Surat Al-Kahfi Beserta Artinya Terlengkap (Arap, Latin, Terjemahan)

4 min read

Surat Al-Kahfi

Surat Al-Kahfi – Termasuklah salah satu sunnah hari jumat yang sering disiarkan oleh para dai adalah pembacaan surat al Kahfi. Dalam banyak kisah Dakwah, Anda pasti akan menemukan bahwa Anda membaca Surah al-Kahfi pada hari Jumat.

Tetapi mengapa seseorang membaca Surah al-Kahfi pada hari Jumat malam? Padahal sunnah pada Jumat sore.

Yang perlu Anda ketahui adalah bahwa Islam yang mengubah hari ditentukan setelah matahari terbenam. Jadi bila waktu Maghrib sudah lewat maka sudah berganti. Artinya Anda bisa membaca al-Kahfi pada hari Kamis karena siang hari sudah diubah menjadi hari Jumat.

Dasar pembacaan surat Al Kahfi yang akan dibaca pada hari Jum’at adalah hadits Nabi.

Hadis-Alkahfi

Artinya:
“Siapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, cahaya akan meneranginya di antara dua jum’at.” (HR. Al-Hakim)

Bukan fadillah membaca surat Al Kahfi. Tentu saja Anda juga ingin bersinar di kedua hari Jumat. Jumlah ayat dalam Surat Al-Kahfi ada 110. Dalam ayat ini terdapat 4 cerita, tepatnya memiliki makna dan kedalaman hikmah yang harus dipelajari dari Islam.

Kandungan Surat

Seperti namanya, salah satu isi surat ini adalah dari Ashabul Kahfi. Kisah ini adalah kisah anak muda yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan berusaha menghindari kezaliman.

Sampai kemudian, dia masuk ke dalam gua dan akhirnya tidur disana. Jadi nama Ashabul Kahfi berarti penghuni gua. Kisah Ashabul Kahfi ditemukan secara khusus pada ayat 9-26, namun inti dari cerita tersebut ada dalam dua ayat, yaitu pada ayat 13 dan 14.

Jadi lafadz ayatnya,

Hadis-Alkahfi-1

Artinya:
“Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, “Tuhan Kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; Kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, Sesungguhnya Kami kalau demikian telah mengucapkan Perkataan yang Amat jauh dari kebenaran.”

4 Kisah Dalam Surat Al Kahfi

Surat Al Kahf setidaknya memiliki 4 cerita yang kesemuanya bisa menjadi pelajaran yang bermanfaat bagi umat Islam. Di bawah ini adalah 4 cerita yang terkandung terhadap sutar tersebut:

1. Kisah Ashabul Kahfi

Kisah Ashabul Kahfi adalah kisah paling populer di surat ini. Kacariyos, ada sekelompok orang yang percaya bahwa anak laki-laki itu tinggal di wilayah yang tidak bersahabat.

Kisah-Ashabul-Kahfi

Dia pasti ditolak dan diintimidasi karena agama yang dia perjuangkan. Banyak orang jatuh ke masa muda. Tuhan bisa melindungimu di dalam gua. Dia tidur di gua selama 300 tahun. Ketika Anda bangun dan tidur di tanah orang-orang kafir, itu telah menjadi wilayah yang percaya kepada Tuhan.

Nama ketujuh pemuda tersebut ialah:

  • Tamlikha
  • Sarbunus
  • Martunus
  • Maksalmina
  • Kasyfitatanunus
  • Bainunus (Nainunus)
  • Dzunuanus

Ketujuh pemuda itu ditemani seekor anjing bernama Qitmir. Ketujuh pemuda ini percaya pada Tuhan di tengah-tengah umat dan bangsanya.

Keyakinan ini tertulis dalam Al-Qur’an tentang Al-Kahfi ayat 13:

QS.-Al-Kahfi-ayat-13

Artinya:
“Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami berikan petunjuk kepada mereka.” (QS. Al-Kahfi ayat 13).

Karena keyakinan dan tekadnya untuk mempertahankan agamanya, 7 pemuda ini mendapat pertolongan dari Tuhan.

2. Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir

Kisah Musa dan Nabi Khidzir diceritakan di suatu ayat 60 sampai 82 oleh Surat Al Kahfi. Surat itu menjelaskan bahwa Allah bertanya kepada Musa tentang orang-orang paling saleh di dunia. Kemudian Musa menjawab bahwa dia adalah yang paling terampil.

Kisah-Nabi-Musa-dan-Nabi-Khidir

Tuhan juga melaporkan bahwa ada orang lain yang lebih pintar dari Musa. Maka Nabi Musa berusaha mencari Nabi Khidr. Ketika bertemu dengan Nabi Khidir, ada kejadian yang dilakukan Nabi Khidir yang menjelaskan kepada Nabi Musa bahwa dia memang lebih bijak.

Bagaimanapun, penyakit Musa menularkan dari orang-orang yang memiliki ilmu yang lebih unggul.

Cerita tersebut yakni telah mengajarkan:

“Di Atas Langit Masih Ada Langit”

Oleh karena itu, manusia tidak boleh bangga dengan apa yang dimilikinya, karena segala sesuatu berasal dari Allah SWT. Allah SWT adalah segalanya Sesuai dengan kualitas baik Allah dalam Asmaul Husna yang bukan milik manusia.

3. Kisah Pemilik 2 Kebun

Itu datang dalam Surat Al-Kahf, ayat 32 sampai ayat 34, ketika seseorang yang diberikan oleh Tuhan untuk memarkirnya merasa bangga karenanya.

