Tanda Kebesaran Allah

2 min read

Tanda Kebesaran Allah

Tanda Kebesaran Allah – Allah SWT. menciptakan bumi beserta isinya dengan penu keindahan.

Alam yang indah sekali, bunga yang beraneka ragam jenisnya, hewan yang beraneka ragam jenisnya, dan manusia yang sempurna.

Keindahan yang selalu membuat kita berdecak kagum yang selalu ingin kita lihat dan datangi. Sungguh besar kebesaran yang Allah SWT. ciptakan. Tahukah kamu bagaimana dengan tanda – tanda kebesaran Allah SWT.?

Setelah ini akan dibahas mengenai tanda – tanda kebesaran Allah SWT. secara lengkap dan jelas.

Allah SWT. menciptakan segala sesuatu dengan penuh pertimbangan, tidak ada yang sia – sia. Semua yang ada terdapat di dalam Al Quran, bahkan sesuatu yang bagi kita, manusia, hal yang terlihat mustahil telah Allah SWT. sebutkan di dalam Al Quran.

Mensyukuri apa yang telah diciptakan Allah SWT. merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan. Agar lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT., menguatkan ibadah kita, meningkatkan iman dan takwa kita.

Tanda Kebesaran Allah

alam

Berikut ini merupakan beberapa tanda – tanda kebesaran Allah SWT. yaitu:

a. Diciptakan dengan Berpasang – Pasangan

Tanda – tanda kebesaran Allah SWT. tercantum dalam Al Quran surat Ar Rum ayat 21, Allah SWT. berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya:
“Dan di antara tanda – tanda (kebesaran) -Nya ialah Dia menciptakan pasangan – pasangan untukmu dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar – benar terdapat tanda – tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Rum ayat 21)

Berdasarkan ayat tersebut, Allah SWT. menciptakan makhluknya dengan berpasang – pasangan agar memiliki rasa peduli, kasih sayang, menghormati, dan saling menjaga satu sama lain. Baik itu sesama manusia atau pun terhadap tumbuhan dan hewan.

b. Menciptakan Siang dan Malam, Bulan dan Matahari

Allah SWT. memberikan apa yang manusia butuhkan. Jika siang terdapat matahari, dan malam ada bulan. Semua penuh dengan maksud agar kita, umat manusia, menyembah hanya kepada Allah SWT.

Hal itu tercantum dalam Al Quran surat Fushilat ayat 37, Allah SWT. berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya:
“Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran -Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada -Nya.” (QS. Fussilat ayat 37)

c. Penciptaan Langit dan Bumi

Semua yang Allah SWT. ciptakan tidak pernah yang namanya sia – sia. Selalu ada tujuan dibaliknya. Seperti pada salah satu ayat Al Quran, Allah SWT. berfirman:

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya:
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda – tanda (kebesaran Allah) bagi orang – orang yang berakal, (yaitu) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Rabb kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia – sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali Imran ayat 190-191)

d. Terjadinya Hujan

Tidak hanya di pelajaran IPA saja kita diajarkan perihal terjadinya hujan, tetapi Allah SWT. pun telah menyebutkan mengenai terjadinya hujan di dalam Al Quran pada surat An Nur ayat 43, yaitu:

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ جِبَالٍ فِيهَا مِنْ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَصْرِفُهُ عَنْ مَنْ يَشَاءُ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ

Artinya:
“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah menjadikan awan bergerak perlahan, kemudian mengumpulkan antara (bagian – bagian)nya, kemudian Dia menjadikannya bertumpuk – tumpuk, lalu engkau lihat hujan keluar dari celah – celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan – gumpalan awan seperti) gunung – gunung, maka ditimpakan -Nya (butiran – butiran) es itu kepada siapa yang dia kehendaki dan dihindarkan -Nya dari siapa yang Dia kehendaki. Kilauan kilat awan itu hampir – hampir menghilangkan penglihatan.” (QS. An Nur ayat 43)

e. Penciptaan Manusia

Adapun penciptaan manusia dari awal hingga meninggal terdapat dalam surat Al Mu’min ayat 67, Allah SWT. berfirman:

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا ۚ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ مِنْ قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Artinya:
Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, tetapi di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu mengerti.” (QS. Al Mu’min ayat 67)

f. Beraneka Ragam Jenis Tumbuhan

Allah SWT. berfirman:

وَفِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Artinya:
“Dan di bumi ini terdapat bagian – bagian yang berdampingan, dan kebun – kebun anggur, tanaman – tanaman, dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. tetapi Kami melebihkan sebagian tanam – tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda (kebesaran Allah) bagi orang – orang yang berfikir.” (QS. Ar Ra’d ayat 4)

Baca Juga:

Demikianlah ulasan mengenai tanda – tanda kebesaran Allah SWT.. Semoga artikel ini dapat membuat kamu lebih bersyukur dan menghargai alam, serta mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. tidak tinggi hati. Karena semua Allah SWT. yang ciptakan dan Allah SWT. pula yang Maha Agung. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read

Ajaran Sunan Gunung Jati

_pur
3 min read