnah lainnya.

Doa Shalat Hajat

Sesudah melaksanakan shalat hajat, lalu duduklah dengan khusyu’. Kemudian membaca doa sebagai berikut:

1. Membaca Istighfar

Dalam kitab Tajul Jamil lil Ushul dianjurkan membaca istighfar 100 kali, yaitu:

Bacaan-Istighfar

Astaghfirullahal ‘adzhiim.

Artinya:
“Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Besar atau Maha Agung.”

Atau yang lebih lengkap lagi bacaan istighfar seperti ini:

Bacaan-Istighfar-Lengkap

Astaghfirullaha rabbii min kulli dzanbin wa atuubu ilayhi.

Artinya:
Aku memohon ampunan kepada Allah Tuhanku, dari segala dosa dan aku bertaubat kepada-Mu.”

2. Membaca Surat Pendek

Sesudah itu membaca surat pendek berikut ini, yaitu membaca surat Al Ikhlas, surat Al Falaq, Surat An Naas, dan Ayat Kursi masing-masing dibaca sebanyak 3 kali.

3. Membaca Sholawat Nabi

Sesudah membaca istighfar lalu membaca sholawat atas Nabi Muhammad SAW. sebanyak 100 kali, yakni membaca:

اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةَ الرِّضَا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِ الرِّضَاالرِّضَا

Allahumma shalli ‘alaa muhammadin shalaatar-ridhaa wardha ‘an ashaabihir ridhar ridhaa.

Artinya:
“Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, kesejahteraan yang diridhoi dan ridhoilah dari pada sahabat sahabat sekalian.”

4. Membaca Doa Hajat

Setelah itu membaca doa:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ .اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَّالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَّالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لَاتَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Laa ilaha iilallahul haliimul kariimu subhaanallahi rabbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rahmatika wa ‘azaaima maghfiratika wal ghaniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illaa farajtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.

Artinya:
“Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy Yang Agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang menyebabkan memperoleh rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh kebaikan dan selamat dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa (yang ada pada diriku) melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kesusahan melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.” (HR. Tirmidzi)

Sedangkan doa shalat hajat yang shahih yang kemudian juga dicantumkan Imam Nawawi dalam Al Adzkar adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Allaahumma innii as aluka wa atawajjahu ilaiku binabiyyika Muhammadin nabiyyir rahmati yaa Muhammad innii tawajjahta bika ilaa Rabbii fii haajatii haadzihi fatuqdlo lii Allaahumma syafi’hu fiy.

Artinya:
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu dan menghadap kepadaMu dengan Nabiku Muhammad, Nabi (pembawa) rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Tuhanku denganmu dengan kebutuhanku ini agar dipenuhi-Nya. Ya Allah, terimalah syafaatnya padaku.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

5. Sebutkan Hajat

Sesudah membaca doa di atas, lalu sampaikan segala hajat atau keinginan yang kita inginkan menggunakan bahasa kita sendiri. Insyaallah Allah SWT. mengerti dan memahami apa-apa yang kita sebutkan karena Allah Maha Mengerti.

6. Membaca Wirit

Kemudian perbanyaklah membaca wirit doa nabi Yusuf AS. berikut ini:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.

Artinya:
“Tidak ada tuhan selain engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Pelaksanaan shalat hajat ini dikerjakan semalam, atau tiga malam, bahkan sampai tujuh malam. Hal ini tergantung pada seberapa pentingnya dan sulitnya keinginan kita ini.

Manfaat Shalat Hajat

Manfaat-Sholat-Hajat

“Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (shalat hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad)

Dari hadist ini dijelaskan bahwa manfaat shalat hajat akan selalu menyertai bagi tiap-tiap umat Muslim yang mengamalkannya. Segala hajat yang kita harapkan akan diberikan atau dikabulkan oleh Allah SWT. cepat atau lambat.

Berikut ini manfaat-manfaat shalat hajat:

1. Hajatnya Dikabulkan

Salah satu manfaat dari sholat ini yang paling utama yaitu dikabulkannya segala macam doa dan keinginan kita.

2. Dicintai Allah SWT.

Shalat hajat termasuk ibadah yang sunnah yang jika dikerjakan akan dicintai oleh Allah SWT.

3. Diampuni Dosanya

Akan diampuni dosa seseorang oleh Allah SWT. jika memperbanyak sholat dan sujud.

4. Ditinggikan Derajatnya

“Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu” (HR. Muslim)

Baca Juga:

Nah, demikianlah pembahasan seputar tata cara pelaksanaan shalat hajat lengkap. Pastinya sebagai umat Muslim yang selalu ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. akan terus berusaha untuk meningkatkan iman dan amal ibadah kita. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Waktu Sholat dalam Islam

_pur
2 min read

Tata Cara Sholat Tahajud

_pur
2 min read

Sholat Nisfu Sya’ban

_pur
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *