Siksa Api Neraka

2 min read

Siksa Api Neraka

Siksa Api Neraka – Setiap manusia yang hidup akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan yang dilakukan selama hidupnya. Baik dan buruknya yang kita kerjakan semua ada balasannya.

Meskipun selama kita hidup kita tidak pernah merasa kesulitan atas perbuatan kita yang salah, Allah SWT. tetap akan memberikan balasan atas perbuatan kita di akhirat kelak. Karena manusia tidak dapat menghakimi seseorang, hanya Allah SWT. yang berhak menghukum hambanya.

Tahukah kamu bagaimana siksa api neraka itu?

Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap beberapa siksa api neraka yang akan dirasakan oleh orang – orang yang berbuat dosa.

Api

Di akhirat nanti tiap manusia akan diadili oleh Allah SWT. Ketika di padang Mahsyar Allah SWT. akan mengelompokkan dan memasukkan ke dua tempat yaitu surga dan neraka.

Jika selama hidupnya di dunia melakukan semua perintah Allah SWT. dan menjauhi segala larangan yang Allah SWT. telah tetapkan maka akan dimasukkan ke dalam surga. Segala amal perbuatan yang baik akan menuntunnya ke dalam surga Allah.

Lalu bagaimana dengan manusia yang penuh dosa?

Allah SWT. menyediakan tempat yang penuh dengan siksaan, bahkan siksa yang sangat amat pedih yaitu neraka. Api neraka yang sangat panas. Terkena panas matahari atau api saja kita sudah tidak tahan. Bagaimana dengan api neraka?

Semoga kita selalu dalam perlindungan Allah SWT., selalu mengerjakan perintah Allah SWT. dan menjauhi segala hal yang di larang.

Berikut ini siksaan api neraka yang akan dirasakan oleh para penghuni neraka sebagai balasan atas dosa yang telah dilakukan semasa hidup di dunia:

a. Menghanguskan Kulit

Allah SWT. menciptakan neraka dengan api yang sangat membakar hingga kulit pun hangus terbakar kepada orang – orang kafir. Hal ini terdapat dalam surat An Nisa ayat 56, Allah SWT. berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

Artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisa ayat 56)

Pada ayat lain juga dijelaskan bahwa:

سَأُصْلِيهِ سَقَرَ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا سَقَرُ .لَا تُبْقِي وَلَا تَذَرُ. لَوَّاحَةٌ لِلْبَشَرِ

Artinya:
“Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar. Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan. (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.” (QS. Al Muddassir ayat 26-29)

b. Di Rantai dan di Belenggu Saat di Neraka

Bagi orang – orang kafir akan mendapatkan balasan berupa dibelenggu dan di rantai saat di neraka. Adapun hal tersebut terdapat dalam ayat – ayat Al Quran berikut ini:

.إِنَّ لَدَيْنَا أَنْكَالًا وَجَحِيمًا.وَطَعَامًا ذَا غُصَّةٍ وَعَذَابًا أَلِيمًا

Artinya:
“Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu – belenggu yang berat dan neraka yang menyala – nyala. Dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.” (QS. Al Muzzammil ayat 12-13)

Allah SWT berfirman juga pada ayat yang lain yaitu:

إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ سَلَاسِلَ وَأَغْلَالًا وَسَعِيرًا

Artinya:
“Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang – orang kafir rantai, belenggu, dan neraka yang menyala – nyala.” (QS. Al Insan ayat 4)

c. Penyiksaan di Wajah

Allah SWT. mengazab seorang hambanya di neraka di bagian wajah. Karena wajah merupakan bagian yang paling mulia.

وَمَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ ۖ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِهِ ۖ وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ عُمْيًا وَبُكْمًا وَصُمًّا ۖ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنَاهُمْ سَعِيرًا

Artinya:
“Dan barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barang siapa yang Dia sesatkan maka sekali – kali kamu tidak akan mendapatkan penolong – penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) dengan wajah tersungkur dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Tiap – tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka.” (QS. Al Isra ayat 97)

d. Muka Menjadi Hitam

Allah SWT. berfirman mengenai azab di neraka dengan muka yang hitam muram seperti pada surat Ali Imran ayat 106 berikut ini:

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

Artinya:
“Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang – orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.” (QS. Ali Imran ayat 106)

e. Seluruh Isi Perut Hancur disiram Hamim

Air yang sangat panas yang berasal dari api neraka disebut dengan hamim. Hamim tersebut dipergunakan untuk menyiram seluruh tubuh dari ujung rambut hingga kaki dan dapat menembus hingga menghancurkan seluruh isi perut.

Hal tersebut terdapat dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 19 sampai 20, Allah SWT. berfirman:

هَٰذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ. يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ

Artinya:
“Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian – pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).” (QS. Al Hajj ayat 19-20)

Allah SWT. berhak atas segala sesuatu yang terjadi pada tiap hambanya. Semua amal baik dan buruk tiap hambanya hanya Allah SWT. yang mengetahui balasannya. Tidaklah ada manusia yang dapat menghakimi seseorang seperti Allah SWT. Sesungguhnya siksa Allah SWT. amat pedih.

Melakukan segala sesuatu yang Allah SWT. perintahkan dengan ikhlas dan ikhtiar, hasil akhirnya menyerahkan semua kepada Allah SWT.

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai siksa api neraka. Berbuat baiklah terhadap sesama, kerjakanlah apa yang Allah SWT. perintahkan, dan jauhi larangan-Nya. Semoga Allah SWT. selalu melindungi kita dari siksa api neraka. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read