Shalat Taubat

3 min read

Shalat Taubat

Shalat Taubat – Manusia bukanlah manusia sempurna. Tiap-tiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa, baik kecil atau pun besar, disengaja atau pun tidak. Dengan terus memohon ampunan kepada Allah SWT. dengan cara menyesalinya tidaklah cukup. Apalagi dosa yang kita lakukan akan semakin bertambah di tiap harinya. Karena tanpa kita sadari, kita terkadang melakukan dosa.

Artikel kali ini akan membahas mengenai shalat taubat, dari apa itu shalat taubat, cara mengerjakannya, niat, hingga doa-doa sesudah melaksanakan shalat taubat. Jangan sampai terlewatkan ya….

Tata cara Pelaksanaan Shalat Taubat

Setiap kali kita berbuat kesalahan dan dosa, baik dosa kecil atau pun dosa besar, kita diperintahkan untuk segera memohon ampun atau bertaubat kepada Allah SWT. Dalam surat At Tamrin ayat 8, Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha.” (QS. At Tamrin : 8)

Selain menyesali dosa atau pun perbuatan jahat yang pernah dilakukan dianjurkan juga melaksanakan shalat taubat dan memperbanyak istighfar sesudahnya. Rasulullah berkata:

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ»، ثم قرأ هذه الآية: وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

Artinya:
“Setiap hamba yang melakukan dosa, kemudian dia segera bergerak dan bersuci kemudian mengerjakan shalat, setelah itu memohon ampunan kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosanya.” (QS. Ali Imran : 135) Setelah itu, Rasul membaca ayat,

“Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji dan menganiaya diri sendiri, mereka segera mengingat akan Allah, dan memohon ampun atas dosa-dosa mereka.” (HR: At Tirmidzi)

Tiap orang bisa mengerjakan sholat taubat sendiri-sendiri agar lebih khusyuk dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sholat taubat merupakan jenis sholat sunnah nafilah. Maksudnya yaitu tidak disyariatkan untuk melakukan sholat ini secara berjamaah.

Tata-Cara-Sholat-Taubat

Jumlah rakaat shalat taubat yaitu dua, empat, sampai 6 rakaat. Sholat taubat bisa dilakukan kapan saja, baik siang atau pun malam, tanpa ada batasan waktu pelaksanaannya, kecuali di waktu-waktu yang diharamkan. Beberapa ulama mengatakan bahwa waktu paling utama untuk mengerjakan shalat taubat yaitu pada sepertiga malam.

Tetapi, terdapat waktu yang diharamkan untuk mengerjakan shalat sunnah seperti berikut ini:

  1. Mulai dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
  2. Pada saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalah.
  3. Saat matahari persis di tengah-tengah hingga terlihat condong.
  4. Mulai dari sholat Ashar hingga matahari tenggelam.
  5. Ketika menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar tenggelam dengan sempurna.

Taubat yang paling baik adalah taubatan nasuha. Taubat nasuha adalah taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan semurni-murninya dan tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu lagi.

Secara bahasa taubat artinya kembali. Sedangkan secara istilah taubat yaitu kembali kepada Allah SWT., kembali pada syariat-Nya, mengakui segala bentuk kesalahan dan menyesalinya, serta berjanji tidak akan mengulangi kesalahan itu kembali.

Manfaat sholat taubat yaitu untuk menghapus dosa-dosa yang pernah dilakukan atau memohon ampunan kepada Allah SWT. atas semua kesalahan yang pernah dilakukan. Seorang manusia akan menyesali dosanya di alam akhirat nanti, apabila melakukan kesalahan dan menumpuk dosa lalu tidak memohon ampunan Allah SWT.

Niat Shalat Taubat

Berikut niat shalat taubat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَي

Ushallii sunnatat taubati rok’atainii lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Saya niat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Doa Shalat Taubat

Sesudah selesai melaksanakan shalat taubat, dianjurkan untuk membaca istighfar sebagai bentuk permohonan maaf kepada Allah SWT. atas dosa-dosa yang telah diperbuat.

Adapun doa-doa shalat taubat yaitu sebagai berikut:

1. Istighfar Pendek

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لا إلَهَ إلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأتُوبُ إلَيْه

Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi.

Artinya:
“Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada tuhan selain Allah, Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”

2. Sayyidul Istighfar

Sangat baik jika memperbanyak membaca sayyidul istighfar. Imam Bukhari menyebutnya istighfar yang paling utama. Bacaan doa sayyidul istighfar yaitu sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu. A’udzu bika min syarri maa shana’tu, abuu u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya:
“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau yang telah menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku akan menepati janjiku untuk taat kepada-Mu dan janji balasan-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang telah aku perbuat, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau sendiri.”

Rasulullah SAW pernah bersabda perihal doa tersebut, yang artinya: “Barangsiapa mengucapkannya (sayyidul istighfar) di siang hari dalam keadaan yakin dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia termasuk penduduk surga. Dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum subuh maka dia termasuk penduduk surga.” (HR. Al Bukhari)

3. Istighfar Nabi Adam AS.

Istighfar dan doa taubat Nabi Adam AS. dan Hawa dalam Surat Al A’raf ayat 23 yaitu:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriina.

Artinya:
“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf : 23)

4. Istighfar Rasulullah

Dalam riwayat Tirmidzi dan Abu Daud, Umar bin Khattab menghitung dalam sebuah majlis Rasulullah SAW. mengucapkan istighfar ini sebanyak seratus kali.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ تَوَّابُ رَحِيْمٌ

Rabbigfirlii watub’alayya innaka anta tawwabur rahiim.

Artinya:
“Ya Allah ampuni aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang.”

Keutamaan Shalat Taubat

Sholat taubat mempunyai keutamaan yang luar biasa, antara lain sebagai berikut:

  1. Akan diampuni oleh Allah SWT.
  2. Akan dicintai oleh Allah SWT.
  3. Akan dimasukkan ke dalam surga oleh Allah SWT.
  4. Akan didoakan malaikat

Baca Juga:

Demikianlah tata cara pelaksanaan, niat, dan doa shalat taubat, serta keutamaan sholat sunnah ini. Semoga bermanfaat.

Waktu Sholat dalam Islam

_pur
2 min read

Tata Cara Sholat Tahajud

_pur
2 min read

Sholat Nisfu Sya’ban

_pur
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *