Tata Cara Puasa Arafah

1 min read

Tata Cara Puasa Arafah

Tata Cara Puasa Arafah, 9 Dzulhijjah Lengkap dengan Waktu Pelaksanaan – Pada bulan Dzulhijjah, umat Islam melaksanakan salah satu ibadah yang termasuk dalam rukun Islam yaitu ibadah haji. Tidak semua umat Islam dapat melaksanakan ibadah ini yaitu bagi mereka yang mampu dan siap untuk melaksanakan ibadah ini.

Banyak orang yang memiliki kemampuan dalam segi finansial tetapi belum berkeinginan untuk melaksanakan ibadah haji. Sedangkan bagi sebagian orang yang sangat ingin melaksanakan ibadah haji, mereka tidak memiliki finansial yang cukup. Tidak perlu khawatir. Meski hanya sebuah niat, Allah Subhanahu wa ta’ala akan melancarkan segala niat baik kita.

Meski tidak bisa melaksanakan ibadah haji, kita tetap dapat melaksanakan ibadah sunnah yaitu puasa Arafah. Puasa ini dianjurkan untuk dilaksanakan bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji. Karena itu Berdoa akan menjelaskan mengenai tata cara dari puasa Arafah. Simak terus ya.

Tata Cara Puasa Arafah

Waktu Pelaksanaan

Hari Raya Idul Adha dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah. Tepat sehari sebelum itu, umat muslim dapat melaksanakan ibadah puasa. Puasa tersebut disebut dengan puasa Arafah. Saat jamaah haji melakukan tawaf di padang Arafah, saat itulah puasa Arafah dilakukan.

Puasa Arafah merupakan suatu ibadah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Hukum dari melaksanakan puasa Arafah yaitu sunnah muakkad atau sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak mengerjakan ibadah haji.

Bagi mereka yang sedang melaksanakan tawaf, tidak diperbolehkan melaksanakan puasa Arafah. Hal ini berdasarkan hadist berikut ini,

عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أَبِى هُرَيْرَةَ فِى بَيْتِهِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ نَهَى رَسُولُ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ بِعَرَفَاتٍ

Artinya: Dari Ikrimah, ia mengatakan: “Aku masuk ke rumah Abu Hurairah lalu bertanya tentang puasa hari Arafah bagi (jamaah haji yang sedang) di Arafah.” Lalu Abu Hurairah menjawab, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang puasa hari Arafah di Arafah”.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Dengan melaksanakan puasa arafah kita akan memperoleh keutamaan yang Masya Allah banyaknya. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim)

Adapun berikut ini merupakan tata cara puasa Arafah:

A. Membaca Niat

Sebelum melaksanakan ibadah puasa kamu dapat membaca niat terlebih dahulu. Berikut ini niat dari puasa Arafah:

Bacaan Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta’ala.

Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.

Niat dibaca pada malam hari atau bisa juga di pagi hari jika lupa pada malam harinya. Hal tersebut dapat dilakukan jika belum melakukan suatu perbuatan yang termasuk ke dalam hal yang membatalkan puasa.

B. Sahur

Sunnah dari melaksanakan puasa yaitu salah satunya sahur. Dengan sahur kita akan mendapatkan tambahan pahala dan keberkahan. Meski tidak melaksanakan sahur karena lupa atau kesiangan, kamu tetap dalam melaksanakan puasa Arafah.

C. Menahan dari segala hal yang membatalkan puasa

Ketika berpuasa kita tidak saja menahan lapar dan haus. Tetapi menahan hawa nafsu dan segala yang membatalkan puasa. Saat itu setan akan terus menggoda kita agar puasa kita batal.

D. Berbuka puasa

Saat berbuka puasa jangan lupa untuk membaca doa terlebih dahulu. Ketika masuk waktu sholat Maghrib , matahari tenggelam, kamu dapat berbuka puasa. Salah satu sunnah puasa yaitu menyegerakan berbuka puasa. 

Memperbanyak ibadah merupakan hal yang tidak dilarang Allah Subhanahu wa ta’ala. Terutama bagi mereka yang melaksanakan ibadah puasa Arafah sebelum tiba hari raya Idul Adha.

Baca Juga:

Demikianlah tata cara pelaksanaan puasa Arafah. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda sekalian. Amiin ya Rabbal ‘Alamiin. Terima kasih.

Ajaran Sunan Giri

_pur
3 min read