Kisah-Pemilik-2-Kebun

Dia melepaskan prinsip keyakinan dan tidak baik bersyukur kepada Tuhan. Bagaimanapun, dia terus bangga pada dirinya sendiri saat dia mencari dunia dengan meningkatkan kekayaan dan keturunannya.

Kisah ini mengajari kita untuk tidak lupa mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Manfaatnya semuanya dari Tuhan. Tuhan selalu dapat mengambil apapun yang dia berikan, jika dia mau.

4. Kisah Dzulqornain

Hal ini terkait dengan ayat 83 sampai dengan 110 dalam Surah Al Kahfi. Dzulqornain adalah raja tertinggi yang mengendalikan kekuasaan dan pengetahuan. Dia berkeliling dunia untuk menyebarkan kebaikan.

Kisah-Dzulqornain

Dia bisa mengatasi kejahatan Ya juj dan Ma juj dengan membangun benteng. Ia juga mampu berkomunikasi dengan orang-orang yang hampir tidak mengenal ucapan tersebut. Cerita ini memberi pelajaran tentang tes kekuatan. Orang seharusnya tidak setuju bahwa mereka memiliki kekuasaan.

Dzulqornain adalah pemimpin teladan karena dia tidak difitnah karena kekuasaan dan otoritasnya. Semua cerita yang dituturkan dalam surat Al Kahfi di atas semestinya bisa menjadi pelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat.

Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat

Keutamaan-Membaca-Surat-Al-Kahfi

Surat Al-Kahf adalah salah satu huruf dalam Alquran, yaitu di akhir bab 15 dan di awal bab 16. Surat Al-Kahf ini berisi Surat Makiyyah atau surat yang dikirim ke kota Mekah. Surah Al-Kahf berisi 110 ayat dan menempati urutan ke-18 dari 114 terhadap Alquran.

a. Dapat Melindungi Kita dari Dajjal dan Segala Fitnahnya

Dikatakan bahwa dalam beberapa hadits, makhluk yang disebut Dajjal ini adalah makhluk paling buruk yang pernah ada. Beberapa melaporkan memiliki mata dengan kulit merah, yang lain mengatakan dia tinggi dan akan keluar dari Segitiga Bermuda.

Ada juga yang mengatakan bahwa dia adalah makhluk yang memiliki kalimat “Kaf Fa Ro” yang artinya “tidak beriman”. ”Seseorang menceritakan hadits, “Antikristus tidak terlihat, jadi orang-orang melupakan Imam dan meninggalkan dia untuk mengingat mereka di mimbar.” (HR Ahmad).

Salah satu keutamaan dan manfaat membaca Surah Al-Kahfi setiap Jumat atau Jumat malam adalah menghindarkan kita dari fitnah Dajjal.

Karena memfitnah Antikristus itu sangat kejam dan bisa membawa kita ke salah dan masuk neraka. Hal ini diperkuat oleh hadits: “Barang siapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Dajjal tidak bisa memudharatkannya.” (HR Dailami).

b. Kita Akan Mendapatkan Cahaya Penerang dari Allah

Dalam hidup ini menjadikan hidup kita penuh berkah dan damai saat Tuhan puas dengan segala perbuatan di muka bumi. Dengan berkah Tuhan, hati kita akan damai dan santai dalam hidup ini.

Salah satu manfaat membaca Surat Al Kahfi secara rutin pada hari Jumat atau Jumat malam adalah bahwa Allah senantiasa melindungi hidup kita dengan cahaya berkah dan tuntunan dalam hidup ini.

Bahkan ketika ujian dan cobaan datang, kita tetap bersabar dan bertatap muka. Dalam hadits dikatakan: “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya, dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.” (HR Ahmad).

c. Kita Akan Mendapatkan Ampunan dari Allah SWT

Setiap orang harus lepas dari dosa dan kesalahan. Iblis ini yang memintanya untuk berdosa terhadap Tuhan agar dia bisa memiliki teman di neraka. Na’udzubillah. Untuk itu manusia harus selalu berbalik agar Tuhan mengampuni dosa-dosa kita dan tidak membawa dia ke neraka. Jadi sangat buruk untuk kembali ke akhirat.

Salah satu waktu terbaik untuk memohon ampunan Tuhan adalah pada hari Jumat dengan pertobatan yang tulus dan membaca surat Al Kahfi. Dalam riwayat Abu Sa’id al-Khudri ra, kata Ibn Umar ra. “Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jum’at.”.

d. Dapat Menghindarkan Kita dari Gangguan Setan

Iblis dan semua kejahatan yang ditimbulkannya merupakan ancaman bagi kehidupan yang harus kita waspadai. Karena ketika kita jatuh ke dalam godaan iblis dan menyerah pada semua godaannya, kita menjadi pengikut Setan dan masuk ke dalam kejahatan. Kita harus tetap dekat dengan Tuhan dan mencari perlindungan dari Setan dan semua kejahatan terhadapnya.

Menurut nasihat Nabi SAW, salah satu cara untuk melindungi diri dari godaan setan dan segala perbuatan jahat adalah dengan membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat atau Jumat. Dilaporkan dari Ibn Mardawaih dari Abdullah bin Mughaffal bahwa rumah yang membaca surat dari Al-Khafi dan surat dari Al-Baqarah malam itu tidak akan diikuti oleh setan.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Surat Al-Kahfi. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.