Syarat Sah Rukun Sholat Lengkap dengan Dalil

2 min read

Syarat Sah Rukun Sholat

Syarat Sah Rukun Sholat Lengkap dengan Dalil – Sholat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi tiap – tiap umat Islam tanpa terkecuali.

Melaksanakan sholat merupakan keharusan jika tidak. Allah SWT. telah menyiapkan balasan jika meninggalkan sholat. Sholat merupakan tiang agama yang akan ambruk jika tidak kuat dan kokoh sholat yang kita kerjakan.

Melaksanakan sholat sama halnya dengan puasa. Terdapat syarat dan rukun yang harus dipenuhi agar sholat kita menjadi sempurna dan diterima oleh Allah SWT. serta bacaan – bacaan yang harus dipenuhi sesuai dengan gerakan sholatnya.

Berikut ini akan dijelaskan secara jelas dan lengkap mengenai syarat sah dari rukun sholat yang harus kita penuhi sebelum melaksanakan sholat. Simak terus ya.

sholat
sholat

Sholat merupakan ibadah yang paling penting yang wajib dikerjakan oleh siapapun yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan sholat.

Sebelum melaksanakan sholat kita harus memperhatikan terlebih dahulu syarat sah dari rukun sholat yang harus kita penuhi.

Adapun berikut ini merupakan syarat sah dari rukun sholat yaitu:

a. Memasuki waktu sholat

Syarat sah dari rukun sholat yaitu memasuki waktu sholat wajib lima waktu. Karena sholat fardhu memiliki waktu – waktu dalam pelaksanaan tiap sholat wajibnya.

Allah SWT. berfirman mengenai perintah melaksanakan sholat ketika tiba waktu sholatnya pada salah satu ayat berikut ini:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Artinya: “Maka apabila kamu telah menyelesaikan sholat (mu), ingatlah Allah di waktu kamu berdiri, di waktu duduk, dan di waktu berbaring. Lalu, jika kamu telah merasa aman, maka dirikanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang – orang yang beriman.” (QS. An Nisa ayat 103)

Berdasarkan ayat tersebut penting untuk kita melaksanakan sholat di saat tiba masuk waktu sholat. Semua telah Allah SWT. persiapkan dan bergegaslah untuk melaksanakan sholat ketika adzan telah berkumandang.

b. Suci dari hadats

Allah SWT. sangat menyukai kebersihan. Oleh sebab itu, melaksanakan ibadah sholat harus dalam keadaan suci dari segala hadats baik itu hadats kecil atau pun besar. Sebelum melaksanakan sholat kita harus mendahuluinya dengan melakukan wudhu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Artinya: “Allah tidak akan menerima shalat salah seorang diantara kalian jika dia berhadats sampai dia wudhu.”

c. Suci badan, pakaian, dan tempat ibadah

Selain suci dari hadats, kita juga harus memastikan badan, pakaian, dan tempat yang digunakan untuk melaksanakan sholat merupakan tempat yang bersih dan suci.

Terkadang kita tidak sadar di pakaian yang kita gunakan kotor atau terdapat najis yang menempel. Oleh karena itu, Allah SWT. berfirman dalam sebuah ayat yaitu:

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

Artinya: “Dan pakaianmu bersihkanlah.” (QS. Al Mudattsir ayat 4)

d. Menutup aurat

Syarat sah dari rukun sholat yaitu menutup aurat. Jika dalam kehidupan sehari – hari saja kita diperintahkan untuk menutup aurat agar terhindar dari pandangan orang lain. Apalagi jika ingin melaksanakan sholat.

Ketika menghadap kepada Allah SWT. sungguh harus dalam keadaan yang bersih dan berpakaian yang bagus.

Tidakkah kita malu jika menggunakan pakaian yang tidak menutup aurat ketika menghadap Allah SWT. Bahkan bertemu dengan dosen atau orang yang kita segani saja kita menggunakan pakaian yang baik dan sopan.

Oleh karena itu, ketika akan melaksanakan sholat kita harus menutup aurat kita. Agar sholat yang kita laksanakan tidak batal dan sah.

Allah SWT. bahkan memerintahkan kita untuk menutup aurat ketika memasuki masjid. Hal ini tercantum pada salah satu ayat Al Quran pada surat Al A’raf ayat ke 31, Allah SWT. berfirman:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚإِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya: “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih – lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang berlebih – lebihan.” (QS. Al A’raf ayat 31)

e. Menghadap ke arah kiblat

Syarat sah rukun sholat yang terakhir yaitu menghadap ke arah kiblat. Kiblat di sini yaitu Ka’bah. Semua manusia beribadah menghadap ke satu arah yaitu Ka’bah. Ka’bah merupakan pusat dari bumi.

Maka tidak akan sah jika sholat tidak menghadap ke arah kiblat. Pastikan terlebih dahulu di mana arah kiblatnya ketika akan melaksanakan sholat. Terutama bagi seseorang yang bepergian dan tidak mengetahui arah yang pasti saat berada di suatu tepa. Karena setiap tempat memilik arah yang berbeda. Kita sering bingung dengan arah saat berada di tempat baru.

Allah SWT. berfirman:

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِي وَلِأُتِمَّ نِعْمَتِي عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Artinya: “Dan dari mana saja kamu (Muhammad) keluar, maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu (sekalian) berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada hujjah (alasan) bagi manusia (untuk menentang) atas kamu, kecuali orang – orang yang zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). Dan agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Al Baqarah ayat 150)

Oleh karena itu, penuhilah syarat sah dari rukun sholat ketika akan melaksanakan sholat. Sholat merupakan hal penting bagi tiap umat Islam. Apabila sholat kita tidak diterima Allah SWT. lantas bagaimana? Jadi, penuhilah segala syarat dan rukun dalam sholat. Hanya Allah SWT. yang dapat memutuskan sholat kita diterima atau tidaknya.

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai syarat sah dari rukun sholat yang telah dijelaskan secara lengkap dan jelas. Semoga artikel ini menambah wawasan kita dan dapat membantu kita dalam memenuhi syarat sah dari rukun sholat agar sholat kita semakin khusyuk dan diterima. Amiin. Terima kasih.