Sholat Wajib

3 min read

Sholat Wajib

Sholat Wajib – Setiap agama memiliki kewajiban masing-masing dalam beribadah. Bagi agama Islam, sholat merupakan salah satu dari ibadah wajib yang harus dikerjakan di tiap waktunya. Setiap umat Muslim yang sudah baligh atau dewasa sesuai dengan syariat memiliki kewajiban yang harus dilakukan baik dalam keadaan sehat atau pun sakit yaitu sholat wajib lima waktu dalam sehari semalam.

Sholat terdiri dari dua macam yaitu sholat wajib dan sholat sunnah. Sholat wajib adalah ibadah yang jika dilaksanakan akan memperoleh pahala, sedangkan jika tidak dikerjakan akan mendapatkan dosa. Sedangkan sholat sunnah itu boleh dikerjakan atau pun tidak, jika dikerjakan akan memperoleh pahala. Namun apabila tidak dikerjakan tidak apa-apa karena merupakan amalan sunnah.

Sholat wajib sebenarnya boleh dikerjakan sendiri di rumah. Namun, sangat disarankan untuk melaksanakannya secara berjamaah di masjid karena pahala yang akan diperoleh sebanyak 27 kali lipat dari sholat sendiri. Sebelum mengerjakan sholat, tubuh harus dalam kondisi suci dan bersih. Oleh karena itu, akan dipaparkan mengenai sholat wajib, dari pengertian, syarat wajib sholat, niat sholat wajib, hingga hukum sholat wajib.

Tata-Cara-Shalat

Sholat Wajib

Dasar dari kehidupan setiap umat Muslim yaitu Rukun Islam. Rukun Islam merupakan lima tindakan dasar dalam Islam yang dianggap sebagai pondasi wajib bagi orang-orang yang beriman. Rukun Islam terdiri dari lima perkara, yaitu:

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat, yaitu mengakui bahwa tiada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah SWT., dan mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW. itu adalah utusan Allah SWT.
  2. Mengerjakan sholat lima waktu.
  3. Berpuasa selama bulan suci Ramadhan
  4. Membayar zakat.
  5. Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.

Sholat wajib lima waktu atau sering disebut juga sholat fardhu terdiri dari sholat subuh, sholat, dzuhur, sholat ashar, sholat maghrib, dan sholat isya. Sholat fardhu merupakan sholat yang sudah ditentukan waktu pelaksanaannya.

Melaksanakan sholat di awal waktu sangat dianjurkan. Maka, saat adzan berkumandang, kita harus siap dan bergegas untuk melaksanakan sholat. Perintah untuk melaksanakan sholat lima waktu telah disampaikan dalam Al Qur’an. Firman Allah tentang sholat wajib pada surah An Nisa ayat 103 yaitu:

اِنَّ الصَّلٰوۃَ کَانَتۡ عَلَی الۡمُؤۡمِنِیۡنَ کِتٰبًا مَّوۡقُوۡتًا

Artinya:
Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An Nisa:103)

Oleh sebab itu, dirikanlah sholat karena sholat merupakan kewajiban tiap-tiap orang Islam. Bagi setiap orang yang melaksanakan sholat harus menaati dan mengetahui syarat dan rukun yang telah ditetapkan.

Ketentuan dan syarat untuk mengerjakan sholat wajib pun telah diatur dalam Al Qur’an dan hadist.

Syarat Wajib Sholat

Tiap-tiap orang Islam yang akan mengerjakan ibadah sholat harus mengetahui syarat dan rukun sholat. Jika syarat wajib sholat tidak dilakukan, maka sholat yang dikerjakan pun akan menjadi tidak sah. Syarat wajib sholat diantaranya:

  1. Beragama Islam
  2. Berakal sehat
  3. Sudah baligh atau dewasa
  4. Bersih atau pun suci dari hadats dan najis
  5. Sudah mendengar atau mengetahui ajakan dakwah Islam

Syarat Sah Sholat

Setelah mengetahui pengertian sholat dan syarat-syarat wajib sholat, Anda harus mengetahui juga syarat sah sholat. Berikut ini syarat-syarat sah sholat yaitu:

  1. Suci dari hadats baik hadats kecil atau pun besar
  2. Harus menutup aurat
  3. Sudah masuk waktu sholat yang telah ditentukan untuk tiap-tiap sholat
  4. Harus menghadap arah kiblat
  5. Mengetahui tentang cara melaksanakan ibadah sholat tersebut.
  6. Menjauhi hal-hal yang membatalkan sholat

Batasan aurat bagi laki-laki dan perempuan, yaitu bagi laki-laki auratnya antara pusat dan lutut, sedangkan perempuan seluruh anggota badannya kecuali muka dan kedua telapak tangan.

