Wanita Terbaik Menurut Rasulullah dalam Agama Islam

3 min read

Wanita Terbaik Menurut Rasulullah

Wanita Terbaik Menurut Rasulullah – Menjadi wanita yang baik adalah impian setiap wanita. Menjadi wanita yang baik adalah berkah bagi keluarganya dan menjadi panutan bagi wanita lain.

Jika Anda belum menikah, bersiaplah untuk melakukan tiga hal yang Nabi sebutkan dalam tiga hadits berikut ini:

Wanita-Terbaik-Menurut-Rasulullah-1

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya; siapakah wanita yang paling baik? Beliau menjawab:

Artinya:
“Yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, taat jika diperintah suaminya dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci suaminya.” (HR. An Nasa’i, shahih)

Wanita-Terbaik-Menurut-Rasulullah-2

Rasulullah SAW bersabda: ”Sebaik-baik wanita di alam semesta ada empat orang. Mereka adalah Maryam binti Imran, Asiyah binti Muzahim istri Firaun, Khadijah, dan Fatimah. (HR Ahmad).

Maryam binti Imran ialah ibu dari Nabi Isa a.s. Beberapa kepribadian yang diturunkan Allah dalam Al Qur’an adalah bahwa Maryam adalah wanita yang sangat sopan dan taat menyembah Allah.

Wanita-Terbaik-Menurut-Rasulullah-3

Artinya:
“Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.” (QS At-Tahrim [66]:12).

Asiyah, seorang wanita yang tidak terpancar dari kekuasaan dan kekayaan suaminya, Fir’aun. Di tengah fasilitas yang menyenangkan ini, Asiyah berdoa:

Wanita-Terbaik-Menurut-Rasulullah-4

Artinya:
”Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga; dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari orang yang zalim.” (QS 66:11).

Sementara itu, Khadijah RA dengan indah mencatat namanya di hati Nabi dan para pengikutnya sepanjang hidupnya. Karena dia rela mengeluarkan hartanya untuk menyebarkan agama Islam.

Dia juga orang yang menghibur nabi ketika nabi menggelengkan kepalanya untuk menerima wahyu pertama. Khadijah muncul segera memberikan nasehat dan semangat kepada Nabi.

Dari rahim Khadijah lahir putri dari putri kesayangannya, Fatimah ra, putri suci dari segala debu yang tidak diketahui. Fatima hidup di bawah bimbingan ayahnya, yang merupakan yang terbaik sepanjang masa, Muhammad.

Fatimah dibesarkan bukan di lembaga sekuler tapi di ranah perjuangan Fisabilillah. Fatimah juga yang membersihkan punggung ayahnya dari kotoran bangkai hewan yang dibawa oleh kaum kafir Quraisy.

Fatimah yang pasti menghibur ayahnya ketika dia menjadi sasaran tekanan orang Quraisy. Masihkah Wanita Muslim Indonesia Menginspirasi Empat Wanita Terbaik Ini Ribuan Tahun yang Lalu?

Apakah Mary’s Holiness masih menginspirasi kehidupan banyak umat Islam Indonesia sehingga menjadi salah satu tolak ukur kesuksesan dalam hidup mereka?

Akankah keindahan surga, seperti yang diinginkan oleh Ibu Negara Asia, terus merayu dan melampaui kekayaan dan kekuasaan di bumi? Kami bahkan tidak punya waktu untuk menanyakan apakah dia datang melalui Halal atau Haram. Apa yang masih menjadi impian bahwa orang yang menikah itu saleh sebagai rumah tangga dengan seseorang yang tidak terbiasa dengan pembangunan (Yaumil End) yang akan datang?

3 Ciri Wanita Terbaik Menurut Nabi Muhammad SAW

Adapun berbagai jenis ciri-ciri yakni dalam hal wanita terbaik menurut Nabi Muhammad SAW, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Menyenangkan Jika Dipandang Suami

Ciri pertama dari wanita yang baik adalah apa yang disukai pria. Anak ayam tidak harus cantik secara fisik oleh banyak orang; kulit putih, hidung mancung, bibir seksi dan banyak lagi. Juga tidak berarti bahwa wanita terbaik hanyalah wanita cantik.

Suaminya sangat senang bukan hanya soal kecantikan fisik. Tapi ini lebih tentang kecantikan batin; keindahan yang berasal dari jiwa.

Wajahnya berseri-seri dengan aura warna karena sering mandi air, dan senyumannya indah saat bertemu dengan suaminya. Ini menunjukkan perasaan benar di dalam indera, ada rasa syukur bahwa hidup adalah wanita untuk wanita.

Wajah tersenyum dan bayangan bersinar yang menyenangkan suaminya. Sebaliknya, berapapun harga rias istrinya, jika dia terus menerus tenang, suka mengeluh dan marah, dia tidak akan bahagia.

2. Mentaati Jika Diperintah

Suami adalah pemimpin dan imam bagi istri.

Wanita-Terbaik-Menurut-Rasulullah-5

Artinya:
“Laki-laki adalah pemimpin bagi wanita” (QS. An Nisa’: 34)

Istri yang baik adalah yang patuh kepada suaminya saat diminta. Selama hukum itu tidak bertentangan dengan hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala. Termasuk saat suaminya meminta bantuan cinta. Sebagai perempuan yang baik, ia tidak akan menolak ajakan tersebut tanpa alasan Syar’i.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Wanita-Terbaik-Menurut-Rasulullah-6

Artinya:
“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kebanyakan wanita saat ini, atas nama emansipasi dan kesetaraan gender, ragu untuk tunduk pada suaminya. Apalagi jika wanita tersebut lebih tinggi dalam hal pendapatan, pendidikan atau jabatan.

Dia merasa bergengsi dengan suaminya. Sebaliknya, dia memiliki ambisi untuk mendukung kehidupan keluarga. Akibatnya, keluarga tersebut putus dan bercerai.

Berbahagialah suami yang bisa melepaskan egonya dan hidup bahagia bersama istrinya. Dia mematuhi perintahnya dan tidak mematuhinya. Dan dia juga memenuhi syarat sebagai wanita terbaik menurut Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

3. Menjaga Dirinya dan Harta Suaminya

Dia adalah orang terbaik yang menghargai kehormatan dan keberuntungan dalam merawatnya, terutama saat dia tidak ada. Dia selalu mematuhi perintah suaminya dan tidak menyakiti hal-hal yang dia benci.

Misalnya, suami tidak suka saat dia masuk ke rumah. Wanita yang baik tidak harus merusak, dia tidak harus dibawa ke rumahnya.

Apalagi saat Anda sedang tidak seperti suami mereka. Jika Anda tidak memenuhi syarat untuk menjadi wanita terbaik yang Anda bisa, itu dapat menyebabkan pencemaran nama baik keluarga.

Mempertahankan rasa harga diri sebagai wanita Muslim dan menjadi istri juga berarti menjaga tatanan sosial dalam Islam. Dia tidak boleh sendiri (khalwat) dengan pria lain yang bukan mahrame.

Dia bukan seorang ikhtilath ialah campuran pria dan wanita bukanlah mahram. Itu pasti menutupi alat kelaminnya. Dia mempertahankan rasa harga diri dengan tidak menyentuh atau berjabat tangan dengan pria yang bukan mahramin.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Wanita Terbaik Menurut Rasulullah. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.

Waktu Mustajab dalam Berdoa

_pur
3 min read

Adab Mandi Wajib

Mandi wajib diartikan dengan cara menyiramkan air ke seluruh bagian tubuh dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar.
_pur
3 min read

Bacaan Ayat Kursi

Doa ibu
2 min read