Shalat Tasbih

3 min read

Shalat Tasbih

Shalat Tasbih – Membaca kalimat tasbih merupakan salah satu cara kita untuk terus menyebut nama Allah SWT. Salah satu cara kita terus membaca tasbih yaitu dengan shalat tasbih.

Banyak di antara kita, umat Muslim, tidak mengetahui atau kurang familiar dengan sholat tasbih. Shalat tasbih merupakan shalat sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. dan setidaknya dikerjakan paling sedikit satu kali dalam seumur hidup.

Apa itu shalat tasbih? Bagaimana cara pengerjaan shalat tasbih? Kapan waktu pelaksanaannya? Berikut akan dijabarkan mengenai shalat tasbih. Terus simak pembahasannya yaa…..

Pengertian Shalat Tasbih

Shalat tasbih adalah shalat sunnah yang dikerjakan untuk memperbanyak tasbih kita kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW. mengajarkan tata cara sholat tasbih kepada paman Beliau, Abbas bin Abdul Muthalib ra., Rasulullah SAW menyarankan kepada pamannya untuk melaksanakan sholat tasbih walaupun hanya sekali dalam seumur hidup.

Shalat-Tasbih1

Sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. mengenai tata cara sholat tasbih diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam hadits berikut:

“Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW. berkata kepada Abbas bin Abdul Muthalib, “ Hai Abbas, hai pamanku, maukah engkau aku beri? Maukah engkau aku kasihi? Maukah engkau aku beri hadiah? Maukah engkau aku ajari sepuluh sifat (pekerti)? Jika engkau melakukannya, Allah SWT. mengampuni dosamu: dosa yang awal dan yang akhir, dosa yang lama dan yang baru, dosa yang tidak disengaja dan yang disengaja, dosa yang kecil dan yang besar, dosa yang rahasia dan terang-terangan, sepuluh macam (dosa).

Engkau sholat empat rakaat. Pada setiap rakaat engkau membaca Al Fatihah dan satu surat. Jika engkau telah selesai membaca (surat) pada awal rakaat, sementara engkau masih berdiri, engkau membaca, ‘Subhanallah, wal hamdu lillah, wa laa ilaaha illallaah, wallahu akbar’ sebanyak 15 kali. Kemudian rukuk, maka engkau ucapkan (tasbih) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari rukuk, lalu ucapkan (tasbih) itu sebanyak 10 kali.

Kemudian engkau turun sujud, ketika sujud engkau ucapkan (tasbih) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari sujud, maka engkau ucapkan (tasbih) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau bersujud, lalu ucapkan (tasbih) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu, maka engkau ucapkan (tasbih) itu sebanyak 10 kali. Maka itulah 75 (tasbih) pada setiap satu rakaat. Engkau lakukan itu dalam empat rakaat.

Jika engkau mampu melakukan (sholat) itu setiap hari sekali, maka lakukanlah! Jika engkau tidak melakukannya, maka (lakukan) setiap bulan sekali! Jika tidak, maka (lakukan) setiap tahun sekali! Jika engkau tidak melakukannya, maka (lakukan) sekali seumur hidupmu.” (HR. Abu Dawud)

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tasbih

Dalam melaksanakan sholat tasbih ada aturan jumlah kalimat tasbih yang harus dibaca. Dalam sholat tasbih ada 300 kali tasbih yang harus dibaca dalam 4 rakaat sholat sunnah tersebut.

Sholat tasbih dilaksanakan sebanyak empat rakaat. Ada dua waktu dalam melaksanakan shalat tasbih yaitu:

  • siang hari, apabila mengerjakan shalat pada siang hari, empat rakaat ditunaikan dengan satu salam.
  • malam hari, apabila mengerjakan shalat pada malam hari ditunaikan dengan dua kali salam, satu salam tiap dua rakaat.

Berikut ini tata cara dalam melaksanakan sholat tasbih, yaitu:

  1. Berdiri menghadap kiblat dan mengucapkan niat.
  2. Setelah membaca surat Al Fatihah dan membaca surat pendek membaca tasbih sebanyak 15 kali tasbih
  3. Selanjutnya rukuk, sesudah bacaan rukuk membaca tasbih sebanyak 10 kali tasbih
  4. Saat iktidal, sesudah membaca bacaan iktidal membaca tasbih sebanyak 10 kali
  5. Saat sujud pertama, sesudah membaca bacaan sujud pertama membaca 10 kali tasbih
  6. Sesudah membaca bacaan duduk di antara dua sujud, kemudian membaca tasbih sebanyak 10 kali tasbih
  7. Lalu selesai membaca bacaan sujud kedua, membaca tasbih sebanyak 10 kali tasbih
  8. Terakhir, sesudah membaca bacaan tahiyat akhir atau duduk istirahah ketika akan berdiri, membaca tasbih sebanyak 10 kali tasbih.

Apabila dihitung kalkulasinya dalam satu rakaat, kalimat tasbih dibaca sebanyak 75 kali. Sehingga untuk 4 rakaat shalat tasbih kita telah membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali.

Niat Shalat Tasbih

Niat sholat tasbih di siang hari, empat rakaat dikerjakan dengan satu salam sebagai berikut:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat tashbiihi arba’a raka’aati lillaahi taa’alaa.

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat sholat tasbih di malam hari, empat rakaat dikerjakan dengan dua salam sebagai berikut:

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat tashbiihi rak’ataini lillaahi taa’alaa.

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tasbih

Berikut kalimat tasbihnya yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.”

Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.”

Atau dengan kalimat tasbih berikut ini:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُوَلَا حَوْلَ وَ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Subhaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adzhiim.

Artinya: “Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar dan tidak ada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung,”

Keutamaan Shalat Tasbih

Berikut merupakan keutamaan-keutamaan dari sholat tasbih:

1. Memberatkan timbangan amal baik

Timbangan amal baik di akhirat akan diberatkan, apabila rajin membaca tasbih. Rasulullah SAW. meriwayatkan tentang keutamaan sholat tasbih:

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِى الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

Artinya: “Ada dua kalimat yang keduanya ringan diucapkan di lidah namun memberatkan timbangan amal dan keduanya disukai oleh Ar Rahman, yaitu: Subhaanallaahi wa bi hamdihi subhaanallaahil adzhiim.” ( HR. Bukhari dan HR. Muslim)

2. Memiliki kebun kurma di surga

Saat rajin menjalankan sholat tasbih, Allah SWT. akan menanamkan sebatang pohon kurma setiap kali membaca subhanallahil adzhiimi wa bi hamdihi. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi berikut:

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِى الْجَنَّةِ

Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan subhanallahil adzhiimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga.” (HR. At Tirmidzi)

3. Penghapus Dosa

Sabda Rasulullah SAW. mengenai shalat tasbih:

مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِالْبَحْرِ

Artinya: “Subhaanallaahi wa bi hamdihi yang dibaca sebanyak 100 kali maka Allah bisa menghapuskan kesalahan meskipun kesalahan tersebut sebanyak buih yang ada di lautan.” ( HR. Muslim dan HR. Bukhari )

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan tentang shalat tasbih. Semoga dapat membantu lebih mengenal lebih dalam tentang shalat tasbih dan dapat diamalkan setiap hari.

Shalat Idul Fitri

_pur
3 min read

Shalat Sunnah Rawatib

_pur
3 min read

Shalat Idul Adha

_pur
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *