Kandungan Surat Yasin Beserta Fadhilah Terlengkap (Arab, Latin, dan Arti)

3 min read

Surat Yasin

Kandungan Surat Yasin Beserta Fadhilah Terlengkap (Arab, Latin, dan Arti) – Surat Yasin merupakan surat yang familiar kita dengar. Surat ini sering sekali digunakan ketika ada acara doa bersama, terutama untuk acara kirim doa saat ada yang meninggal.

Banyak yang menganggap jika surat Yasin merupakan surat yang sangat penting yang ada pada Al Quran. Surat ini biasa dibaca di malam Jumat dan merupakan salah satu surat yang dibaca ketika ada seseorang meninggal dunia. Saat kirim doa bahkan di saat terakhirnya seseorang.

Walaupun begitu, tahukah kamu apa saja kandungan yang terdapat pada surat Yasin? Apakah benar surat Yasin memiliki banyak keutamaan yang luar biasa? Ulasan kali ini akan membahas mengenai surat Yasin meliputi kandungan surat Yasin dan keutamaan surat Yasin. Simak terus ya.

Surat Yasin

Surat Yasin

Surat Yasin dalam bahasa Arab ditulis يس . Surat Yasin merupakan salah satu surat yang ada pada Al Quran. Jumlah keseluruhan surat yang ada pada Al Quran yaitu 114 surat dan surat Yasin ini merupakan surat ke-36 yang ada pada juz 22. Surat ini merupakan golongan surat Makiyyah yang diturunkan sebelum surat Ash Shaffaat dan setelah surat Faathir, serta memiliki 83 ayat. Surat Makiyyah maksudnya adalah surat yang diturunkan di Mekah.

Kandungan Pada Surat Yasin

Kandungan dalam surat Yasin di antaranya yaitu:

a. Rasul utusan Allah Subhanahu wa ta’ala

Pada ayat 1 sampai ayat 6 menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala mengutus para rasul. Rasul yang diutus oleh Allah Subhanahu wa ta’ala yaitu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dan menurunkan kitab suci Al Quran kepada Beliau.

b. Peringatan bagi orang kafir

Pada ayat 7 sampai ayat 10, Allah Subhanahu wa ta’ala akan memberikan peringatan kepada orang-orang yang kafir. Mereka akan mendapatkan azab dan siksaan yang amat pedih.

c. Peringatan bagi orang Muslim

Pada ayat 11 sampai ayat 12, Allah Subhanahu wa ta’ala akan memperingatkan orang-orang Muslim. Proses dibangkitkannya manusia saat hari kiamat. Saat hari perhitungan nantinya, manusia akan dibangkitkan dan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dikerjakan selama hidup.

d. Kisah terdahulu

Pada ayat 13 sampai ayat 29 diceritakan mengenai sebuah kota yang menolak kedatangan utusan Allah Subhanahu wa ta’ala dalam mengajarkan agama Islam. Hal ini dijadikan sebagai pelajaran bagi orang Mekah.

Saat para penduduk mengancam akan membunuh utusan Allah Subhanahu wa ta’ala terdapat salah satu orang yang meyakini ajaran dari utusan Allah Subhanahu wa ta’ala. Orang tersebut disiksa dengan sangat kejam hingga akhirnya terbunuh oleh para penduduk karena membela utusan Allah Subhanahu wa ta’ala tersebut. Hingga akhirnya orang tersebut meninggal dalam keadaan syahid. Artinya orang tersebut akan mendapatkan tempat di surga kelak.

Meskipun demikian, sebelum meninggal orang tersebut malah mendoakan para penduduk tersebut. Doa yang diucapkan orang tersebut bertujuan untuk menyelamatkan para penduduknya dari murka Allah Subhanahu wa ta’ala.

e. Penyesalan orang yang kafir

Pada ayat 30 sampai ayat 32 berisi tentang penyesalan yang dilakukan orang-orang yang tidak beriman. Orang-orang yang dibinasakan karena mengolok-olok utusan Allah Subhanahu wa ta’ala.

f. Tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa ta’ala

Pada ayat 33 sampai ayat 50 berisi tentang tanda-tanda kekuasaan yang Allah Subhanahu wa ta’ala miliki. Allah Subhanahu wa ta’ala menunjukkan kekuasaannya agar manusia dapat menggunakan akal pikirannya dan terjadinya hari kiamat. Kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala atas segala isi di muka bumi ini.

g. Hari akhir

Pada ayat 51 sampai ayat 59 berisi tentang hari kiamat yang menjelaskan tentang keadaan orang-orang yang tidak beriman. Saat itu pula manusia akan dibangkitkan di hari kebangkitan. Semua perbuatan manusia semasa hidupnya dihisab. Bagi para penghuni surga amatlah bahagia dan mendapatkan keutamaan dari surga.

h. Hinaan kepada orang yang tidak beriman

Pada ayat 60 sampai ayat 68 berisi tentang hinaan yang didapatkan oleh orang-orang yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Allah Subhanahu wa ta’ala juga melarang manusia untuk menyembah dan mengikuti bujuk rayu setan.

i. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bukan penyair

Pada ayat 69 sampai ayat 70 menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bukanlah seorang penyair, melainkan sebagai utusan Allah Subhanahu wa ta’ala yang akan memberikan peringatan kepada orang-orang yang beriman dan azab kepada orang-orang yang kafir.

j. Proses pembentukan manusia

Pada ayat 71 hingga ayat 83 menceritakan tentang penciptaan binatang ternak yang dapat digunakan sebagai transportasi dan juga sumber bahan makanan. Meskipun begitu, manusia tetap tidak merasa puas dan menyembah selain Allah Subhanahu wa ta’ala. Padahal Allah Subhanahu wa ta’ala yang menciptakan manusia, langit, bumi, dan segala isinya. Ketika Allah Subhanahu wa ta’ala berkata, “Jadilah”. Maka hal itu akan terwujud. Maha Suci Allah atas segala Kuasa-Nya.

Keutamaan Pada Surat Yasin

Sama halnya dengan surat lainnya yang ada pada AL Quran, surat Yasin memiliki keutamaan yang luar biasa. Surat Yasin tidak boleh dijadikan mantra atau surat yang dipercayai bisa untuk hal-hal seperti sihir dan lain sebagainya. Karena bagaimanapun juga surat-surat yang terkandung dalam Al Quran memiliki keutamaan.

Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ

Artinya: “Segala sesuatu memiliki jantung. Jantungnya Al Quran yaitu surat Yasin. Siapa yang membaca surat Yasin, maka Allah akan mencatat baginya seperti telah membaca Al Quran sepuluh kali.” (HR. At Tirmidzi)

Seringkali kita lihat banyak hadits-hadits mengenai surat Yasin. Kita harus memastikan kebenaran hadits tersebut. Apakah hadits tersebut palsu atau tidak.

Meskipun begitu, surat-surat yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala yang ada di dalam Al Quran tentunya memiliki kandungannya masing-masing di tiap ayatnya dan juga memiliki keutamaan yang luar biasa yang Allah Subhanahu wa ta’ala sampaikan kepada umat-Nya. Hal ini dilakukan supaya umat-Nya tetap beriman.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai surah Yasin meliputi kandungan dan keutamaan dari surah tersebut. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda sekalian. Terima kasih.

Waktu Mustajab dalam Berdoa

_pur
3 min read

Adab Mandi Wajib

Mandi wajib diartikan dengan cara menyiramkan air ke seluruh bagian tubuh dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar.
_pur
3 min read

Bacaan Ayat Kursi

Doa ibu
2 min read