Umat Muslim melaksanakan sholat lima kali dalam sehari, yaitu sholat subuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya. Oleh karena itu, wajib bagi tiap-tiap orang Muslim mengetahui hal-hal apa saja yang dapat membatalkan sholat atau pun hal-hal yang dapat membuat sholat menjadi tidak sah.

Yang Membatalkan Sholat

Berikut hal-hal yang membatalkan sholat yaitu:

  1. Berkata-kata dengan sengaja.
  2. Berhadats.
  3. Terkena najis.
  4. Terbukanya aurat jika tidak dibenahi segera.
  5. Berubah niatnya. Misalnya di tengah sholat ingin keluar atau memutuskan sholat, maka sholatnya seketika itu juga batal.
  6. Membelakangi kiblat.
  7. Makan atau pun minum meskipun hanya sedikit saja.
  8. Melakukan gerakan atau aktivitas yang dilakukan berturut-turut sebanyak tiga kali.
  9. Murtad, yaitu keluar dari agama Islam baik dari ucapannya atau pun tindakannya.
  10. Tertawa terbahak-bahak.
  11. Mendahului imam dengan dua rukun fi’li dan tertinggal dua rukun fi’li tanpa halangan.

Yang termasuk rukun fi’li atau perbuatan yaitu sebagai berikut:

  1. Qiyam (Berdiri dengan khusyu’)
  2. Rukuk
  3. Iktidal
  4. Sujud
  5. Duduk di antara dua sujud
  6. Duduk membaca tahiyat atau tasyhadud akhir

Rukun Sholat

Rukun sholat harus dilaksanakan saat sholat dan harus tertib tidak terbolak-balik. Rukun sholat sebagai berikut:

  1. Niat
  2. Berdiri tegak bagi yang mampu. Boleh sambil berbaring atau pun duduk jika kondisi tubuh sedang sakit dan tidak mampu untuk berdiri tegak.
  3. Takbiratul ikram
  4. Membaca surat Al Fatihah di tiap-tiap rakaat
  5. Rukuk dengan tumakninah
  6. Iktidal dengan tumakninah
  7. Sujud dua kali dengan tumakninah
  8. Duduk antara dua sujud dengan tumakninah
  9. Duduk tasyahud atau tahiyat akhir dengan tumakninah
  10. Membaca sholawat nabi ketika tasyahud atau tahiyat akhir
  11. Membaca salam
  12. Tertib

Niat-Niat Sholat Wajib

Berikut merupakan niat-niat sholat wajib atau fardhu yaitu sebagai berikut:

Niat Sholat Dzuhur

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli fardhadz dzuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Aku niat sholat fardhu dzuhur empat rakaat menghadap kiblat makmuman karena Allah ta’ala”.

Niat Sholat Ashar

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli fardhal ‘ashri arba’a raka ‘aatim mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Aku niat sholat fardhu ashar empat rakaat menghadap kiblat makmuman karena Allah ta’ala”.

Niat Sholat Maghrib

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli fardhal maghribi tsalaatsa raka ‘aatim mustaqbilal qiblati adaa’an ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Aku niat sholat fardhu maghrib tiga rakaat menghadap kiblat makmuman karena Allah ta’ala”.

Niat Sholat Isya

اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli fardhal ‘isyaai arba’a raka’aatim mustaqbilal qiblati adaa`an ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Aku niat sholat fardhu isya empat rakaat menghadap kiblat makmuman karena Allah ta’ala”.

Niat Sholat Shubuh

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli fardhash shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa`an ma’muuman lillaahi ta’aala.

Artinya:
“Aku niat sholat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat makmuman karena Allah ta’ala”.

Untuk setiap lafaz niat sholat, apabila sebagai imam, kata “ma’muuman” diganti dengan “imaaman”, dan jika sholat sendiri maka kata “ma’muuman” dihilangkan.

Baca Juga:

Pentingnya sholat bagi tiap-tiap umat Muslim mengharuskan untuk sholat dengan benar dan sesuai. Kenapa? Agar sholat kita lebih khusyu’ dan diterima oleh Allah SWT. Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk lebih memahami apa itu sholat.